Kalau ingin membaca kupasan karya sastra masa PRRI baca karya sudara NOVI di 
Jurnal Edita terbitan Pusat Studi Informasi , Dokumentasi dan Kesejarahan Unand 
Padag, edisi 1 2011.

WNS

--- On Fri, 4/15/11, andi ko <[email protected]> wrote:

From: andi ko <[email protected]>
Subject: [R@ntau-Net] Karya-Karya Sastra Tentang PRRI
To: "RantauNet" <[email protected]>
Date: Friday, April 15, 2011, 11:09 PM


Karya-Karya Sastra Tentang 
PRRIhttp://ilhamfadli.blogspot.com/2011_02_01_archive.html







Diedit/ditulis ulang : Muhammad Ilham

Soewardi
  Idris (1930-2004), yang bergabung dengan kaum pemberontak  selama  
perang saudara, setelah turun dari hutan, menulis novel Dari Puncak Bukit 
Talang (1964). Soewardi juga menuangkan pengalamannya selama perang dalam dua 
antologi cerpen: Di Luar Dugaan (1964) dan Istri Seorang Sahabat
   (1964). Ketiganya diterbitkan NV Nusantara Padang. Memang, karya   
Soewardi Idris yang diterbitkan NV Nusantara banyak berbicara tentang   
PRRI. Bahkan secara lebih jauh Soewardi dalam karya-karyanya banyak   
menyoroti sisi buruk prajurit-prajurit PRRI, terutama pada masa-masa   
menjelang PRRI kalah. Ali Akbar Navis termasuk pengarang Sumatera Barat 
 lainnya yang banyak menulis tentang periode ini. Novelnya Saraswati si Gadis 
dalam Sunyi (diterbitkan
   pertama kali pada tahun 1970), misalnya, adalah di antara sedikit  
novel  yang secara khusus menyorot realitas perempuan selama perang  
saudara.  Di sisi lain, novel ini juga dianggap telah dengan berani  
keluar dari pakem resmi  historiografi saat itu yaitu dengan  
menolak untuk menyebut PRRI sebagai  pemberontakan atau pembangkangan.  
Bahwa hampir tidak satu pun kata itu  ditemukan dalam novel ini.  
Sementara, dalam genre lain, AA  Navis juga menulis setidak-tidaknya 11 
 cerita pendek yang berbicara  tentang PRRI. Cerpen-cerpen tersebut  
tersebar dalam beberapa kumpulan  seperti Hujan Panas (1964), Hujan Panas dan 
Kabut Musim (1990), Dua Kelamin Midin: Cerpen Kompas Pilihan 1970-1980, Pistol 
Perdamaian: Cerpen Pilihan Kompas 1996, dan Karya Lengkap AA. Navis (2008). 
Tahun 1978, Wildan Yatim menebitkan novel Pergolakan, berlatar Sidempuan pada 
periode pemberontakan. Di samping menulis Pergolakan, Wildan Yatim juga menulis 
cerpen yang menyinggung tentang kehidupan pada periode pemberontakan PRRI, 
salah satunya Saat Orang Berterus Terang.


Makmur Hendrik menulis Tikam Samurai.
   Novel ini diterbitkan pertama kali oleh CV. Pena Emas Padang pada   
Febuari 1983 dengan harga awal per novelnya Rp. 1.000,- (seribu rupiah).
   Novel ini diterbitkan 12 jilid. Si Bungsu, tokoh utama dalam novel  
ini,  dianggap mewakili bangkitnya superioritas ‘orang Minang’ paska   
pemberontakan yang tertindas dan diperhinakan. Tahun 2005, Ular Keempat
   karya Gus Tf Sakai diterbitkan penerbit Buku Kompas. PRRI bukanlah  
tema  sentral dalam novel ini, sebab novel ini lebih banyak berbicara  
tentang  kisruh haji tahun 1970. Peristiwa PRRI hanya disinggung sebagai
  ingatan  tokoh utama terhadap masa lalu puaknya.  Di tataran pemrosa  
yang datang lebih agak belakangan, ada Ragdi F Daye dalam Lelaki Kayu dan 
Perempuan Bawang juga menulis beberapa cerpen tentang peristiwa PRRI. Beberapa 
cerpen Zelfeni Wimra dalam Pengantin Subuh
  juga berlatar periode ini.    Dalam  genre sajak, Rusli Marzuki Saria 
 yang pernah terlibat dalam  pemberontakan, menulis banyak sajak tentang
  periode perang saudara ini.  Dari beberapa kumpulan sajaknya yang 
telah  diterbitkan, terdapat  sajak-sajak yang berbicara tentang perang 
 saudara.
Sumber : (Note FB : Deddy Arsa



-- 

.

* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. E-mail besar dari 200KB;

  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1

- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke