Kanda JB sarato Sanak Sa Palanta nan ambo hormati 

Saya sangat sependapat dengan apa yang dikemukakan Kanda JB. Melihat ke 
belakang sistem matriarchat justru mendorong perempuan Minang untuk tampil 
memanfaatkan potensi yang Allah SWT anugerahkan, untuk berkiprah di tengah 
masyarakat, tanpa meninggalkan kodradnya sebagai isteri dan ibu. Rky Sariamin 
Ismail alias Selasih di awal abad 20 yang lalu, yang berprofesi sebagai guru 
misalnya, tercatat sebagai pujangga perempuan Indonesia yang pertama.

Saya pikir tugas-tugas pelayanan seperti  menteri, dirjen, gubernur, walikota  
rektor, dosen, direktur RS dan lain-lain tidak perlu diharamkan bagi 
perempuan-perempuan Minang.

Malah adakalanya kaum, karena kepekaanya, bisa lebih baik daripada pria. 
Walikota Surabaya Tri Rismaharini berani melawan rencana Pemprov Jatim 
membangun jalan tol dalam kota karena tidak sesuai dengan RUTR Surabaya, 
sehingga sempat akan dilengserkan. Ketika beliau masih jadi pejabat di Bappeda 
KMS, saya yang ketika itu menjadi konsultan sebuah proyek di Surabaya,  pernah 
ikut rapat yang beliau pimpin. Sikap beliau dari dulu juga seperti itu. Idem 
ditto dengan busananya (berjilbab).  Di Jateng kita kenal Wagub Rustriningsih 
yang sebelumnya sukses menjadi Bupati Kebumen selama dua periode.

Dalam perspektif ini saya mendoakan agar setelah kembali ke Univ Bengkulu nanti 
begitu  program doktornya di UNP selesai, kemenakan kita Ifah--minimal--bisa 
menjadi dekan di sana, dan kemenakan kita Rita Lukman mencalonkan diri, 
terpilih dan  sukses menerapkan ajaran ekonomi kerakyatan Bung Hatta dalam 
mengelola Bukittinggi yang belakang ini, sebagai mana mayoritas kota-kota 
lainnya di Indonesia, dikelola dengan semangat neoliberalisme. 

Wallahualam bissawab

Wassalam, HDB St Bandaro Kayo (L, 68-), asal Padangpanjang, tinggal di Depok 

 


 
<http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/message/147398;_ylc=X3oDMTJzanA0OHY1BF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzExMjAxMjcEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MzI5NzI5BG1zZ0lkAzE0NzM5OARzZWMDZG1zZwRzbGsDdm1zZwRzdGltZQMxMzEwNDM5MTg5>
 Re: [R@ntau-Net] Pamimpin Padusi Minang- "karena pengaruh sistim Mat 


Posted by: "[email protected]"  
<mailto:[email protected]?Subject=%20Re%3A%20%5BR%40ntau-Net%5D%20Pamimpin%20Padusi%20Minang-%20%22karena%20pengaruh%20sistim%20Mat>
 [email protected] 


Mon Jul 11, 2011 8:03 am (PDT) 



Sanak Evy Nizhamul n kalangan gender di RN nn dihormati serta sanak Palanta nn 
diRahmati Allah swt.

//////

 


Karena itu pihak padusi Minang dalam semua level dengan dipelopori oleh 
kalangan intelektualnya, sudah saatnya mengkaji secara mendalam n jernih 
peranan matriarchat ini bagi perluasan peranan n posisi kaum padusi di- tengah2 
belantara hegemoni kaum lelaki di Minangkabau.

JB pribadi akan sangat bangga nanti(kalau umua masih ado) menyaksikan dominasi 
kaum padusi Minang dalam pentas kehidupan 'sosial kemasyarakatan' nn bersistim 
matriarchat ini.
Sudah barang tentu kodrat sebagai wanita tidak akan ditinggalkan dalam arti 
luas.

Berjuanglah wahai srikandi Minang merebut hak2 anda,kalau memang sistim 
matriarchat ini masih kita anut.


JB Dt Rajo Jambi,72thn,sk Mandailiang,Padusunan,Piaman,kini sadang di Piaman. 
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry(R) smartphone

-----Original Message-----

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke