Mak .Darwin Bahar Dan Dunsanak Palanta nan Ambo hormati.
Izinkan Ambo sago saketetk.

Pasar Tradisional : Aplikasi pemikiran Adam Smith "Bapak Ekonomi"

Adam Smith pada tahun 1776 terkenal dengan Teorinya Invisible Hands yang 
mengatakan bahwa Harga Akan tercipta dengan sendirinya dari Tarik menarik 
ANTARA Permintaan Dan Penawaran. 

Apabila pada suatu usaha terdapat keuntungan, semua orang Akan berusaha UNTUK 
ikut dal am usaha itu. Karena adanya Tambahan penawaran dengan asumsi 
permintaan tetap, maka dengan sendirinya harga Akan Turun. Mekanisme ini Akan 
membuat harga terus Turun sampai pada titik keuntungan yang minimum. UNTUK 
memaksimalkan keuntungan pada titik harga tertentu, tiad a lain yang harus 
dilakukan adalah efficiency PRODUKSI atau menekan Harga Pokoknya. 

Persyaratan yang harus dipenuhi UNTUK terciptanya mekanisme ini adalah 
PERSAINGAN SEMPURNA. PERSAINGAN SEMPURNA tercipta sepanjang semua pelaku 
economy mempunyai kekuatan yang sama. Tidak Ada satu pihak yang bisa 
mempengaruhi Permintaan Dan Penawaran ini.

Pasar PERSAINGAN SEMPURNA Akan membuat masyarakat menjadi MAKMUR karena harga 
ditekan sedimikian rupah (murah).

Melihat praktek yang terjadi Saat ini, kekuatan pelaku economy ANTARA Hyper 
Market dengan pedagang Tradisonal begitu jauh ketimpangannya sehingga 
PERSAINGAN SEMPURNA tidak tercipta.

UNTUK membuat terciptanya PERSAINGAN SEMPURNA, disinilah peran Pemerintah. 

Pasar Tradisional menurut pendapat kami adalah suatu car a UNTUK menciptakan 
PERSAINGAN SEMPURNA karena kekuatan pelaku economynya relatip sama.

Pendapat saya jauh dari SEMPURNA
Mohon koreksinya.

Wassalam

Reflus/Lk. 53 tahun.

On Sep 30, 2011, at 2:11 AM, "Darwin Bahar" <[email protected]> wrote:

> Yen Pasar Kembang ilang kumandhange,
> ngendi-ngendi paran dadi lokalisasi, 
> uwong-uwong ilang isine, 
> wuda mblejet nglakoni korupsi.
> (Jika Pasar Kembang kehilangan kumandangnya, 
> di mana-mana tempat jadi lokalisasi, 
> orang-orang hilang rasa malunya, 
> telanjang bulat menjalankan korupsi.)
> Itulah sebait syair yang terucap di Pasar Yakopan, Bentara Budaya Yogyakarta, 
> akhir September ini.
> (Dikutip dari Sindhunata, "Yen Pasar Ilang Kumandhange" Kompas, Selasa, 27 
> September 2011,  
> http://cetak.kompas.com/read/2011/09/27/02241989/yen.pasar.ilang.kumandhange)
> Ini cerita dari Yogyakarta memang, tapi tampaknya yang terjadi pada 
> pasar-pasar tradisional di Ranah boleh jadi tidak banyak berbeda dengan yang 
> terjadi di Yogya sana
> Wallahualam bissawab
> 
> Wassalam, HDB St Bandaro Kayo (L, 68), asal Padangpanjang, tinggal di Depok
>  
> 
> -- 
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. E-mail besar dari 200KB;
> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
> http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
> subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
> http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke