Dalam pendangkalan Danau ini bagaimana dengan peran pemilik ribuan keramba, yg sisa pakan ikannya lumayan banyak mengendap didasar Danau ?
Ditengah cekaknya anggaran pemerintah, seharusnya pelaku usaha ikut bertanggung jawab. Sama seperti pengusaha Truk bertonase tinggi yang tidak suka muatan truknya disesuaikan dengan kemampuan jalan Kalau Sungai Antokan ikut dikeruk tentu harus sampai ke Muaranya. Apa itu ekonomis ? Apakah selama ini juga sudah menjadi penyebab banjir kepemukiman warga ? --TR (56-Rang Kiktenggi, sadang di Jati Nangor) Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
