Waalaikum salam Wr Wb Bapak Reflus

Rasanya memang lebih mantap kita menyantap makanan yang sudah dibayar
ketimbang yang bayar belakangan. Bayar belakangan kalau nggak sesuai seperti
yang kita inginkan membuat kita nggak ikhlas ketika membayarnya. Samo-samo
ndak mandapek pahalo jadino.

Menurut hanifah, karano bapak lai bapitih, bapak bueksen RM ciek saroman nan
bapak mau, mudah-mudahan beko ado nan maniru. Maaf kalau indak berkenan

Wass


Hanifah
Pada 17 September 2011 07:29, Reflus <[email protected]> menulis:

> Ass.ww.
> Bapak2, ibu2 Dan Dunsanak di Palanta nan Ambo hormati.
>
> Sering kit a baca di Palanta ini tentang kekecewaan yang dialami menyangkut
> harga yang nggak wajar setelah makan di Rumah Makan. Apa Boleh buat,
> terpaksa dibayar berapapun harganya karena makanan SUDAH masuk dal am perut.
>  Kira-kira, makanan yang dibayar dengan rasa terpaksa itu, jadi DARAH
> daging nggak ya ?. Apakah makanan yang belum dibayar (belum menjadi Hak)
> Boleh dimakan ?. Begitu juga dengan makanan yang dibayar dengan Kartu
> KREDIT. Sebelum tagihan Kartu KREDIT dibayar, apakah makanan yang SUDAH dal
> am perut itu jadi DARAH daging ?. Pelunasan tagihan Kartu KREDIT dengan Saat
> dimakan bisa mencapai 40 Hari. Bagaimana status makanan dal am perut selama
> 40 Hari itu ?. Walaupun    akhirnya Kartu KREDIT dibayar.
>
> Sangat Berbeda dengan membeli barang diluar makanan, dimana barang diambil
> setelah dibayar sehingga terdapat KESEPAKATAN ANTARA pembeli Dan penjual (
> suka sama suka).
>
> Kalau makan  di Restourant orang Bule seperti Mc Donald atau KFC, makanan
> dibayar dulu, baru dimakan sehingga makanan tersebut SUDAH menjadi hak
> pembeli. Jual Beli dilakukan suka sama suka. Apakah sistem pembayaran di Mc
> Donald/KFC itu menganut falsafah Jual Beli suka sama suka,  sisi praktis
> atau takut pembeli pergi nggak bayar setelah makan ?. Entahlah....
>
> Suatu ketika, Ambo pernah makan di Rumah Makan Padang di suatu Hotel di
> Singapore.
> Cara penyajiannya sama persis dengan makan di Rumah Makan Padang pad a
> umumnya (makanan dihidangkan), namun makanan yang dihidangkan SUDAH dibayar
> terlebih dahulu.
>
> Dal am rangka menggalakan Pariwisata di Ranah Minang, agar Wisatawan tidak
> kecewa membayar makanan yang SUDAH dimakan, mungkinkah di Rumah Makan
> diterapkan sistem bayar dulu baru dimakan seperti yang diterapkan di
> Singapore itu ?
>
> Ambo Sangat berharap Bapak2, Ibu2 Dan Dunsanak DAPAT memberikan masukan
> atas pertanyaan Ambo di atas, terus terang Ambo khawatir makanan yang
> dimakan sebelum di bayar tidak menjadi DARAH daging.
>
> Sebelumnya, Ambo ucapkan banyak terima kasih.
>
> Wassalam
> Reflus/L 53 tahun.
>
>
>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>  1. E-mail besar dari 200KB;
>  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>  3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke