Assalamualaikum, wr.wb Engku-engku kasadonyo yang ambo hormati. He..he.. terpaksa menggunakan istilah istilah jadul ini, meski ambo tidak ingin berpikir jadul.. Yang ambo sampaikan dalam komentar sebelum ini adalah dalam rangka cara berpikir moderen. Mengapa ?
Dunia sekarang ini tidak cukup layak dikatakan sebagai prilaku modern sebagaimana yang dialami tokoh - tokoh perempuan minan zaman dahulu, seperti ; Rky Rasuna Said, Rahma El Yunusiah, Rohana kudus dalam konteks ranah domestik Minangkabau. Jangankan perempuan Minang yang agak sulit berkiprah di kancah nasional, tak kurang kondisi kaum prianya yang ingin bersih bersih untuk meraih karir juga terasa sulit. Bukankan NKRI sekarang ini disebut negeri " para bedebah ". Amit..amit deh, (istilah orang betawi) . Sulit menegakkan amar ma'ruf nahi munkar... Yang jelas apa yang saya rasakan sebagai perempuan Minang yang menganut paham adat matriarkat dan matrilinial - ini pula yang membuat saya PD dalam berkarir.. dan akibatnya itupula yang menjadi tantangan bagi orang lain diluar etnis kita untuk membuka kesempatan kepada orang minang. Orang minang mampu merasakan apa yang akan dipikirkan dan akan mengantarkannya dalam berpikir dalam rasa. Seperti Itulah konsep konsep yang lahir dalam adat budaya kita dalam petatah dan petitihnya. Jadi... bagi saya - perempuan minang itu paling sesuai dalam konsep - ini, yang kita harapkan bagi kemajuan Minangkabau ke masa depan. Bukan dia tidak mau tampil dimuka dalam jabatan tertentu - tetapi bagaimana pandangan kita bahwa ia adalah tetap seorang Ibu Rumah Tangga - Perempuan Utama dalam keluarganya - dan terkadang bisa pula sebagai mesin uang keluarga. Bila ada perempuan minang seperti Megawati yang disampingnya ada Taufik Kiemas.. Maukah sanak sadonyo seperti ini..??? Bagi saya dalam kedangkalan pengetahuan agama saya - barangkali keteladanan Siti Khadijah yang terbaik bagi saya. Mohon maaf ... saya juga tidak setuju jika Bundokanduang yang jadi teladan, karena entah siapa dia ini. Bukankah dia adalah simbol adat dalam " alam takambang jadi guru" dalam proses penciptaan adat dan budaya minangkabau. Jujur yang saya cemaskan adalah prilaku kaum saya - yang mohon maaf jauh dari kaedah budaya minangkabau demi mencapai identitas modern. Yang dia tau hanyalah bahwa dalam keluarganya ada mamak yang menjaga anaknya. Ada harta pusaka yang dikulek -kulek tanpa mempertimbangkan ada hak saudara laki-laki dalam konsep sawah pambawo di harta pusaka itu. Saya tidak ingin istilah bagi lelaki minang " ba' abu diateh tungguah itu " menjadi kenyataan. Ini yang saya perdebadkan dengan seseorang didunia maya ini. Meski tidak bisa kita pungkiri bahwa " karena Mamak pula sang kemenakan bisa meraih kesuksesan orang minangkabau zaman dahulu. Sebagai penutup .. saya berpikir jika banyak perempuan minang yang menjadi tokoh - jangan jangan habis satya lemcana itu kepada orang Minang. Inilah alasan mengapa SARIAMIN tidak diberikan penghargaan yang konon katanya karena terlalu banyak orang Minang yang diberi penghargaan. Terima kasih Pak JB, Pak Saaf, Sutan SInaro, Achmad Ridha, Anwar, dll atas diskusi kita ini Wassalam, ~ 3vy Nizhamul~ (Kawasan Puspiptek, Kota Tangerang Selatan) ________________________________ Dari: alhaqirwalfaqir <[email protected]> Kepada: "[email protected]" <[email protected]> Terkirim: Rab, 13 Juli, 2011 12:20:13 Judul: Re: [R@ntau-Net] Pamimpin Padusi Minang- "ada apa tidak pengaruhsistim M-jb". Mak JB jo Bundo Evy jo sanak sadonyo, Malatakan sasuatu bialah di tampeknyo dan iko bukan diskriminasi. Kok sipatu baralah maha bana balinyo tatap lataknyo di kaki kan iyo baitu Mak JB, Baitu juo sabaliaknyo, baralah murah harago peci atau somgkok, hatta singguluang karisiak, namun tampeknyo tatap di kapalo Mak. 2. Baitu juo peranan laki2 jo padusi, ibarat sapasang sayap ciek di suok nan lain di subalah kida, namun saling bakarajo samo dalam melayari samudera kehidupan. 3. Dalam agamo lah jaleh, salagi ado urg jantan mako tatap jadi pemimpin ka urg padusi, kecuali indak baurang jantan lai baru buliah. 4. Pemimpin ko macam Imam sumbayang jadi harus laki2, kecuali utk samo2 padusi. 5. Kaum laki2 yang membiarkan dirinyo dipimpin dek urg padusi namonyo Dayus Mak, indak bisa masuak sarugo dow. 6. Bialah padusi Minangkabau tatap manjadi Bundokanduang nan melahirkan Pemimpin2 dan Tokoh2 nan berkaliber seperti nan lah jadi Menteri kini, Irjen, dllsb. 7. Peranan sebagai Ibu adalah peran jihadnya para wanita beda dgn laki2 Yang harus terjun ke medan perang bagai. 8. Selalunya anak2 yang sukses adalah dari didikan Ibu yang sepenuhnya jadi Ibu Rumah tangga dan menjaga anak2nya, bukan yg dididik/ dijaga olah Pembantu. 9. Jangan kito tapangaruah dek istilah2 barat, emansipasi, feminisme, matriakhat, dll, krn Rasul Saw telah menyebut bhw org pertama yg kita patut berbuat kebaikan adalah "Ibumu, Ibumu, ibumu" sampai 3 kali sudahtu baru "Ayahmu"1 kali 10. Jadi Nabi sendiri melebihkan kpd Ibu bukan berarti harus jadi Pemimpin yang menggantikan peran Ayah/ Laki2 11. Kalau soal ilmu dan menuntut ilmu memang keduanya laki2 dan Padusi samo porsinyo bahkan wajib manuntuik ilmu tu dan boleh jadi ahli apa saja tapi nan babeda hanyo soal kepemimpinan. Saketek Wassalam, dari "alhaqirwalfaqir" AnwarDjambak43-Pyk-KualalumpurHp +6017 66 313 77-Sent by Maxis from my BlackBerry(R) smartphone ________________________________ From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Wed, 13 Jul 2011 04:46:12 +0000 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] Pamimpin Padusi Minang- "ada apa tidak pengaruh sistim M-jb". Dd HDB Sutan Bandaro Kayo n sanak palanta nn diRahmati Allah Rabb ul 'Izzati Sangat tepat uraian dd tentang perlunya kaum padusi Minang nn intelek n agamis mengkaji sistim matriarchat(M) ini untuk masa kini n masa nn akan datang. Bukan nn dikaji tentang kodrat sebagai Ibu atawa sebagai kaum padusi je,TAPI perlu adanya orientasi baru apakah ada stimulans atau katantuan,ukuran n peluang nn diarahkan oleh sistim M itu. Jan lagi kaum intelek Padusi Minang berilusi bahwa nn lah ado kini lah cukuik tuk padusi Minang. Lah cukuik tuk" manjadi limpapeh rumah nn gadang,sumarak anjuang paranginan,manjadi Bundo Kanduang kaum".Cuma itu? Mari kito caliak,limpapeh tu kan ramo2 ukuran ketek,waranonyo putiah pucat kalua disore hari sampai sanjo; panek tabang inyo inggok di daun pintu rumah atau dakek lampu togok.Bebaskah kondisi limpapeh tu.Indak,ado bahayo nn selalu mengancam hiduik limpapeh kenek tu. Cecak rumah jo kuciang rumah gadang tu siap menerkam limpapeh kenek tu. Masak jo kondisi limpapeh nn comantun disampirkan tingkah kurenah padusi Minang nn kito agungkan.Kan cecak jo kuciang juo nn mandominasi kehidupan rumah gadang tu-kaum laki2. Nn diharapkan hendaknyo nn manjadi cecak jo kuciang(maaf) mestilah kaum padusi di rumah gadang tu dengan segala atribut n kebesaran serta kekuasaannya. Pengalaman akan peranan kaum padusi di negara2 Skandinavia nn JB saksikan sangat mengagumkan.Peranan mereka dalam segala segi kehidupan n penghidupan terutama dalam pemerintahan sangat dominan. Terdapat harmonisasi hubungan kerja antara pihak padusi nn dominan dengan kaum lelaki.Negara2 di Skandinavia itu tidak menganut sistim M. Alangkah indahnya kalau suatu waktu nanti kaum gender Minang dapat berkiprah co kaum gender di negara2 Skandinavia itu. Nn indak buliah ditiru dek gender Minang adolah co mereka menikmati kehidupan privacy dalam ranah publik. Sakali lagi nn diharapkan untuak dikaji oleh kaum intelek padusi Minang adolah peranan dan orientasi kembali sistim M itu bagi kemajuan n merebut peluang dalam kehidupan n penghidupan kaum gender Minangkabau. JB, Dt Rajo Jambi,72thn,sk Mandailiang(bukan batak),Padusunan,Piaman,kini sadang di Kampuang. Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry(R) smartphone ________________________________ From: "Darwin Bahar" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Wed, 13 Jul 2011 00:21:29 +0700 To: Palanta Rantaunet<[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] Pamimpin Padusi Minang- "karena pengaruh sistim Mat Kanda JB sarato Sanak Sa Palanta nan ambo hormati Saya sangat sependapat dengan apa yang dikemukakan Kanda JB. Melihat ke belakang sistem matriarchat justru mendorong perempuan Minang untuk tampil memanfaatkan potensi yang Allah SWT anugerahkan, untuk berkiprah di tengah masyarakat, tanpa meninggalkan kodradnya sebagai isteri dan ibu. Rky Sariamin Ismail alias Selasih di awal abad 20 yang lalu, yang berprofesi sebagai guru misalnya, tercatat sebagai pujangga perempuan Indonesia yang pertama. Saya pikir tugas-tugas pelayanan seperti menteri, dirjen, gubernur, walikota rektor, dosen, direktur RS dan lain-lain tidak perlu diharamkan bagi perempuan-perempuan Minang. Malah adakalanya kaum, karena kepekaanya, bisa lebih baik daripada pria. Walikota Surabaya Tri Rismaharini berani melawan rencana Pemprov Jatim membangun jalan tol dalam kota karena tidak sesuai dengan RUTR Surabaya, sehingga sempat akan dilengserkan. Ketika beliau masih jadi pejabat di Bappeda KMS, saya yang ketika itu menjadi konsultan sebuah proyek di Surabaya, pernah ikut rapat yang beliau pimpin. Sikap beliau dari dulu juga seperti itu. Idem ditto dengan busananya (berjilbab). Di Jateng kita kenal Wagub Rustriningsih yang sebelumnya sukses menjadi Bupati Kebumen selama dua periode. Dalam perspektif ini saya mendoakan agar setelah kembali ke Univ Bengkulu nanti begitu program doktornya di UNP selesai, kemenakan kita Ifah--minimal--bisa menjadi dekan di sana, dan kemenakan kita Rita Lukman mencalonkan diri, terpilih dan sukses menerapkan ajaran ekonomi kerakyatan Bung Hatta dalam mengelola Bukittinggi yang belakang ini, sebagai mana mayoritas kota-kota lainnya di Indonesia, dikelola dengan semangat neoliberalisme. Wallahualam bissawab Wassalam, HDB St Bandaro Kayo (L, 68-), asal Padangpanjang, tinggal di Depok Re: [R@ntau-Net] Pamimpin Padusi Minang- "karena pengaruh sistim Mat Posted by: "[email protected]" [email protected] Mon Jul 11, 2011 8:03 am (PDT) Sanak Evy Nizhamul n kalangan gender di RN nn dihormati serta sanak Palanta nn diRahmati Allah swt. ////// Karena itu pihak padusi Minang dalam semua level dengan dipelopori oleh kalangan intelektualnya, sudah saatnya mengkaji secara mendalam n jernih peranan matriarchat ini bagi perluasan peranan n posisi kaum padusi di- tengah2 belantara hegemoni kaum lelaki di Minangkabau. JB pribadi akan sangat bangga nanti(kalau umua masih ado) menyaksikan dominasi kaum padusi Minang dalam pentas kehidupan 'sosial kemasyarakatan' nn bersistim matriarchat ini. Sudah barang tentu kodrat sebagai wanita tidak akan ditinggalkan dalam arti luas. Berjuanglah wahai srikandi Minang merebut hak2 anda,kalau memang sistim matriarchat ini masih kita anut. JB Dt Rajo Jambi,72thn,sk Mandailiang,Padusunan,Piaman,kini sadang di Piaman. Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry(R) smartphone -----Original Message----- -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
