Rupanya memang yang haq sudah dikalahkan oleh yang bathil di republik aneh ini. Hal hal yang tak lazim menjadi lazim dan dibenarkan pula oleh yang katanya paham mana yang haq dan bathil.
2011/6/10 <[email protected]>: > Astagfirullahal'adzim.. > Semoga Allah SWT memberikan kekuatan bagi orang yang menegakkan kebenaran... > آمِيّنْ... آمِيّنْ... يَ رَ بَّلْ عَلَمِيّنْ > Dan semoga Allah SWT tidak murka kepada kita atas peristiwa ini, tidak akan > sanggup kita menghadapi kemurkaanNya.. > > Wassalam > Arina, 41, padang > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: "ZulTan" <[email protected]> > Sender: [email protected] > Date: Sat, 11 Jun 2011 01:09:54 > To: RN<[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: [R@ntau-Net] OOT: Yang benar tersingkirkan > > > Keluarga Pelapor Contek > Massal Dievakuasi Polisi > > Jumat, 10 Juni 2011 > > SURABAYA (Suara Karya): Polemik kasus sontekan massal di SDN Gadel II > Surabaya makin memanas. Keluarga pelapor kasus yang membuat sakit hati para > wali murid itu bahkan harus dievakuasi dengan mobil polisi, sebelum akhirnya > mengungsi ke rumah orangtuanya di Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Kamis > (9/6) kemarin. > > Kronologi kejadian itu bermula saat pasangan Ny Siami-Widodo (orangtua AL), > yang melaporkan kasus sontek massal ke Dinas Pendidikan Kota Surabaya, > dipertemukan dengan perwakilan orangtua murid, Kepala UPTD Dinas Pendidikan > Kecamatan Tandes Dakkah Wahyudi, dan tim independen utusan wali kota, Daniel > M Rosyid, di Balai RW 2 Gadel, Kelurahan Karang Poh. Tempat pertemuan itu > sendiri sejak pagi sudah dikepung ratusan orangtua murid dan warga yang > emosional karena nama SD dan wilayah mereka ikut tercemar. > > Seperti diberitakan harian ini, kasus contek massal itu menjadi perhatian > publik menyusul laporan Ny Siami yang tidak rela anaknya diminta memberi > sontekan kepada teman-temannya satu kelas saat ujian nasional (UN) pada 10-12 > Mei lalu. Sang orangtua yang berupaya mengajarkan kejujuran kepada anaknya, > yang kebetulan memiliki kemampuan akademik melebihi teman-temannya itu, tak > pernah mengira laporan itu berbuntut panjang seperti sekarang. > > Suasana pertemuan di Balai RW kemarin yang awalnya berlangsung tenang > mendadak ricuh saat Ny Siami diberi kesempatan bicara. Ibu rumah tangga yang > sehari-hari berprofesi sebagai penjahit itu meminta maaf sambil menangis. > Tapi ternyata, ratusan warga di luar dan di dalam balai RW justru merespons > ungkapan Ny Siami itu dengan cara berteriak-teriak, mengusir istri seorang > buruh tersebut. > > Padahal, Ny Siami sudah meminta maaf sambil menangis dan berjabat tangan > hingga berpelukan dengan Kepala Sekolah Sukatman dan guru kelas VI, > Fathurrochman dan Prayitno, yang terkena sanksi penurunan pangkat akibat > pelaporannya tersebut. "Air mata buaya, usir-usir!" teriak warga kompak. > > Ungkapan perasaan Ny Siami melalui pengeras suara itu bahkan makin kalah > keras dibanding teriakan dan hujatan tetangganya sendiri tersebut. Polisi, > yang melihat situasi makin tak terkendali, memutuskan mengevakuasi Widodo, Ny > Siami, dan kakaknya, Saki Edy Purnomo, menggunakan mobil patroli. > > Warga yang sempat melakukan aksi dorong saat Ny Siami dievakuasi ke atas > mobil patroli itu ternyata masih belum puas. Mereka beramai-ramai mendatangi > rumah keluarga malang tersebut di Jalan Gadel Sari Barat II/31, Surabaya, > yang sudah dijaga polisi. > > Warga akhirnya gigit jari, karena ternyata keluarga itu dievakuasi ke > Mapolsek Tandes. Ny Siami sendiri kepada wartawan di Mapolsek Tandes, mengaku > sudah tidak kuat menghadapi masalah dengan para tetangganya tersebut. "Saya > tidak kuat, mau pulang ke rumah orangtua di Gresik," ujarnya sambil menangis. > > Wanita berjilbab yang sudah merasa tidak nyaman lagi tinggal di kawasan Gadel > itu juga berencana menjual rumah yang sudah ditinggalinya sejak 8 tahun silam > tersebut. Wanita malang itu masih belum menuturkan bagaimana kelanjutan nasib > pendidikan anak kandungnya AL, setelah mengakhiri pendidikan di SDN tersebut. > (Andira) > ~ A clever person turns great problems into little ones and little ones into > none at all ~ > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti > subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti > subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > -- Wassalaamu'alaikum Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), gelar Bagindo, suku Mandahiliang, lahir 17 Agustus 1947. di Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. rantau: Deli dan Jakarta, kini Sterling, Virginia-USA ------------------------------------------------------------ "Kepedulian terhadap ranah Minang adalah salah satu misi RantauNet. Yayasan Palanta RantauNet (YPRN) dimaksudkan untuk menyalurkan kepedulian itu. Salurkan zakat, infaq dan sadaqah sanak antaranya melalui YPRN, rekening No. 0221919932 Bank BNI" -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
