Salam, Sejak masa mahasiswa ( tahun 1986) alahamdulillah saya sudah mengikuti pemikiran Pak Mochtar Naim, dan akhir-akhir ini beliau masih produktif (walaupun sempat terhenti ketika mejadi anggota legislatf). Semangat beliau masih seperti dulu. Makalah ini masih tajam. Cuma saya lihat belum ada solusi ril dari Pak Mochtar Naim terhadap Sumatera Barat. Apakah mungkin kita meghindar dari dunia kapitalistik, dimana Indonesia bangn dari sistem kapitalis ini? Lagi pula tidak ada kapitalisme murni yang dilaksanakan saat ini? masalah kapitalistik dan sosialistik mungkin tidak masalah tetapi bukankah kembali ke manusianya? Negara yang menganut kerajaan yang juga berbau feodalistik seperti Inggris dan Malaysia, ternyata lebih sjehatera dibandingkan Indonesia. Apakah sikap egaliter yang dianut di Minangkabau juga diartikan salah dan bumerang bagi pembangunan kita.? Orang semua merasa sama besar, sama berhak, sama menjadi boss dan sbb. Akhirnya banyak orang juga tak tahu aturan (untuk mengatakan kurang etka dan kurang ajar). Lihat di mana-mana orang bebas bicara, bebas berbuat yang di luar tataran adat dan agama yang indah itu.Perhatikanlah jaan raya di Padang, ituah gambaran kekacauan dan wajah masyarakat kita. memang tidak mengenakkan.
Ini hanya sebagai bahan perimbangan dan bahan pemikiran. Terima kasih atas berbaginya. WNS ________________________________ From: Mochtar Naim <[email protected]> To: "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; Taufiq Ismail <[email protected]> Cc: MOCHTAR NAIM <[email protected]> Sent: Saturday, October 15, 2011 8:23 AM Subject: [R@ntau-Net] PERSPEKTIF INDONESIA KE MASA DEPAN Kawan2 di dunia maya, Dalam rangka berbagi pikiran dan pendapat, di Attachment saya lampirkan teks ceramah saya: "Perspektif Indonesia ke Masa Depan," di hadapan mahasiswa Indonesia di Univ of Queensland, Brisbane, Australia, ketika kunjungan saya ke Brisbane, tgl 15 April th 2010 yl. Bagi yang berminat silahkan baca dan komentari. Disertai salam, MN -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
