Pak Mochtar Naim n sanak palanta,selamat pagi,semoga Allah swt selalu
memberkati kita umat Islam khususnyo penghuni palanta RN ini.
Menarik memang pembicaraan kito tentang buliah ndak buliahnyo,induak2 jadi
mamak kaum or penghulu(pemimpin di kaumnyo);di Padusunan,Piaman;kami sabuik
pangulu.
Kalau sacaro bapikia rang nn manggunokan logika,bukan sajo induak2 nn bisa
jadi pangulu,paja ketekpun bisa or rang buto,lumpuah n cacatpun bisa ditunjuak
asa disatujui dek kaumnyo untuk jadi pengulu.
Manuruik JB,nn disampaikn oleh pak MN soal pangulu ko,itulah kato nn
sabananyo, hendaknyo awak mesti bisa manarimo antara keputusan adat(rules) nn
mengikat walau indak tatulih,dengan kemung kinan pengecualian nn diingin kan
oleh suatu kaum.
Adat Minang mengenai kepenghuluan ini sudah jelas memberikan pedoman bahwa
kalau disuatu kaum gak ado laki2 nn pantas untuak diang kek jadi pangulu,maka
gala Datuknyo dilipek untuak sementara waktu sampai kaum tu mempunyai laki2 nn
pantas diangek jadi pangulu. Itu ketentuan adat nn balaku baik di Dorek maupun
dipasasia n rantau.Adagium n ketentuan adat ini berlaku sajak adaik dijadikan
rang Minang sebagai pedoman hidup n kehidupan se-hari2,sajak zaman Dt
Katumanggungan n Dt Parpatih nn Sabatang dulu.
Ketentuan adaik nn comantu dipertegas lagi dengan dianutnya agama Islam oleh
rang Minang nn dirangkum dalam filosofi agamo n adaik,"adaik basandi
syarak,syarak basandi Kitabul lah(Al Quranul Karim) nn dipertegas laagi,'syarak
mangato,adaik mamakai.
Silakan baco n pahami surat 3(annisa' ayat 34).'Laki2 itu pemimpin kaum
prempuan...'
Kok batuka pikiran caro kudo,kan Qur'an ndak manyabuik pangulu untuk jadi
pemimpin kaum induak2, buliah je nyeh,tapi sebagai penganut agama Islam nn
ta'at,sudah barangtentu kita menta'ati ketentuan isi Al Qur an itu.
Itulah senek komentar JB(bukan Justin Bieber lho,ha2x) atas pandangan n
pandapek pak MN diateh.
JB Dt Rajo Jambi,72thn, lk, sk Mandailiang Padusunan,Pia man,kini di
Bonjer,Jakbar.
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
-----Original Message-----
From: Mochtar Naim <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 28 Mar 2011 07:04:43
To: <[email protected]>; ET Hadi Saputra<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Cc: Mochtar Naim<[email protected]>
Subject: Re: [R@ntau-Net] Re: BLS MN: DARA JINGGA NINIK MAMAK PADUSI SATU2NYA?
[PERJALANAN ISLAM DALAM PENYEMPURNAAN ADAT MINANGKABAU] Bundo Kanduang (dara
jingga), satu-satu nyo...
Sdr Hadi Saputra yth,
Asww,
Yang penting kita membedakan antara rules and exceptions. Jangan exception
dijadikan rule.
Itu saja. Jadi tidak ada wanita yang jadi ninik mamak sebagai sebuah ketentuan
yang berlaku umum di manapun.
Wass,
MN
280311
--- On Sun, 3/27/11, ET Hadi Saputra <[email protected]> wrote:
From: ET Hadi Saputra <[email protected]>
Subject: Re: [R@ntau-Net] Re: BLS MN: DARA JINGGA NINIK MAMAK PADUSI SATU2NYA?
[PERJALANAN ISLAM DALAM PENYEMPURNAAN ADAT MINANGKABAU] Bundo Kanduang (dara
jingga), satu-satu nyo...
To: [email protected]
Date: Sunday, March 27, 2011, 1:11 PM
Assalaamualaikum wr wb.
Pak Mochtar Naim yang saya hormati.
Wanita menjadi penghulu tentu TIDAK TEPAT. Wanita sudah memiliki posisi sendiri
sebagai Bundo Kanduang.
Adat berasal dari kebiasaan, dan sepanjang pengetahuan saya tentang adat
Minangkabau, kebiasaan seorang penghulu diangkat dari kaum pria. IMHO dari sisi
praktis, saya lebih setuju seorang wanita dari kaumnya sendiri menjadi penghulu
daripada mengangkat pria lain (sesuku) dari kampung tetangga. Dan karena tidak
ada aturan bahwa wanita haram menjadi penghulu maka wanita BOLEH SAJA menjadi
penghulu aapabila sudah TIDAK ADA LAGI pria yang lebih pantas.
Wassalam,
ET Hadi Saputra Katik Sati 38thn
di Komplek Kompas Ciputat
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/