Tuanku Magek Jabang sarato Dunsanak di palanta nan ambo hormati.

Satantangan pembentukan RPI iko ambo kutipkan dari buku: "Perlawanan Seorang
Pejuang, Biografi Kolonel A. Husein" oleh Mestika Zed

RPI dibentuk 8 Februari 1960 di Bonjol, *2 tahun setelah perang meletus.*
namun gagasannya sudah ada sejak 1959 oleh para pemimpin sipil diantaranya
Mr. Sjafruddin Prawiranegara, Mohammad Natsir, Mr. Asaat dan Burhanuddin
Harahap.

Mereka mengganggap *RPI sebagai kelanjutan PRRI sebagaimana A. Husein
menganggap PRRI sebagai kelanjutan Dewan Banteng*.

Didahului oleh rapat di nagari Pagadih (perbatasan Agam dengan 50 Koto) awal
Januari 1959 para pemimpin sipil ini makin mengarahkan gerakan PRRI dan
Permesta ini *untuk menjauhi Soekarno.*

Hal ini juga *karena Amerika tidak membantu sebagaimana rencana semula dan
PRRI menderita kekalahan dalam pertempuran.
*
Ini strategi perjuangan karena menurut mereka apabila pemerintah Pusat
kembali kepada UUD 45 maka jelas jelas akan memperkuat legitimasi kekuatan
Soekarno dan Angkatan Darat (di kemudian hari terbukti ....!!!), dan
sebaliknya memperlemah posisi partai partai yang ada.

Ambo pribadi *hakkul yakin* bahwa:

Perjuangan PRRI itu telah berhasil dengan kemenangan besar yang tak bisa
dibantah oleh siapapun, walaupun untuk mencapai kemenangan itu
*dibayar*dengan kekalahan di dalam pertempuran lihat di
http://nagari.or.id/?moda=menang/



Soekarno secara pribadi tidak menyalahkan A. Husein dalam percakapannya saat
diterima menghadap presiden tsb. (tahun 1965 masih dalam status tahanan
militer) dengan kata kata sbb:

Ahmad Husein: *"Begini, seandainya dalam peristiwa yang lalu (PRRI) saya
dituduh sebagai pemberontak, saya rela. Dalam kesempatan ini saya meminta
untuk dapat diadili, dan saya akan menghadap pengadilan dan bertanggung
jawab."
*
Soekarno spontan menjawab, hal itu tak usah dibicarakan lagi. *"Itu adalah
suatu proses sejarah, yang mana proses sejarah ini tidak satupun kekuatan
yang bisa menghalanginya. Kalau ananda Husein tidak ada di Indonesia ini,
toh proses ini akan terjadi, orang lain yang akan menjalankan."* ujar
Soekarno.

Salam

Abraham Ilyas lk. 65

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke