Dear Doens,
Hasil penelitian iko ambo dapek dari website unand jo link sbb:
http://repository.unand.ac.id/844/
*MAKNA NAMA DIRI *
*PADA MASYARAKAT MINANGKABAU[1] <#_ftn1>*
* *
Oleh:
Oleh: Rona Almos, Bahren, Zilda Alamanda dan Reniwati
dosen Jurusan Sastra Daerah Program Studi Bahasa dan Sastra Minangkabau
Fakultas Sastra Universitas Andalas, Padang
------------------------------
[1] <#_ftnref1> Artikel ini adalah ringkasan laporan penelitian yang didanai
dari DIPA Unand tahun 2009
COPASTE lansuang ka pembahasan, isi lengkap dapek di download dari link
website Unand di ateh.
*5. Pembahasan*
Masyarakat Minangkabau merupakan masyarakat yang sangat terbuka terhadap
pengaruh luar. Karena sifat yang terbuka itu maka dapat diasumsikan bahwa
masyarakatnya mendapat pengaruh luar dalam berbagai aspek kehidupan, tidak
terkecuali aspek penamaan. Sebagaimana penamaan pada masyarakat lain
(misalnya masyarakat Jawa, Batak, dan Bali), penamaan pada masyarakat
Minangkabau ada yang dikaitkan dengan hal-hal tertentu (bermotivasi) dan ada
yang tidak (tidak bermotivasi). Berikut ini disajikan nama-nama yang
bermotivasi dan tidak bermotivasi.
*1. Nama yang Bermotivasi*
* *Nama yang bermotivasi ini dikaitkan dengan aspek tertentu,
misalnya harapan, kesembuhan, kejayaan, dan ketakwaan. Nama yang bermotivasi
meliputi hal-hal sebagai berikut.
*a. Penamaan yang Dikaitkan dengan Nama Bulan *
Nama bulan, baik yang berasal dari nama bulan tahun Masehi maupun nama bulan
yang berasal dari tahun Hijriah banyak dipakai oleh masyarakat Minangkabau.
Nama-nama itu di antaranya adalah (1) Januardi, (2) Febrian, (3) (4)
Apriandi Gunaidi, (5) Mei Ratna Sari, (6) Julian Jasdin, dan (8) Desti
Purnamasari.
Januardi merupakan nama yang diberikan kepada anak karena ia dilahirkan pada
bulan Januari. Febrian merupakan anak laki-laki yang lahir pada bulan
Februari. Apriandi Gunaidi berarti anak yang lahir pada bulan April. Mei
Ratna Sari bermakna anak yang lahir pada bulan Mei sebagai permata hati bagi
orang tuanya. Julian Jasdin adalah anak laki-laki pasangan Jasman dan
Diniati yang lahir pada bulan Juli. Sedangkan Desti Purnamasari adalah anak
yang dilahirkan pada bulan Desember, Purnamasari adalah melambangkan
kecantikan (informasi dari oranng tuanya).
Nama Muhammad Ramadhan dan Jumadil Yusuf adalah contoh nama-nama yang
dikaitkan dengan nama bulan-bulan dalam tahun Hijriah. Muhammad Ramadhan
berarti anak yang lahir pada bulan Ramadhan dan diharapkan dapat berprilaku
seperti Nabi Muhammad s.a.w. Jumadil Yusuf adalah nama yang dipadukan antara
nama bulan (Jumadil) dan nama nabi (Yusuf). Motivasi nama ini adalah agar
anaknya seperti Nabi Yusuf a.s.
*b. Penamaan yang Dikaitkan dengan Urutan Kelahiran*
* *Urutan kelahiran kadang kala dijadikan juga sebagai dasar dalam
penamaan. Penamaan dengan cara ini tidaklah banyak (berbeda dengan
masyarakat Bali). Nama-nama itu diantaranya adalah (1) Eka Hadiwijaya, (2)
Dwi Agustina, dan (3) Tri Anugrah.
Nama Eka Hadiwijaya diberikan kepada anak laki-laki. Eka artinya
satu (anak pertama), Hadi berarti pemberi dan Jaya memilik arti pemimpin.
Jadi, Eka Hadijaya memiliki arti anak pertama yang di berikan Tuhan dan
diharapkan akan menjadi pemimpin. Dwi Agustina adalah anak perempuan kedua
yang dilahirkan bulan Agustus. Tri Anugrah adalah nama anak perempuan yang
memilik makna pemberian yang ketiga.
Selain menggunakan bilangan sanskerta ada beberapa nama yang
menggunakan bilangan arab dan urutan huruf hijaiyah. Nama-nama tersebut
adalah (1) Salsabila Alifia, (2) Zulhanief Matsani, (3) Isni Suryani, dan
(4) Robi’ah Rofifah.
Salsabila Alifia merupakan nama anak perempuan yang berarti mata air
dari surga yang pertama. Zulhanief Matsani (Zul berarti Zulhijjah, Hanief
berarti orang yang lurus, Matsani berarti kedus) artinya semoga anak kedua
yang lahirnya bulan Zulhijjah ini menjadi orang yang lurus. Isni Suryani
bermakna surya yang kedua. Sedangkan, Robi’ah Rofifah berarti anak perempuan
keempat yang diharapkan memiliki akhlak baik.
*c. Penamaan yang Dikombinasikan antara Bulan Kelahiran dan Urutan
Kelahiran*
Ada sebagian penamaan yang mengaitkan antara nama bulan dan urutan
kelahiran. Nama bulan yang dipakai adalah bulan Masehi dan urutan kelahiran
yang dipakai menggunakan bilangan Sanskerta dan urutan huruf hijaiyah. Contoh
penamaan itu adalah (1) Nopianti Eka Sari, (2)Dwi Jilianti, (3) Tri Aprilia
.
Nopianti Eka Sari berarti inti anak perempuan pertama yang dilahirkan
bulan November. Dwi Julianti merupakan anak kedua yang dilahirkan pada bulan
Juli. Tri Aprilia berarti anak perempuan ketiga yang dilahirka pada bulan
April.
*d. Penamaan yang Dikaitkan dengan Peristiwa Tertentu*
* *Penamaan yang didasari atas kejadian tertentu, misalnya pada saat
melahirkan anak itu terjadi gempa, sehingga anak itu diberi nama *Gampo*.
Sebagai contoh (1) Annisa Gampo, (2) Alwi Krismon, dan (3) Ida Prihatin.
Annisa artinya perempuan jadi Annisa Gampo berarti anak perempuan yang
dilahirkan pada waktu gempa bumi. Alwi Krismon merupakan anak laki-laki yang
dilahirkan pada waktu Indonesia sedang menghadapi krisis, jadi nama Awi
Krismon adalah akronim dari aku lahir waktu Indonesia krisis moneter. Nama
Ida Prihatin diberikan kepada anak perempuan karena waktu anak tersebut
lahir kedua orang tuanya mengalami masa-masa ekonomi yang susah
*e. Penamaan dengan Meniru Nama Orang-orang Terkenal*
* *Nama orang-orang terkenal biasa dipakai oleh masyarakat
Minangkabau untuk memberi anaknya nama. Hal ini didasari oleh motivasi
tertentu. Pemberian nama yang didasarkan pada nama orang-orang terkenal
dapat dikelompokkan menjadi (1) nama para rasul dan sahabat-sahabatnya, (2)
nama para tokoh atau politisi, dan (3) nama artis.
1) Nama Para Rasul dan Sahabat-sahabatnya
Nama nabi yang biasa dipakai oleh masyarakat Minangkabau adalah (1)
Muhammad, (2) Yusuf, (3) Ibrahim dan lain-lain. Sedangkan nama sahabat nabi
yang biasa dipakai adalah Usman (Usman bin Afan). Melalui nama-nama ini
orang tua berharap agar anaknya menjadi hamba Allah yang bertakwa; anak yang
berbakti pada agama, bangsa, dan orang tua; anak yang berakhlak mulia dan
terpuji; dapat menjadi pemimpin yang terpimpin; dapat menjadi anak yang
jujur; anak yang cerdas spiritualnya, cerdas intelektualnya, dan cerdas
emosionalnya.
2) Nama Para Tokoh atau Politikus
Pemberian nama ada pula yang didasarkan pada nama tokoh atau
politikus. Nama-nama itu antara lain adalah sebagai berikut. (1) Buyung
Sukarno (nama Presiden RI yang pertama), (2) Sudirman (nama pahlawan
nasional), dan (3)Ahmad Yani (nama Pahlawan Revolusi).
3) Nama Artis
Salah satu dampak kemajuan teknologi dan informasi adalah beraneka ragamnya
pemberian nama. Dalam masyarakat Minangkabau dijumpai nama-nama, misalnya
(1) Diana Puspita Sari (2) Nike Hapsari, dan (3) Gita Kanya Safitri.
Nama Diana Puspita diambil dari nama Lady Diana dari Inggris. Nike Hapsari
diambil dari nama penyanyi pop Indonesia Nike Ardila yang sekarang sudah
almahum. Gita Kanya Safitri diambil dari nama penyanyi remaja Gita Gutawa.
Gita Kanya Safitri (Gita/penyanyi, Kanya/perawan, Safitri/Idul Fitri) adalah
anak perempuan yang dilahirkan pada hari Raya Idul Fitri dan semoga
perkataanya lebut seperti penyanyi dan suci seperti perawan.
*f. Penamaan dari Bahasa (Bahasa) Tertentu dan Motivasinya Tertentu Pula*
* *Ada sebagian nama yang diambil dari bahasa tertentu (satu atau
lebih) dengan motivasi tertentu pula. Contoh nama-nama itu adalah sebagai
berikut.* (*1) Mukhtar Firdaus (Mukhtar/terpilih dan Firdaus/surga); nama
ini diberikan kepada anak dengan motivasi anak ini dapat memberikan
kedamaian di dunia maupun di akhirat. (2) Rafif Wira Ahmadi (semula anak
ini diberi nama Rafif Ahmadi Wira Zakhary), secara harfiah nama ini bermakna
(Rafif/berakhlak baik, Wira/pemberani, Ahmadi/yang terpuji, Zakhary/yang
benar). Secara etimologi, Rafif berasal dari bahasa Arab, Wira berasal dari
bahasa Sanskerta, Ahmadi berasal dari bahasa Arab, dan Zakhari berasal dari
bahasa Ibrani. Nama ini adalah nama yang bermotivasi, yakni mengandung
harapan-harapan. (3) Resti Haryani (Resti/bergairah dan Haryani/berhati
mulia) adalah anak seorang guru SMP. Orang tua anak ini berharap anaknya
dapat menjadi seorang perempuan yang memiliki kecerdasan dan keceriaan dalam
hidup ini serta menjadi anak yang berwatak mulia.
*g. Penamaan yang Dikaitkan dengan Nama Hari-Hari Besar Keagamaan*
* *Nama yang dikaitkan dengan hari-hari besar keagamaan sangat
sedikit digunakan. Nama-nama itu adalah (1) Fitri Handayani dan (2) Deviza
Natalia. Nama-nama itu dipakai ada yang berhubungan dengan waktu kelahiran,
misalnya nama Fitri Handayani yang dilahirkan pada Hari Raya Idul Fitri.
Sedangkan, Deviza Natalina lahir pada Hari Raya Natal. Motivasi pemberian
nama ini agar anak-anak tersebut menjadi anak yang baik atau saleh.
*h. Nama Suku sebagai Nama Belakang*
* *Seperti halnya nama-nama orang Batak dan Manado yang selalu
menempelkan nama suku dan marga di belakang namanya. Ada juga sebagian orang
Minangkabau mengangkat nama suku sebagai nama belakangnya. Misalnya, (1) Zul
Koto (karena beasal dari suku Kota), (2) Indra Piliang (yang berasal dari
suku Piliang)
*2. Nama yang Tidak Bermotivasi*
Selain nama-nama yang bermotivasi, ada juga nama yang tidak bermotivasi.
Yang dimaksud dengan nama yang tidak bermotivasi adalah nama yang tidak
bermakna tertentu (tidak ada sebab dan misi dari nama itu) misalnya Malus,
Ciuk, Sirun, Isrun, Badil, Barun, Kinuk, Lemi, Nawas, Yalma, Kirai, dan
Budin.
*3. Perubahan Nama Orang pada Masyarakat Minangkabau*
Pada abad ke-19 (tahun 1900-an) penamaan umumnya menggunakan satu
kata. Nama-nama itu, misalnya Talib (lk), Yasip (lk), Sa’an (lk), Setimar
(pr), Masamah (pr), dan Raunah (pr). Nama-nama itu membawa ciri tersendiri
sebagai nama orang-orang dari Minangkabu. Pada tahun 1940-1960 terjadi
perubahan orientasi penamaan. Hal ini disebabkan kontak dengan masyarakat
lain terjadi secara lebih luas. Maka tidak aneh apabila nama-nama orang dari
Minangkabau banyak yang menggunakan nama-nama Arab, Cina, Jawa, dan
lain-lain. Sebagai contoh: Abdul Lase, Tangkisun, dan Hayanto.
Pada dekade 60-an , sangat banyak nama yang menggunakan –man dan
-zal untuk laki-laki, misalnya Harman, Nasman, Suparman, Wahasman, Alman,
Arfizal, Syafrizal, dan Syamsurizal Sedangkan, untuk nama-nama perempuan
banyak dijumpai nama-nama yang menggunakan –wati, -ah, dan –mi, misalnya
Masmidawati, Sidariah, dan Silasmi.
Dekade 80-an, banyak anak diberi nama kebarat-baratan dan misalnya
Robertus, Jhonson, Alex, Ryan, Yosep, Octavia, Andreas, Jhon, dan
Yohanes . Dekade
akhir 90-an sampai sekarang, tren nama-nama Islam untuk anak-anak. Misalnya
Annisa, Zahra, Najwa, Farhan, Habib, dan Said. * *
*6. Simpulan*
Penamaan orang pada masyarakat Minangkabau ada yang bermotivasi dan
ada yang tidak bermotivasi. Penamaan yang bermotivasi dapat dikelompokkan
menjadi delapan kelompok yakni (1) penamaan yang dikaitkan dengan nama
bulan, baik bulan pada tahun Masehi maupun bulan pada tahun Hijriah, (2)
penamaan yang dikaitkan dengan urutan kelahiran, (3) penamaan yang
dikombinasikan antara bulan kelahiran dan urutan kelahiran, (4) penamaan
yang dikaitkan dengan peristiwa tertentu, baik yang berupa peristiwa
kelahiran—misalnya berupa fenomena alam, (5) penamaan dengan meniru nama
orang-orang terkenal (6) penamaan dari bahasa (bahasa) tertentu dan
motivasinya tertentu pula, (7) penamaan yang dikaitkan dengan nama hari-hari
besar keagamaan, serta nama suku sebagai nama belakang.
Penamaan yang tidak bermotivasi terdapat pula pada nama-nama orang
Minangkabau. Nama-nama itu tidak bermakna (tidak ada sebab dan misi dari
nama itu). Akan tetapi, ada aspek lain yang dipentingkan dari nama itu,
yakni aspek bunyi, sehingga nama itu enak didengar dan mudah diucapkan.
--
http://www.cimbuak.net
Kampuang nan jauah dimato dakek dijari
http://urangminang.wordpress.com
http://palantaminang.wordpress.com
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/