Adinda Jepe Dan Dunsanak Palanta yang Ambo hormati.
Terima kasih atas tanggapan Adinda.
Mantabbbsss. Usulannya, DAPAT menjawab keraguan/kehawatiran Ambo selama ini. 

Salam.


> Waalaikumsallam wr wb
> 
> Kanda reflus dan dunsanak palanta RN Ɣªήğ  budiman
> 
> Terima kasih berbagi ceritanya seputar kuliner Ɣªήğ  merupakan bagian Ɣªήğ  
> tak terpisahkan gerak denyut parawisata ∂ï ranah minang
> 
> Seperti postingan saya terdahulu (reply chip in MAPPAS)
> 
> Memang "stigma kanai pakuak" atau istilah dari Pak TR nan lain "bilo lo lai 
> ka mambae pitih urang rantau" terkadang masih  ä∂ä juga ∂ï RM2 urang awak 
> Ɣªήğ  berada ∂ï kantong2 objek parawisata ranah minang
> 
> Harus juga diubah jika  ä∂ä "pola pikir" 
> 
> "Sakali se rombongan ko datang nyo, alun tantu ka datang lai makan tamoek 
> awak, bia lah agak "∂ï mark up". Snek arago"
> 
> Kita bisa saksikan sekarang ∂ï bisnis kuliner saat  ïήï sudah banyak RM2 Ɣªήğ 
>  mencantumkan harga menu dan fotonya
> 
> Kalau masalah tampilan/hidangan biarlah itu menjadi ciri khas RM urang awak 
> dengan menating piring ke meja dan menarok segala aneka hidangan
> 
> Seperti juga Ɣªήğ  sampaikan
> 
> Ketika terletak didepan kita "gulai kepala ikan kakap Ɣªήğ  besar dan 
> mengguggah selera"
> 
> Pengunjung sedikit banyak  ä∂ä keraguan dihati dan bertanya
> 
> "Berapa Yäª  harga gulai kepala ikan  ïήï"
> 
> Tapi ketika  ä∂ä harganya tercantum didaftar harga Ɣªήğ  ditarok dimeja (yg 
> dilaminating dgn plastik itu) semisal Rp 60.000/porsi maka
> 
> "Anda berani makan, maka berani bayar"
> 
> Artinya pengunjung lega dan secara psikologis tidak merasa "kanai pakuak dan 
> kanai "bilo lo lai mancubo pitih urang rantau (pengunjung Ɣªήğ  sekali-kali 
> kesini"
> 
> Menurut saya harga sebuah masakan  ïήï mahal dan murahnya sangat selera, 
> dalam kuliner  ïήï memang menyangkut masalah "CITA RASA dan SELERA" tidak 
> begitu terukur dari sebuah produk2 barang dan jasa lainnya
> 
> Sebagai contoh kuliner masalah cita rasa dan selera
> 
> Seekor lobster begitu hebat penampilannya disebuah pirih ceper dengan segala 
> asesorisnya dengan ukuran sedang (sekitar 500 gram) tapi harganya bisa 
> mencapai ratusan ribu rupiah per ekornya padahal Ɣªήğ  pernah saya alami ∂ï 
> mentawai harganya lobster sekilo dtingkat nelayan hanya sekitar Rp 60 ribu 
> (kompit, hidup tanpa patah kaki)
> 
> Saya beli dalam kondisi mati dan patah kaki tapi masih segar harganya bisa 
> jatuh dan saya masak asam manis ∂ï camp...saya pikir hampir sama saja cita 
> rasanya Ɣªήğ  terhidang diresto Ɣªήğ  harganya ratusan ribu rupiah itu
> 
> Jadi...memang  ïήï harus menjadi prioritas juga bagi MAPPAS meedukasi para 
> pelaku kulinber ∂ï ranah minang Ɣªήğ  membuka RM disekitar objek parawisata
> 
> Wass-Jepe
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> 
> -----Original Message-----
> From: Reflus <[email protected]>
> Sender: [email protected]
> Date: Sat, 17 Sep 2011 07:29:07 
> To: rantaunet<[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: [R@ntau-Net] Makan dulu, bayar belakangan.
> 
> Ass.ww. 
> Bapak2, ibu2 Dan Dunsanak di Palanta nan Ambo hormati.
> 
> Sering kit a baca di Palanta ini tentang kekecewaan yang dialami menyangkut 
> harga yang nggak wajar setelah makan di Rumah Makan. Apa Boleh buat, terpaksa 
> dibayar berapapun harganya karena makanan SUDAH masuk dal am perut.
> Kira-kira, makanan yang dibayar dengan rasa terpaksa itu, jadi DARAH daging 
> nggak ya ?. Apakah makanan yang belum dibayar (belum menjadi Hak) Boleh 
> dimakan ?. Begitu juga dengan makanan yang dibayar dengan Kartu KREDIT. 
> Sebelum tagihan Kartu KREDIT dibayar, apakah makanan yang SUDAH dal am perut 
> itu jadi DARAH daging ?. Pelunasan tagihan Kartu KREDIT dengan Saat dimakan 
> bisa mencapai 40 Hari. Bagaimana status makanan dal am perut selama 40 Hari 
> itu ?. Walaupun    akhirnya Kartu KREDIT dibayar.
> 
> Sangat Berbeda dengan membeli barang diluar makanan, dimana barang diambil 
> setelah dibayar sehingga terdapat KESEPAKATAN ANTARA pembeli Dan penjual ( 
> suka sama suka).
> 
> Kalau makan  di Restourant orang Bule seperti Mc Donald atau KFC, makanan 
> dibayar dulu, baru dimakan sehingga makanan tersebut SUDAH menjadi hak 
> pembeli. Jual Beli dilakukan suka sama suka. Apakah sistem pembayaran di Mc 
> Donald/KFC itu menganut falsafah Jual Beli suka sama suka,  sisi praktis atau 
> takut pembeli pergi nggak bayar setelah makan ?. Entahlah....
> 
> Suatu ketika, Ambo pernah makan di Rumah Makan Padang di suatu Hotel di 
> Singapore.
> Cara penyajiannya sama persis dengan makan di Rumah Makan Padang pad a 
> umumnya (makanan dihidangkan), namun makanan yang dihidangkan SUDAH dibayar 
> terlebih dahulu.
> 
> Dal am rangka menggalakan Pariwisata di Ranah Minang, agar Wisatawan tidak 
> kecewa membayar makanan yang SUDAH dimakan, mungkinkah di Rumah Makan 
> diterapkan sistem bayar dulu baru dimakan seperti yang diterapkan di 
> Singapore itu ?
> 
> Ambo Sangat berharap Bapak2, Ibu2 Dan Dunsanak DAPAT memberikan masukan atas 
> pertanyaan Ambo di atas, terus terang Ambo khawatir makanan yang dimakan 
> sebelum di bayar tidak menjadi DARAH daging.
> 
> Sebelumnya, Ambo ucapkan banyak terima kasih.
> 
> Wassalam
> Reflus/L 53 tahun.
> 
> 
> 
> 
> -- 
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>  1. E-mail besar dari 200KB;
>  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
>  3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
> http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
> subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> 
> -- 
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>  1. E-mail besar dari 200KB;
>  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
>  3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
> http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
> subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
> http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke