Kadang2 lah susah awak mambedakan katubah jo kampanye politik.
 
Salam,
Suryadi

--- Pada Sab, 2/4/11, sjamsir_sjarif <[email protected]> menulis:


Dari: sjamsir_sjarif <[email protected]>
Judul: Re: [R@ntau-Net] OOT: Lembing
Kepada: [email protected]
Tanggal: Sabtu, 2 April, 2011, 10:58 PM


Maa Angku Darwin Bahar sarato Suluah Bendang di Lapau,

Ambo indak tahu tahu labiah detail manganai adab bakutubah. Nan takana, batua 
atau tidak, si Makmum indak buliah batanyo ka Khatib sadang bakatubah. Tapi 
kalau Khatib dalam khutbahnyo nan seharusnya mengeluarkan kato-kato suci, tapi 
melemparkan lembing berapi dari lidahnya, bolehkan si Makmum (audience) 
menyetop si Khatib, mengucapkan sastaghfurullah, sebagai isyarat kesalahadaban 
(unethical remark) si Khatib? Lebih radikallagi, bolehkah si Makmum menyururuh 
turun si Khatib dari mimbar?

Salam,
-- Sjamsir Sjarif
Santa Cruz, CA, 2 April 2011

---

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke