Aww. Ddn. TR jo palanta yang kami hormati.
aaa) Harap pemikiran2 Ddn Andrinof nan parnah dilansir dan pandapeik ybs. 
tentang Danau Maninjau jo danau2 lainnyo di SB kironyo patuik kito pahami dan 
kito duduakkan bana permasalahannyo yaitu suatu pendekatan komprehensif 
membangun Nagari dari Nol ( MCB : Zero Sum Approach);
bbb) Jadi indak kito manyalasaikan permasalahan sapotong2 untuk kepentingan 
sebahagian besar rahayat Nagari, akan tetapi dikaji bana baik buruk untuk maso 
depan anak cucu kito dikemudian hari (Sabuiklah 25 tahun mendatang atau 50 
tahun mendatang, dst,nya);
ccc) Para budayawan juo pARalu awak ajak duduk basamo untuk memahami sisi2 nan 
berbeda2 untuk pembangunan regional SB dengan suatu pendekatan nan tapeik dek 
urang ahlinyo. Stake Holder SB dengan Tungku Tigo Sajarangan berdasarkan ABS 
SBK menjadi labieh jaleih mandudukkan permasalahan Danau Manjinjau dengan eko 
sistem nan ado, baitu juolah dengan danau2 lainnyo di SB paralu dipasamokan 
membangun dan menjaga lingkungan kehidupannya.
ddd) Saran kami, kironya diambiek langkah2 jangka pendek untuk mengatasi 
keresahan rahayat Nagari sanbie mentapkan langkah2 jangka menengah jo panjang 
sebagaimana Pemerintahan Prefektur di Jepang nan pernah kami liek manjadikan 
Danau2 tidak sajo sebagai sumber kehidupan rahayat Nagari akan tetapi menjadi 
suatu wilayah / kawasan wisata untuk manca negara..
eee) Nach, kami mengarapkan Ddn. Adrinof dapeik mulai membentuk Tim karajo 
(Pokja) mendudukkan pembangunan regional kawasan danau2 SB dengan suatu 
konsepsi pembangunan berkelanjutan bersama dengan stake holder SB seperti LPM 
Marapalam di Padang misalnya, manakala Pemprov/pemkab/kota belum mampu tidak 
ado anggaran, bukan berarti tidak ado tanggung jawab, setidak2nya pihak2 
takaiek memfasilitasi kegiatan2 Pokja sedemikian rupo tamasuek masalah2 
administratif.
Talabieh takurangnyo dimohon maafkan. 
Asmun (Lk/66/Depok)

--- Pada Sel, 26/7/11, [email protected] <[email protected]> 
menulis:

Dari: [email protected] <[email protected]>
Judul: Re: [R@ntau-Net] Lingkungan : Warga Tuntut Pengerukan Danau Maninjau
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 26 Juli, 2011, 10:05 AM


Dalam pendangkalan Danau ini bagaimana dengan  peran pemilik ribuan keramba, yg 
sisa pakan ikannya lumayan banyak  mengendap didasar Danau ?

Ditengah cekaknya anggaran pemerintah, seharusnya pelaku usaha ikut  
bertanggung jawab. 

Sama seperti pengusaha Truk bertonase tinggi yang tidak suka muatan truknya 
disesuaikan dengan kemampuan jalan

Kalau Sungai Antokan ikut dikeruk tentu harus sampai ke Muaranya. Apa itu 
ekonomis ?

Apakah selama ini juga sudah menjadi penyebab banjir kepemukiman warga ?

--TR
(56-Rang Kiktenggi, sadang di Jati Nangor)

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke