Masalah Pasa raya memang amat sangat sembrautan . Pemerintah kota Padang tetap 
akan batindak masalah karano batas waktu yang lah ditantukan tu alah tibo. 
Pedagang harus manarimo kanyataan pasa inpres tu lah dinyatoaan dek ahli gedung 
bahaso tak layak. samantaro pemerintah pusat alah maalokasiaan dana untuk 
mambangun balik..
Seharsnyo awal puaso diruntuhan tapi mangingek karayo diuruangkan.

Tanpa maksud mamprovokasi suasana, kito hars dapek mamahaminyo . Kito/pedagang 
memang akan susah sabanta tapi satalah tu akan sanang yang labih sapanjang 
dimaso datang. . perlu kesabaran...lah..

Sakali lai tanpa makasuik propokativ , . Tentang pembangunan pasa.. Dulu.. Dari 
seorang yang lah cukuik tuo (pensiunan keamanan Pasa / namanya tidak usah 
disebut /85 th). Carito beliau manuka pasa tu diawali dengan kebakaran/ (adoh 
unsur sangajo) dibaka pasa padang. sewaktu beliau datang dihadap api yang 
mungkin dipadamkan, tibo-tibo  bensin disiraman dek urang2 tak dikenal. sacaro 
berurutan .Namun tidak pernah ditemukan penyebab pasti kebakaran tu termasuk 
bioskop raya. Tapi itu setelah pembangunan dilaksanakan tanpa hambatan...

Nah kini yang manyebabkan harus dibangun balik tu adolah gampo..kito harus 
mancalik  maso datang.. juo..ketegasan alun tantu penzaliman..

Dulu.. untuk mambangun jalan didaerah Pauh - Koto Tangah pemerintah dikota 
Padang  mengadu domba anak kemenakan dengan Mamaknya baitu juo memecah-mecah 
suku sehingga dalam suku timbul beberapa orang penghulu.
Sahinggo akhir banyak tanah dibypas kota Padang tanah konsilidasi yang 
bermasalah. Sertifikat adoh..tanahnyo tak adoh.. 
Kini dek gampo tanah di Pauh kuranji habis dek pembangunan rumah-rumah . 
sampai-sampai Lahan-lahan produktif bagi pertanian pun bisa dijadian parumahan..

Balik ka pedagang dicurigai juo adoh nan mampropokasi pedagang.. sahinggo tak 
nio bakomunikasi jo pemko..

Ambo raso untuk komunikasi caro pamerintah kini mungkin labik baik...

Wassalam
ZulhendriIsmed Rj.Bungsu/34/Pauh IX - Padang

--- Pada Kam, 1/9/11, ajo duta <[email protected]> menulis:

> Dari: ajo duta <[email protected]>
> Judul: Re: [R@ntau-Net] Lebaran, Pedagang Bentrok Dengan Aparat Keamanan
> Kepada: [email protected]
> Tanggal: Kamis, 1 September, 2011, 5:56 AM
> Ma tu "bulek aia dek pambuluah, bulek
> kato dek mufakaik"???
> 
> On 8/31/11, andi ko <[email protected]>
> wrote:
> > Lebaran, Pedagang Bentrok Dengan Aparat Keamanan
> >
> > | Benny N Joewono
> >
> > Kamis, 1 September 2011 | 00:01 AM
> >
> > 
> >
> > Ilustrasi
> > Photo:
> >
> > PADANG, KOMPAS.com - Ratusan orang pedagang Pasar
> Raya Padang,
> > Sumatera Barat, bentrok dengan aparat keamanan dari
> Satuan Polisi
> > Pamong Praja, petugas Dinas Perhubungan dan anggota
> kepolisian saat
> > lebaran Idul Fitri 1432 H, Rabu (31/8/2011).
> >
> > Bentrokan terjadi ketika aparat keamanan memasang
> pagar dan menggusur
> > pedagang di Pasar Raya. Sebelumnya di simpang masuk
> Pasar Inpres atau
> > di depan bioskop Raya, aparat langsung dihadang
> ratusan orang pedagang
> > sambil membawa batu, kayu dan bom melotov.
> >
> > Aksi baku pukul dan lempar batu tidak terhindarkan.
> Para pedagang dan
> > aparat keamanan akhirnya bentrok. Pedagang terdesak ke
> dalam kios
> > Pasar Raya, mereka langsung memblokir jalan dengan
> meletakkan dua bak
> > sampah di tengah jalan dan sebagian pedagang membakar
> sampah agar
> > aparat tidak bisa masuk.
> >
> > Namun akhirnya polisi dibantu aparat keamanan lainnya
> berhasil
> > menguasai situasi dan areal pasar sehingga bentrokan
> dapat diakhiri.
> > Penggusuran ini dilakukan Pemerintah Kota Padang
> karena pasar tersebut
> > yang sempat rusak akibat gempa 2009 akan dibangun
> kembali.
> >
> > "Kita hanya mengamankan aksi pedagang Pasar Raya yang
> mau menghadang
> > pemasangan pagar di Pasar Inpres," kata Kabag
> Operasional Polresta
> > Padang Kompol Ary Yuswan.
> >
> > Menurutnya, untuk pengamaan kita menurunkan beberapa
> orang anggota
> > polisi ke lokasi tersebut serta membawa mobil water
> cannon. "Kita
> > ingin mencegah bentrokan sehingga terpaksa
> menyemprotkan gas air mata
> > ke arah pedagang," katanya.
> >
> > Berdasarkan informasi, akibat bentrokan itu, puluhan
> orang pedangan
> > mengalami luka-luka akibat kena lemparan batu, dan
> saat ini mereka
> > melaporkan peristiwa itu kepada Perhimpunan Bantuan
> Hukum dan HAM
> > (PBHI) Sumbar.
> >
> > Sementara itu, dari aparat keamanan sedikitnya lima
> orang anggota
> > Satpol PP Padang mengalami luka-luka. Kepala Dinas
> Pasar Raya Padang
> > Budhi Herwanto juga menjadi korban karena sempat
> dikeroyok pedagang.
> >
> > Selain itu, salah seorang kameramen Padang TV, yakni
> Rio cedera
> > terkena lembaran batu. PMI Padang membawa kameramen
> tersebut ke salah
> > satu rumah sakit.
> >
> > Hingga malam ini, kondisi Pasar Raya Padang dijaga
> puluhan anggota
> > kepolisian serta Satpol PP. Pasar Raya saat ini gelap
> gulita karena
> > listrik dipadamkan ihak PLN untuk menhindari
> terjadinya kebakaran.
> >
> > --
> > Sent from my mobile device
> >
> > --
> > .
> > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet,
> dipublikasikan di tempat lain
> > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> > http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> >
> ===========================================================
> > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> > - DILARANG:
> >   1. E-mail besar dari 200KB;
> >   2. E-mail attachment, tawarkan di
> sini & kirim melalui jalur pribadi;
> >   3. One Liner.
> > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim
> biodata! Lihat di:
> > http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
> > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm
> melakukan reply
> > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply
> email lama &
> > mengganti subjeknya.
> >
> ===========================================================
> > Berhenti, bergabung kembali, mengubah
> konfigurasi/setting keanggotaan di:
> > http://groups.google.com/group/RantauNet/
> >
> 
> -- 
> Sent from my mobile device
> 
> Wassalaamu'alaikum
> Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
> gelar Bagindo, suku Mandahiliang,
> lahir 17 Agustus 1947.
> di Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman.
> rantau: Deli dan Jakarta, kini Sterling, Virginia-USA
> ------------------------------------------------------------
> "Kepedulian terhadap ranah Minang adalah salah satu misi
> RantauNet. Yayasan
> Palanta RantauNet (YPRN) dimaksudkan untuk menyalurkan
> kepedulian itu.
> Salurkan zakat, infaq dan sadaqah sanak antaranya melalui
> YPRN, rekening No.
> 0221919932 Bank BNI"
> 
> -- 
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan
> di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta
> R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim
> melalui jalur pribadi; 
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata!
> Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan
> reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply
> email lama & mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting
> keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
> 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke