Aww. Ddn DB, sidang Palanta nan berbahagia. aaa) Sangat menaik dan tertarik berita masalah U (Mikro) MKM dan sepanjang pengetahuan dan pengalaman kami tentang SME's di USA dan Japan, Eropa sekalipun nampak jelas bahwa pokok masalah bagi UMKM termasuk Koperasi di Indonesia adolah ketidak konsisten dan ketidak konsekuennya berbagai kebijakan Pemerintah termasuk para legislator yang sama sekali tidak atau belum menghayati Pasal 33 UUD RI 1945 yang notabene adalah hasil karya besar Bapak Koperasi Indonesia Bung Hatta ;
bbb) Puluhan tahun dan sampai saat ini setiap pergantian Pemerintahan, pergantian Menteri, pergantian kementrian dst. yang kami rasakan dan kami alami adolah ketidak adilan dalam keberpihakan tersebut. Jadi manakala ada organisai besar seperti Dunsanak ambo Ketua Umum DPP Kerukunan Usaha Kecil dan Menengah Indonesia (KUKMI), HM Azwir Dainy Tara belum atau tidak mampu memperjuangkan "keadilan" bagi UMKM Indonesia (umumnya Pribumi) dan bukanlah untuk mempertentangkan dengan Non Pri yang umumnya telah besar menjadi Konglomerat bahkan telah mendunia, artinya bagi rahayat Indonesia yang telah mencapai 240juta oran, belum lagi data statistik menunjukkan jumlah fantasis DGK/penggangguran, dst.nya ccc) Maka hukum Dialektika telah berlaku dimana Semakin kuatnya posisi tawar Conglomerates semakin hancur luluh UMKM INdonesia. Contoh mudah dikawasan Pasar Tanah Abang Jakarta, bagaimana PKL, UMKM dll. sebahagian adolah juo urang awak mendapat kesulitan tidak saja mendapatkan kios yang sudah berharga ratusan juta, apalagi akses perbankan untuk modal usaha mereka. ccc) Berbicara U (M) KM Provinsi SUmatera Barat adalah hal yang musjkil pabila para Legislator, Eksekutive, Judikatif dan para pejabat pemerintahan tidak pernah dan tidak mau melakukan langkah2 "spektakuler" atau dengan suatu "kecerdasan" tertentu untuk berpihak kepada U (M) KM yang ada di Provinsi SUmatera Barat. Umumnya yang kami perhatikan dan kami rasakan serta kami ketahui bahwa umumnya Panas matahari hanya sebatas kepentingan beliau2 dan dimana perlu banyak proyek2 pemerintah disulap sedemikian rupa tanpa diketahui bahwa hal yang mereka lakukan adalah bukan hak ybs. ddd) Saran dan pendapat kami, kiranya para Stake holder atau pemangku kepentingan termasuk Tungku Tigo Sajarangan seyogyanya mulai memikirkan suatu konsep pembangunan regional SUmatera Barat yang berpihak kepada U (M) KM baik di Ranah maupun di Rantau. Demikian sekedar menggugah hati kito nan alah mandapekkan atau balabieh dalam maambiek porsi kue pembangunan Sumatera Barat salamo iko. Bring back my hat to me!to Nagari of course! Baa tu Pak Guru MN nan alah pernah mancubo Senayan. Yuk kito bangun baliek Nagari dengan karajonyato, karajokareih, karajocerdas dengan tetap berpegang pada IMTAQ. Amin. H.Asmun PMP, MA ________________________________ Dari: Darwin Bahar <[email protected]> Kepada: Palanta Rantaunet <[email protected]>; [email protected]; [email protected] Dikirim: Selasa, 20 Desember 2011 9:47 Judul: [R@ntau-Net] UKM Kunci Perekonomian Sumbar Singgalang, Tanggal 19 December 2011 PADANG – Perekonomian Sumbar akan terus berkembang jika sektor usaha kecil dan menengah (UKM) juga terus tumbuh. Sebab, hampir 99 persen dunia usaha dikuasai sektor tersebut. Saat ini setidaknya tercatat ratusan ribu pengusaha kecil dan menengah, berbanding terbalik dengan pengusaha kelas kakap yang hanya satu persen saja. Dengan potensi besar tersebut, usaha kecil dan menengah harus mendapat perhatian yang lebih, baik dari segi permodalan ataupun perizinan dari pemerintah dan perbankan. Ketua Umum DPP Kerukunan Usaha Kecil dan Menengah Indonesia (KUKMI), HM Azwir Dainy Tara mengatakan, salah satu kekuatan perekonomian Indonesia termasuk Sumbar adalah usaha kecil dan menengahnya. “Di Indonesia, persentase sektor usaha kecil menengah mencapai 90 persen. Ini menjadi bukti betapa besarnya pengaruh usaha kecil dan menengah terhadap perekonomian Indonesia,” ujar Azwir saat pelantikan dan pengukuhan pengurus DPD KUKMI Sumbar periode 2011-2016, Jumat (16/12) malam, di Pangeran Beach Hotel, Padang. Untuk itu, lanjut Azwir, dunia perbankan harus mempermudah bantuan permodalan terhadap pengusaha kecil dan menengah. Dengan terus tumbuhnya sektor usaha kecil dan menengah, maka dunia perbankan juga terus tumbuh. (lengkapnya di: http://hariansinggalang.co.id/ukm-kunci-perekonomian-sumbar/) Wassalam, HDB-SBK -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
