Seseorang berkhutbah di sisi Rasulullah Shallallahu 'alayhi wa Sallam dan berkata, "Barangsiapa menaati Allah dan Rasul-Nya, berarti ia mendapat petunjuk; barangsiapa yang bermaksiat *kepada keduanya* berarti dia celaka." Maka Rasulullah Shalallahu 'alayhi wa Sallam menegurnya, "Diamlah! Engkau adalah seburuk-buruk khatib!" Beliau bersabda, "Barangsiapa menaati Allah dan Rasul-Nya, berarti ia mendapat petunjuk; barangsiapa yang bermaksiat *kepada Allah dan Rasul-Nya* berarti dia celaka. Janganlah kamu berkata "barangsiapa yang bermaksiat *kepada keduanya*." (HR. Muslim)
Pelajaran: - Rasulullah Shallallahu 'alayhi wa Sallam sangat memperhatikan masalah aqidah termasuk dalam pilihan kata-kata. Ungkapan "keduanya" dapat mengesankan penyetaraan sehingga ditegur dengan keras. - Apakah berarti seorang khatib ditegur di tengah khuthbah? Allahu a'laam. Lihat: http://bit.ly/dTOFsx Wassalaamu'alaykum, -- Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim (l. 1400 H/1980 M) -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
