Pak MN  menulis ;

Migrasi baru dikatakan merantau kalau dia pergi dengan kemauan sendiri dan 
terkait dengan dan adalah bahagian dari sistem sosialnya, baik dalam waktu yang 
lama ataupun singkat, dan tidak pernah dengan tujuan untuk berpindah habis 
membuang diri, seperti "rantau Cino" itu

----------------------------

Maaf ambo bukan ahli Sosiologi, sahinggo indak bisa mambuek definisi atau 
kajian ilmiah soal Merantau iko

Cuma...
Walau Rang Cino,  dek awak lah sempat disabuik sebagai : Merantau Cino

Tapi dalam kenyataannya Cina Perantauan seluruh Dunia, punya Paguyuban yang 
sangat berperan untuk mengumpulkan kontribusi dari semua perantau untuk Negeri 
Leluhurnya

Orang Sulawesi Selatan, walau mereka orang Bugis, Mandar dll tetap bersatu  
melalui IKSS yang merupakan satu2nya organisasi mereka diluar Sulsel.  Berbeda 
dengan dengan orang Minang yang punya berbagai Organissi Kedaerahan ditiap 
Propinsi di Indonesia. Kecuali PKDP atau SAS mungkin yg cukup solid secara 
Nasional

Di Indragiri Hilir, orang Sulsel cukup berperan, mereka telah beberapa generasi 
menetap disitu, sehingga bahasa mereka bisa jadi salah satu bahasa pengantar 
disana. 

Begitu juga di Kalimantan
Bahkan mereka sempat membuat organisasi yang memperlihatkan egonya, akibatnya 
menyinggung warga lokal. 
Sehingga hampir terjadi seperti  peristiwa Madura-Dayak dulu

Pengaruh mereka sampai ke Malaysia Timur/ Sabah-Serawak.
 Disana pendatang berbahasa Bugis tidak akan dipersulit seperti yang diterima 
oleh mereka yang berbahasa Jawa. 

Karena cikal bakal daerah tersebut dikembangkan oleh warga Sulsel tsb

Konon kabarnya mereka dulu terpaksa merantau akibat perjanjian Bongaya, 
sehingga harus meninggalkan kampung. Disamping diminta Rajanya, untuk 
menyelamatkan armada kapalnya, karena mereka sudah dikalahkan Belanda

Apakah mereka mirip dengan Jawa Deli/ Suriname yang dikontrak , orang Buangan 
atau Para Transmigran  ?

Bagaimana pula dengan pola merantau orang Batak dan Madura ?

Walau secara resmi tidak ada koloni mereka....
Terlepas dari perilaku positif maupun negatif, tapi kenyataannya kebersamaan 
mereka diperantauan mungkin lebih bagus dari pada orang Minang. 

---TR
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke