Mudah-mudahan apa yang dikemukakan Pak Fasli Djalal dalam berita di bawah ini, bahwa keberhasilan China dalam dunia pendidikan karena negara itu mengembangkan pendidikan berbasis kebudayaan dan bahwa sejak dini siswa sudah ditanamkan nilai-nilai tradisi, dapat menjadi perhatian Pemprov Sumatra Barat Apalagi UU mengenai otonomi daerah memungkin penyerapan nilai-nilai khusus suatu daerah dalam bidang pendidikan.
IMHO, pelestarian dan penguatan ABS-SBK sebagai sistem nilai masyarakat Minang hanya akan berhasil jika pemahaman masyarakat terhadap syariat Islam sama baiknya dengan pemahaman terhadap akar-akar budaya Minangkabau. Wallahualam bissawab Wassalam, HDB-SBK ================== BUDAYA, Kemajuan China Berkat Reformasi Pendidikan Rabu, 19 Oktober 2011 Jakarta, Kompas - Kemajuan ekonomi China yang berpenduduk 1,3 miliar jiwa bisa dicapai setelah China melakukan reformasi pendidikan sejak 18 tahun lalu. Keberhasilan China melakukan reformasi pendidikan ini menjadi pokok pembahasan yang mengemuka dalam "Seminar Pendidikan untuk Peningkatan Mutu Rakyat" di Museum Nasional, Jakarta, Selasa (18/10). Seminar diadakan dalam rangkaian pameran Seni Ukur Stempel dan Kaligrafi Tiongkok karya Li Lanqing, bekerja sama dengan Kedutaan Besar China dan Museum Nasional. Lanqing adalah Bapak Reformasi Pendidikan China yang berhasil merombak sistem pendidikan negara itu menjadi pendidikan berbasis budaya. Ia mereformasi pendidikan ketika menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri China, 1993-2003. Li Yansong, Direktur University of Peking, mengatakan, Lanqing melihat ada tiga permasalahan utama yang menghambat dunia pendidikan, yaitu gaji guru yang rendah, perumahan guru yang tidak layak, dan dana pendidikan yang tidak memadai. Lanqing lalu berjuang meningkatkan dana pendidikan China hingga mencapai 20 persen dari produk domestik bruto (PDB) negara tersebut. Setelah berhasil mereformasi pendidikan tingkat dasar, Lanqing kemudian mereformasi pendidikan tinggi. Melalui reformasi pendidikan, Pemerintah China membuka lebar-lebar pintu belajar hingga ke perguruan tinggi (PT), dan sejak 1999 pemerintah memberikan banyak subsidi untuk PT. Sejak kebijakan itu digulirkan, kini 30 juta orang menjadi mahasiswa di berbagai PT di China. Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Djalal mengatakan, keberhasilan China dalam dunia pendidikan karena negara itu mengembangkan pendidikan berbasis kebudayaan. Sejak dini siswa sudah ditanamkan nilai-nilai tradisi. (IND) http://cetak.kompas.com/read/2011/10/19/03285973/.kemajuan.china.berkat.refo rmasi.pendidikan -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
