Dunsanak Palanta RN Membaco pootingan berita ko yo buliah diikatokan sangaik prihatin kito kallau takah iko ∂ï BIM ranah minang , iko lah masalah nan serius bana agar pihak terkait dan otoritas membenahi setuntas-tuntasnyo apolai BIM lah tamasuak kategori bandra Internasional
Kalau baitu sangaik jauh batolak balakang jo Bandara Sepinggan Balikpapan nan ambo amati dan sering melakukan perjalanan dinas jo pesawat ketek ka Kubar. Toilet Bersih, kering dan nyaman Porter Tertib, sopan dan ramah jika kita tidak memanfaatkan jasa mereka troley tersedia dan kita mengambilnya tanpa terasa "terintimidasi" sebaliknya ketika memanfaatkan jasa mereka tidak ä∂ä pemaksaan tarif seeenaknya (kanai pakuak) terserah kita bisanya sekitar 10 ribu sampai 20 ribu saja dan barang kita diantar dan diangkatkan ke mobiil Ɣªήğ menunggu Taxi Penumpang diberi kebebasan mau naik taxi Ɣªήğ dikoordinir oleh pengelolanya dengan membeli tiket dalam kota Rp 45 ribu kemana saja dan ketika tiket didapat dengan ramah sopir taxi Ɣªήğ antri dapat giiliran memandu kita serta menolong kita membawa tas Ɣªήğ kita tenteng Kalaupun ä∂ä siopir taxi tanpa tiket hanya mencoba menawarkan jasanya kekita (biasanya harganya 50 ribu) tapi tidak ä∂ä pemaksaan kalau kita tolak mereka cepat berlalu tidak ngotot menguntit kita apalagi kalau kita bilang "sudah dijemput Pak". Dan tidak ä∂ä ojek atau tukang ojek ∂ï pinggiran bandara atau apalagi masuk dalam kawasan Bandara lalu pengojek berkeliaran ∂ï pelataran kedatangan penumpang menawarkan diri kejar sana kejar sini penumpang Ɣªήğ datang Lalu lintas kendaraan Baik Ɣªήğ menjemput dan Ɣªήğ mengantar ∂ï jalur jalan bibir pelataran kendaraan semua bergerak tertib tanpa berhenti lama2 menaikan dan menurunkan penumpang, mereka harus parkir ditempat Ɣªήğ disediakan jika masih lama menunggu penumpang Ɣªήğ datang setelah Ɣªήğ dijemput datang atau berada dibibir jalan utama bandara baru kendaraan dari tempat parkir bergerak dan iitupun tidak sembarangan ä∂ä jalur khusus ƱЙτüк sekedar berhenti sejenak menaikan penumpang Mungkin Ɣªήğ sedikit menganggu ∂ï bandara ïήï adalah pedagang asongan seperti obat dan minyak vitalitas Ɣªήğ sering mengejar2 kita menawarkan dagangannya (inipun kalau kita merasa terganggu, kalau Tertarik tentu tidak he he he) tapi mereka ïήï cukup mengerti ketika kita menolak dengan sopan mereka cepat berlalu Itu sedikit contoh Ɣªήğ baik dan pantas ditiru oleh BIM Ɣªήğ statusnya sama2 Bandara Internasional dengan Sepinggan Balikpapan Semoga apa Ɣªήğ disuarakan MAPPAS nantinya melalui Mubes menjadi masukan bagi pihak otoritas Ɣªήğ mengelola BIM agar melakukan perbaikan dan pelayanan kearah Ɣªήğ lebih baik sesuai dengan standar2 bandara internasional Wass-Jepe Balikpapan, 46 thn Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "Nofend St. Mudo" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 27 Aug 2011 09:40:34 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [R@ntau-Net] Fasilitas dan Pelayanan di BIM Memalukan PADANG, HALUAN — *Masyarakat Peduli Pariwisata Sumatera Barat (MAPPAS), sebuah organisasi pemerhati pariwisata Ranah Minang, memprihatinkan fasilitas yang ada di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Padang Pariaman*. Pengaturan penjemput, sopir taksi, bus, taksi gelap, tukang ojek dan lebih-lebih toiletnya dinilai sungguh memprihatinkan dan sangat memalukan. Berdasarkan pemantauan sejumlah penggiat MAPPAS yang sudah mudik Lebaran ke Ranah Minang, menyebutkan bandara ini layaknya pasar raya yang jauh dari suasana tertib. Selain gaduh, para porter juga sangat bebas melakukan aksinya tanpa mengindakan sopan santun. Mereka bahkan mematok tarif jasa seenaknya. Sejumlah toilet di bandara ini, baik di ruang tunggu maupun di teras terminal, sungguh memalukan. Kotor dan bau pesingnya minta ampun. “Memalukan sekali,” lapor Muhammad Syahreza, penggiat MAPPAS yang sudah tiba di Padang sejak Kamis (25/8). Ia menyebut bandara ini tidak pantas menyandang gelar bandara internasional. Sekjen MAPPAS, Dedy Yusmen yang sudah berada di Padang sejak awal pekan ini dan sudah berkeliling ke sejumlah obyek wisata, membenarkan buruknya pelayanan di BIM itu. “Kita akan pantau dan akan sorot terus pengelolaan bandara yang merupakan gerbang utama Sumatera Barat,” katanya. Menurut dia, pengelola bandara yang dilakukan oleh PT Angkasapura II itu mesti menyelaraskan pelayanannya dengan citra Ranah Minang dengan penduduknya yang ramah. Tak cukup dengan hanya menggunakan bahasa Minang dalam menyapa kedatangan tamu, tetapi juga mengatur angkutan umum yang berhubungan ke bandara ini. “Kami meminta semua stake holder di Sumbar untuk mendesak Angkasapura membenahi pelayanan dan fasilitas bandara dengan baik, sesuai standar internasional dan memperhatikan keselarasan citra Minang yang ramah tamah itu,” ujar Dedy. Ia menambahkan, kondisi BIM dengan pelayanan dan fasilitasnya yang amburadul itu ikut memperburuk citra Sumatera Barat di mata tamu. “Kita harapkan jangan sampai tamu yang datang ke Sumbar menganggap BIM sebagai eks terminal Lintas Andalas Padang. Sayang sekali,” ujarnya. (h/sal) Epaper Harian Haluan, 27/08/2011 Wassalam -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
