Jan panah manyarah, bung Andi Ko, karano kalau kito manyarah, iyo nan dinyo. 
Walau baketek-ketek, dan indak didangakan urang, katokan nan bana tu bana.


Wassalam,
Saafroedin Bahar Soetan Madjolelo
(Laki-laki, Tanjung, masuk 74 th, Jakarta) 
Taqdir di tangan Allah, nasib di tangan kita.



--- On Mon, 3/7/11, andi ko <[email protected]> wrote:


From: andi ko <[email protected]>
Subject: Re: [R@ntau-Net] Riau Dalam Berita : PEMBALAKAN LIAR Sudah Janggal 
Sejak Awal
To: [email protected]
Date: Monday, March 7, 2011, 12:41 PM


Pas Syaf jo sanak palanta, samo keprihatinan kito. Mungkin dek alah mode sarang 
laba-laba, manjarek banyak urang, mulai dan kakap, sampai ka kroco. Dalam ilimu 
Hukum ado yang disebut dengan "De-Kriminalisasi" yang arati singkeknyo, yang 
dulunyo adolah kriminal, kini indak kriminal lai, yang dulunyo salah, kini 
indak salah lai. Karena perbuatan itu kriminal itu sudah biasa dan jamak 
terjadi dan semua urang pura-pura indak tahu sahinggo ado situasi banal. 
Akhirnyo perbuatan yang dulunyo salah, suatu waktu akan berubah menjadi 
perbuatan yang benar karena sudah biasa dan indak ado nan protes, semua 
kebagian dan menikmati situasi itu. Misalnyo prilaku koruptif yang menurut 
seorang ahli alah menjadi budaya. 

Ado situasi anomali yang jamak terjadi, kesalehan religius kini ko indak 
nyambuang jo kepatuhan sosial dan hukum, karena ado standar ganda tata nilai 
yang dianut.

Maaf terlalu kemana-mana, sakali lai maaf pak.

Salam

andiko


Pada 7 Maret 2011 12:28, Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]> menulis:






Bung Andiko, fakta dan saksi sudah lengkap, demikian juga satgas sudah bekerja, 
dan menemukan bukti.
 
Kok tidak bergerak ? Karena kemauan -- sebagai unsur yang paling penting untuk 
bertindak -- sama sekali tidak ada. Itulah sebabnya mengapa berkas-berkas itu 
dioper kesana kemari.
 
Hebatnya, kasus ini tidak hanya terjadi di Riau, tetapi di seluruh Indonesia. 
Negara ini sedang menghancurkan dirinya sendiri. 
 
Saya kok jadi rindu pada JK.

Wassalam,
Saafroedin Bahar Soetan Madjolelo
(Laki-laki, Tanjung, masuk 74 th, Jakarta) 
Taqdir di tangan Allah, nasib di tangan kita.





-- 



      

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke