Assalammualaikum Wr Wb Bapak Darwin Yth

Tacongang-congang ifah mamabaco doa Bapak untuak ifah
Tapi indak tacangang doh doa untuak Rita.

Kato urang tuo, kalau nan kajadi mancik, dari ketek alah nampak ikuano
bulek.

Kato papa ifah, " Ipah jadi guru senlah dih, indak kapandai bagai ipah di
kantua tu doh, disuruah indak namuah, ditagah labiah dari di suruah, kalau
jadi guru, ipah bisa jadi rajo di kelas". Nah makanya ifah jadi guru

Kato dosen ifah. "Pandai itu perlu, tapi nan labiah paralu ba
Pandai-Pandai".

Dari pangalaman urang  nan sudah-sudah, kadang jadi pamimpin itu hanya
simbol, nan bakuaso adolah TIM SUKSES.

Jadi andai ifah berhasil nanti, niaik ifah sederhana saja, ingin mengabdi di
bidang pendidikan. Mohon doa agar studi ifah sukses. Amin

Kalau Rita, peluangnya untuk maju lebih besar
Dia memiliki semua karakter sebagai pemimpin
Dia mampu berpandai-pandai.
Semoga saja langkahnya tidak ada yang mengganjal. Amin


Wass


Hanifah







Pada 13 Juli 2011 00:21, Darwin Bahar <[email protected]> menulis:

> Kanda JB sarato Sanak Sa Palanta nan ambo hormati ****
>
> Saya sangat sependapat dengan apa yang dikemukakan Kanda JB. Melihat ke
> belakang sistem matriarchat justru mendorong perempuan Minang untuk tampil
> memanfaatkan potensi yang Allah SWT anugerahkan, untuk berkiprah di tengah
> masyarakat, tanpa meninggalkan kodradnya sebagai isteri dan ibu. Rky
> Sariamin Ismail alias Selasih di awal abad 20 yang lalu, yang berprofesi
> sebagai guru misalnya, tercatat sebagai pujangga perempuan Indonesia yang
> pertama.****
>
> Saya pikir tugas-tugas pelayanan seperti  menteri, dirjen, gubernur,
> walikota  rektor, dosen, direktur RS dan lain-lain tidak perlu diharamkan
> bagi perempuan-perempuan Minang.****
>
> Malah adakalanya kaum, karena kepekaanya, bisa lebih baik daripada pria.
> Walikota Surabaya Tri Rismaharini berani melawan rencana Pemprov Jatim
> membangun jalan tol dalam kota karena tidak sesuai dengan RUTR Surabaya,
> sehingga sempat akan dilengserkan. Ketika beliau masih jadi pejabat di
> Bappeda KMS, saya yang ketika itu menjadi konsultan sebuah proyek di
> Surabaya,  pernah ikut rapat yang beliau pimpin. Sikap beliau dari dulu juga
> seperti itu. Idem ditto dengan busananya (berjilbab).  Di Jateng kita kenal
> Wagub Rustriningsih yang sebelumnya sukses menjadi Bupati Kebumen selama dua
> periode.****
>
> Dalam perspektif ini saya mendoakan agar setelah kembali ke Univ Bengkulu
> nanti begitu  program doktornya di UNP selesai, kemenakan kita
> Ifah--minimal--bisa menjadi dekan di sana, dan kemenakan kita Rita Lukman
> mencalonkan diri, terpilih dan  sukses menerapkan ajaran ekonomi kerakyatan
> Bung Hatta dalam mengelola Bukittinggi yang belakang ini, sebagai mana
> mayoritas kota-kota lainnya di Indonesia, dikelola dengan semangat
> neoliberalisme. ****
>
> Wallahualam bissawab****
>
> Wassalam, HDB St Bandaro Kayo (L, 68-), asal Padangpanjang, tinggal di
> Depok ****
>
> ** **
>
> ****
> Re: [R@ntau-Net] Pamimpin Padusi Minang- "karena pengaruh sistim Mat
> <http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/message/147398;_ylc=X3oDMTJzanA0OHY1BF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzExMjAxMjcEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MzI5NzI5BG1zZ0lkAzE0NzM5OARzZWMDZG1zZwRzbGsDdm1zZwRzdGltZQMxMzEwNDM5MTg5>
> ****Posted by: "[email protected]" [email protected]
> <[email protected]?Subject=%20Re%3A%20%5BR%40ntau-Net%5D%20Pamimpin%20Padusi%20Minang-%20%22karena%20pengaruh%20sistim%20Mat>
> ****Mon Jul 11, 2011 8:03 am (PDT) ****
>
>
> Sanak Evy Nizhamul n kalangan gender di RN nn dihormati serta sanak Palanta
> nn diRahmati Allah swt.
>
> //////****
>
> ** **
>
>
> Karena itu pihak padusi Minang dalam semua level dengan dipelopori oleh
> kalangan intelektualnya, sudah saatnya mengkaji secara mendalam n jernih
> peranan matriarchat ini bagi perluasan peranan n posisi kaum padusi di-
> tengah2 belantara hegemoni kaum lelaki di Minangkabau.
>
> JB pribadi akan sangat bangga nanti(kalau umua masih ado) menyaksikan
> dominasi kaum padusi Minang dalam pentas kehidupan 'sosial kemasyarakatan'
> nn bersistim matriarchat ini.
> Sudah barang tentu kodrat sebagai wanita tidak akan ditinggalkan dalam arti
> luas.
>
> Berjuanglah wahai srikandi Minang merebut hak2 anda,kalau memang sistim
> matriarchat ini masih kita anut.
>
>
> JB Dt Rajo Jambi,72thn,sk Mandailiang,Padusunan,Piaman,kini sadang di
> Piaman.
> Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry(R) smartphone
>
> -----Original Message-----****
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. E-mail besar dari 200KB;
> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke