Nan awak bincang kapatang, ado sangenek tambahannyo.....



Dirintang Siamang Berbuai---Riau Pos
 


April 4th, 2011 by idris



Setahun lalu, tepatnya 21 Juli 2010, Gubernur RZ melakukan pertemuan dengan 
Forum Legislator Riau (FLR), tempatnya di Hotel Peninsula, Jakarta. Agendanya, 
menemukan solusi bagaimana merebut dana APBN untuk Riau.

Tiga hari lalu, tepatnya hari Jumat 31 Maret 2011, Gubernur RZ kembali 
mengadakan pertemuan di tempat yang sama, dengan agenda yang sama, tapi 
forumnya beda.

Kali ini forum itu bernama Forum Parlemen Riau (FPR). Sebenarnya, hanya 
jaketnya saja yang beda, badannya itu-itu juga. Artinya, FLR anggotanya adalah 
Anggota DPR dan DPD asal Riau, FPR anggotanya juga anggota DPR dan DPD asal 
Riau.

Hanya saja, yang disebut terakhir, pengurusnya merupakan presidium yang terdiri 
atas dua orang utusan DPR, satu orang utusan DPD, dua orang utusan DPRD Riau 
dan masing-masing satu orang dari DPRD kabupaten/kota. Jadi keanggotaan FPR 
lebih melebar daripada FLR.

Yang menarik, baik dalam pertemuan tahun lalu, maupun dalam pertemuan tahun 
ini, Gubernur RZ selalu kecewa. Masalahnya, tingkat kehadiran anggota parlemen 
(DPR) asal  Riau dinilai sangat minim.

Tahun lalu misalnya, dari 11 Anggota DPR, hanya dua orang yang hadir, yakni 
Andi Rahman (Fraksi Partai Golkar), Sutan Sukarnotomo (Fraksi Partai Demokrat). 
Dalam pertemuan tiga hari lalu, yang hadir tiga orang yakni, Lukman Edi (Fraksi 
PKB), Ian Siagian (Fraksi PDIP) dan Adi Sukemi (Fraksi Partai Golkar). Dari 
Dewan Perwakilan Daerah, empat orang anggota hadir lengkap.

Riau setiap tahun memang selalu menghadapi masalah dalam hal perolehan alokasi 
dana APBN. Tidak sebagaimana diharapkan. Tahun 2008 Riau memperoleh DIPA Rp5,7 
triliun, tahun 2009 Rp6,7 triliun, tahun 2010 Rp6,2 triliun, tahun 2011 malah 
turun menjadi Rp4,2 triliun (riaunews.com).

Ironisnya, provinsi tetangga kita, Sumatera Barat, pada 2008 memperoleh DIPA 
Rp12 triliun, 2009 Rp12,9 triliun, 2010 Rp13,4 triliun dan pada 2011 melejit 
menjadi Rp16,4 triliun (padangmedia.com).

Tentu tak ada perasaan iri dengki, ini semata-mata hanya masalah pilihan 
strategi dan barangkali masalah pencitraan. Riau agaknya bak ibarat pepatah, 
selalu ”dirintang siamang berbuai”, asyik menghabiskan waktu untuk hal-hal yang 
kurang relevan secara langsung dengan  kebutuhan mendasar rakyat, sementara 
APBN itu harus dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi peningkatan kesejahteraan 
rakyat. Mungkin beda persepsi.

Kita agaknya perlu bicara dari hati ke hati dengan anggota DPR kita dengan 
membuang ego yang berlebihan. Kita perlu membangun rasa saling percaya (trust). 
Dengan demikian secara bersama-sama kita bisa menyiasati akar permasalahannya.

Pembentukan FPR akan memberi kesan tandingan bagi forum sejenis yang sudah ada, 
sehingga justru akan menimbulkan masalah pada cohesiveness kita. Apalagi 
kemudian FPR akan melakukan serangkaian rapat-rapat untuk membahas tata tertib, 
Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, sementara waktu berjalan terus.

Seperti ujian multuiple choice, kepemimpinan sering dihadapkan pada banyak 
pilihan jawaban yang benar, tetapi ada satu yang paling sesuai dengan soalnya. 
Hanya masalah pilihan***





Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke