Dan tidak salah rasanya saya punya hak satu suara memilih Pak JK walau kalah saya merasa menang
Kenangan satu suara mencontreng foto dia tersebut masih saya simpan ketika dibilik suara saya bawa kamera dan memotret contrengan saya persis di kepala yang berkupiah saya tidak mau mengotori wajahnya dengan spidol contrengan Satu hal lagi Pak Kalla humoris dengan joke2nya yang segar terkadang menyindir halus Wass-Jepe Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Sat, 28 May 2011 03:55:47 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] Kasihan Gubernur Sumbar Bapak Jusuf Kalla memang di hati, cepat tanggap, responsif jika sudah berbicara bencana di negeri ini Dan juga Beliau mempunyai sikap yang sangat bagus sebagai negarawan setelah tidak berkuasa atau dalam lingkaran kekuasaan lagi tetap tenang tidak grusa grusu banyak intrik politik, kalau mengkritik pemerintahan secara elegan tanpa menjatuhkan yang sekira "lawan politik" nya Terbukti juga paling tidak sampai saat ini beliau tidak ada digoyang2 dengan isu, sas sus, rumor seputar KKN paska tidak berkuasa lagi, tidak seperti para petinggi negara paska tidak berkuasa lagi banyak yang diterpa isu KKN dan diselidiki KPK Doa saya semoga Pak JK diberi kesehatan yang prima diusianya sehingga selalu memberi kontribusi nyata dalam membangun bangsa terutama di bidang kemanusiaan dan penanggulangan bencana melalui organisasi seperti PMI dan Yayasan yang dikelola dan dikomandoinya Bravo Pak JK dan Ibu Wass-Jepe Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: "Indra J Piliang" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 28 May 2011 01:39:02 To: RantauNet<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] Kasihan Gubernur Sumbar Nah, kalau berita ini lbh clear soal pembabakan waktunya. Ketika pilkada Sumbar, Sri Mulyani tak lg jd Menkeu. Jadi yg mengurus dana itu sblmnya adalah Gubernur Sumbar sblmnya, tmsk penyaluran dananya. Terlepas dari usaha "pencitraan" di email sblmnya, memang perlu ada lobby tingkat tinggi utk dapatkan kembali dana itu. Gamawan Fauzi mestinya sadar juga bhw begitu byk bantuan Pusat ke Sumbar di eranya adlh kerja keras byk pihak, terutama Pak Jusuf Kalla. Dan kekuatan politik di Pusat itu penting bagi Sumbar, krn Sumbar adlh daerah miskin. Kekuatan politik terbesar di Sumbar dan Pusat apa dan siapa? Kita tahu semua. Merekalah yg harus dilobby. Sekadar bisa komentar saja pagi ini. Kalau memang Pak Irwan mau melakukan tekanan ke Pusat, sebaiknya lakukan pertemuan dg tokoh2 politik Sumbar atau asal Sumbar. Jangan cepat2 bicara di koran dulu, apalagi dg nada menyalahkan partai2 lain, lalu membusungkan dada sendiri spt nada email sebelumnya. Kerja kolektif itu penting. Maaf kalau ada yg tak berkenan. ~~."IJP".~~ -----Original Message----- From: Fitrianto <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 28 May 2011 10:26:55 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] Kasihan Gubernur Sumbar Iko nan dari padang-today (indak pakai namo partai).... http://www.padang-today.com/index.php?mod=berita&today=detil&id=28483 Wassalam fitr Provinsi Sumatra Barat Gubernur Mengeluh, 19 Gedung Belum Terurus JPNN Berita Pemerintahan Jumat, 20/05/2011 - 22:03 WIB Fasli 303 klik [image: Gubernur Sumbar Irwan Prayitno] Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno meminta seluruh anggota DPR dan DPD asal daerah pemilihan (Dapil) Sumatera Barat menggunakan kekuatannya untuk memanggil Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo guna mengingatkan mengenai belum beresnya penanganan pasca gempa bumi di Sumbar. "Saya mau kongrit, mohon kiranya kalau tidak ada keberatan, kekuatan kita di parlemen ini memanggil Menteri Keuangan untuk mengatakan jangan kira Sumbar itu sudah selesai dari penanganan gempa bumi. Masih ada sekitar 50 ribu rumah masyarakat dan 19 gedung Pemerintah Daerah (Pemda) yang masih rata dengan tanah dan pegawai kita semuanya berserakan," kata Irwan Prayitno dalam acara pertemuan reguler Gubernur Sumbar dengan Kaukus Sakato, Parlemen Indonesia, di ruang rapat Pimpinan DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (20/5). Disebutkan, ada 19 lebih gedung pemerintahan akibat gempa runtuh dan hancur yang hingga kini belum ada dana pembangunannya. Hanya gedung Dinas Pekerjaan Umum dan Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) yang sudah beres. "Saya ulangi belum ada danya untuk membangunnya." Dikatakan, awalnya ada dana dari APBN untuk Sumbar sebanyak Rp6,4 triliun. Sekitar Rp3,3 triliun untuk bantuan rumah masyarakat itu sudah turun dan digunakan untuk membangun yang tuntas dalam tiga bulan. "Kami dapat award dari BNPB sebagai provinsi tercepat menyalurkan bantuan terhadap 154 ribu rumah dan memeliki track record terbaik dalam penanggulangan darurat. Itu tahap pertama, sisanya sekitar 50 ribu rumah dan sudah ada dananya Rp300 miliar," ujarnya. Lebih lanjut, kata Irwan, Pemprov minta dari sisa Rp6,4 triliun itu dengan bicara ke BNPB. Kata Kepala BNPB, mesti diurus ke Menteri Keuangan, yang saat itu dijabat Sri Mulyani Indrawati. "Kemudian Bu Ani Dirjen Anggaran, termasuk ke Badan Anggaran DPR. Kata Badan Anggaran DPR sudah dimasukan kembali, lalu ada surat dari Kementerian PU soal pembangunan itu diserahkan pada kementerian masing-masing," ungkapnya. Karena tidak jelas, lanjut Irwan, pihaknya menyurati presiden hingga dua kali dan direspon melalui wakil presiden yang ternyata uangnya sudah tidak ada sama sekali. Bahkan Dirjen Anggaran Kemkeu malah meminta agar Pemda Sumbar membangunnya melalui APBD. "Dirjen Anggaran bilang pakai APBD saja, lalu saya jawab sama saja dengan mati berdiri. Mana ada dana provinsi untuk membangun itu. Sama sekali tidak ada," tegas mantan Ketua Komisi VIII DPR itu. Demikian juga halnya saat Musrenbangnas dua bulan yang lalu, Pemprov sudah mengajukan usulan melalui kementerian dan lembaga terkait. "Tapi kawan-kawan di sana tidak menyetujui karena mereka menyarankan itu melalui BNPB. Tapi di BNPB sendiri hingga kini belum ada juga," imbuhnya. Terakhir politisi PKS itu membeberkan kondisi keseluruhan PNS di Sumatera Barat. Dinas Pertanian ada di Indarung, Peternakan masih di bedeng-bedeng, Dinas PU menyewa-nyewa dan numpang. DPRD masih di garase mobil operasional DPRD. Gubernur dan wakil gubernur berkantor di rumah. Seluruh pegawai Sekda, bekerja di aula, bersempit-sempit di situ. Silakan cek satu-persatu," sarannya. "Ini siapa yang bertangggung jawab, ini kan bencana alam yang sama-sama tidak kita ingini," tukasnya. (fas/jpnn) [ Red/Revdi Iwan Syahputra ] 2011/5/28 Indra J Piliang <[email protected]> > Ini tulisan siapa? Dimana dimuatnya? Sptnya ada yg janggal dg tulisan ini. > > > > ~~."IJP".~~ > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
