Aww Kkd. AA di Tangsel dan sidang Palanta nan kami hormati,
aaa) Alhamdulillah wa syukurillah bahwa menarik pandapeik Kkd tsb. dan memang 
kalau dibawo kajurusan ugamo mungkin kito iko juo alah samo sajo jadinyo. Namun 
demikian, pabilo kito kaji agak labieh mandalam pokok masalah diateih yaitu 
penempatan Usao Mikro Kecil dan Menengah sebagai salah satu kunci pembangunan 
perekonomian (Rakyat) tarutamo di Nagari di Provinsi Sumatera Barat, maka 
nampak jaleih antaro kebijakan2 Pemda (Prov./Kab./kOta) dengan apo nan 
diarokkan dek pengusaha UMKM tersebut apolaie bagi masyarakat Nagari memang 
jauh panggang dari api rasonyo.
bbb) Sepanjang pengalaman dan pengetahuan kami disektor UMKM misalnya apo nan 
alah dikarajokan dek Pem USA kepada US SBA, Canada dengan SBM, dan Jepang 
melalui SOgo Sosha ataupun ditampeik-tampeik lain dibelahan Eropah Barat/Timur 
bahwasanyo kebijakan2 Pemerintah Federal, Pemerintah Pusat Tokyo dengan 
Pemerintahan Prefecture, dan ataupun Pemerintahan Canada jaleih-jaleih memihak 
kepada kepentingan usao UMKM setempat. Hal iko kami kamukokan dek laie pulo 
awak langsung melihat, mendalami dan bahkan berkecimpung dengan mereka. 
Pinjamann kredit usao produksi, transportasi, guarantee, dlsbnya.
ccc) Baliek ka pokok masalah kito di Provinsi Sumatera BArat, barngkali indak 
bakalabihan bahwa "will" dan "Peduli" para pejbat terkait nan mungkin alun 
nampak bana dan tidak banyak terekspos oleh media massa. Bagaimana ribuan 
UKMK/PKL diwilayah takanai gampo misalnya, apokah mereka alah mandapekkan 
baliek modal usao nan alah hancur berantakan? Apolaie nan takaiek jo "export" 
nan memang membuthkan sangeik bantuan permodalan, pemasaran, kemudahan pajak, 
dlsbnya.
ddd) Solusi nan dapeik kami tawarkan adolah melalui suatu penerapan Strategi 
pembangunan UMKM Provinsi SUmetra Barat baik yang terkait dengan sektor 
produksinya, pemasaran dan kapasitas kemampuan O dan M UMKM itu sendiri. 
Bagaimana mungkin suatu usao kecil mikro/memengah akan dapeik bersaing dengan 
usao impor eks Cino dan notabene alah masuk dalam ke kehidupan rahayat kito, 
bagaimana kebijakan2 Pempus (Kemperdag dan Kemperind) yang telah memberikan 
kesempatan sangat luas bagi masuknya barang2 impor tanpa memperhatikan kehdupan 
UMKM lokal di Sumatera Barat. JaNGAN pulo awak lupo sampai sabarapo jauh 
kemampuan UMKM lokal untuk menghadapi pesaing2 luar tersebut? Nach, sekedar 
pelecut bagi para pemerhati UMKM Provinsi Sumatera BArat sarato para "ponggawa" 
sektor takaiek (Kemperdag/Kemperind/Perbankan/Pajak dan Bea cukai, dll.) 
"aware" terhadap kepentingan tersebut. Boro-boro mereka atau beliau dapeik 
memikirkan hal dimaksud, sementaro "paruik" anak isteri
 dan kerabat nan harus pulo diselamatkan, bukan?
Salam hormat dan maaf kami pabilo pemikiran2 bodoh diateih dapaeik dicernakan. 
Amin.
Wass.,
HAsmun PMP, MA.
Catatan : terlampir pointers Angku Guru MCB tentang ekonomi rakyat, mudah2 
baguno untuk dicermati.

  



________________________________
 Dari: Asmardi Arbi <[email protected]>
Kepada: [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; mochtar naim <[email protected]> 
Cc: [email protected]; M.C. Baridjambek <[email protected]>; zulhasril nasir 
<[email protected]>; [email protected]; [email protected] 
Dikirim: Selasa, 20 Desember 2011 22:49
Judul: Re: Bls: [R@ntau-Net] UKM Kunci Perekonomian Sumatera Barat
 

Sidang palanta nan berbahagia,
 
Panyakik sabagian besar Pamimpin bangsa Indonesia ko 
iyolah ke tidak Konsisten-an jo ke tidak Konsekwen-an atau tidak satunyo Kato 
jo 
Perbuatan alias Munafik. Mochtar Lubis alah mangamukokan panyakik Munafik ko 
sebagai panyakik  nomor satu dari tujuah macam panyakik para Pemimpin 
Indonesia ( alah pernah disampaikan dulu dipalantako).. 
a. Para Pejabat Negara banyak melanggar sumpah 
setia pada PS dan UUD45.
b. Pejabat TNI 
banyak yang melanggar Sumpah Prajurit dan Sapta Marga.
c. Para Pejabat Polri banyak yang melanggar TRIBRATA.
d. Para PNS banyak yang melanggar sumpah janji KORPRI.
e. dst
 
Panyakik Munafik alah manjala sampai katingkek paliang bawah. 
Mungkin awak sendiri pernah ikuik sato walau saketek kadarnyo. Baa kalau 
panyakik Munafik ko alah masuak pulo ka stake holders jo Tigo Tungku 
Sajarangan tu. Setan Kepentingan alah acok kito danga dari urang awak, "apo 
untuangnyo" di den atau Untuk Saya Apa? Memang indak banyak lai urang nan 
tulus dan ikhlas. Konsep alah sambuah nan rancak2 dan hebat, tapi tibo 
dipelaksanaan indak jalan atau manyimpang. Baa mangatasiko?
 
Wassalam,
Asmardi Arbi. 70, Tangsel. 
 
 
 
 
From: asmun sjueib 
Sent: Tuesday, December 20, 2011 7:16 PM
To: [email protected] ; [email protected] ; 
[email protected] ; mochtar naim 
Cc: [email protected] ; M.C. Baridjambek ; zulhasril nasir ; 
[email protected] ; [email protected] 
Subject: Bls: [R@ntau-Net] UKM Kunci Perekonomian Sumatera 
Barat

Aww. Ddn DB, sidang Palanta nan berbahagia.
aaa) Sangat menaik dan tertarik berita masalah U (Mikro) MKM dan 
sepanjang pengetahuan dan pengalaman kami tentang SME's di USA dan Japan, Eropa 
sekalipun nampak jelas bahwa pokok masalah bagi UMKM termasuk Koperasi di 
Indonesia adolah ketidak konsisten dan ketidak konsekuennya berbagai kebijakan 
Pemerintah termasuk para legislator yang sama sekali tidak atau belum 
menghayati 
Pasal 33 UUD RI 1945 yang notabene adalah hasil karya besar Bapak Koperasi 
Indonesia Bung Hatta ; 

bbb) Puluhan tahun dan sampai saat ini setiap pergantian 
Pemerintahan, pergantian Menteri, pergantian kementrian dst. yang kami rasakan 
dan kami alami adolah ketidak adilan dalam keberpihakan tersebut. Jadi manakala 
ada organisai besar seperti Dunsanak ambo Ketua Umum DPP Kerukunan Usaha 
Kecil dan Menengah Indonesia (KUKMI), HM Azwir Dainy Tara belum atau tidak 
mampu 
memperjuangkan "keadilan" bagi UMKM Indonesia (umumnya Pribumi) dan bukanlah 
untuk mempertentangkan dengan Non Pri yang umumnya telah besar menjadi 
Konglomerat bahkan telah mendunia, artinya bagi rahayat Indonesia yang telah 
mencapai 240juta oran, belum lagi data statistik menunjukkan jumlah fantasis 
DGK/penggangguran, dst.nya 

ccc) Maka hukum Dialektika telah berlaku 
dimana Semakin kuatnya posisi tawar Conglomerates semakin hancur luluh UMKM 
INdonesia. Contoh mudah dikawasan Pasar Tanah Abang Jakarta, bagaimana PKL, 
UMKM 
dll. sebahagian adolah juo urang awak mendapat kesulitan tidak saja mendapatkan 
kios yang sudah berharga ratusan juta, apalagi akses perbankan untuk modal 
usaha 
mereka.
ccc) Berbicara U (M) KM Provinsi SUmatera 
Barat adalah hal yang musjkil pabila para Legislator, Eksekutive, Judikatif dan 
para pejabat pemerintahan tidak pernah dan tidak mau melakukan langkah2 
"spektakuler" atau dengan suatu "kecerdasan" tertentu untuk berpihak kepada U 
(M) KM yang ada di Provinsi SUmatera Barat. Umumnya yang kami perhatikan dan 
kami rasakan serta kami ketahui bahwa umumnya Panas matahari hanya sebatas 
kepentingan beliau2 dan dimana perlu banyak proyek2 pemerintah disulap 
sedemikian rupa tanpa diketahui bahwa hal yang mereka lakukan adalah bukan hak 
ybs. 

ddd) Saran dan pendapat kami, kiranya para 
Stake holder atau pemangku kepentingan termasuk Tungku Tigo Sajarangan 
seyogyanya mulai memikirkan suatu konsep pembangunan regional SUmatera Barat 
yang berpihak kepada U (M) KM baik di Ranah maupun di Rantau. 

Demikian sekedar menggugah hati kito nan alah 
mandapekkan atau balabieh dalam maambiek porsi kue pembangunan Sumatera Barat 
salamo iko. Bring back my hat to me!to Nagari of course! Baa tu Pak Guru MN nan 
alah pernah mancubo Senayan. Yuk kito bangun baliek Nagari dengan karajonyato, 
karajokareih, karajocerdas dengan tetap berpegang pada IMTAQ. Amin.
H.Asmun PMP, MA




________________________________
 Dari: Darwin Bahar 
<[email protected]>
Kepada: Palanta Rantaunet 
<[email protected]>; [email protected]; 
[email protected] 
Dikirim: Selasa, 20 Desember 2011 
9:47
Judul: [R@ntau-Net] UKM 
Kunci Perekonomian Sumbar


 
Singgalang, Tanggal 19 December 
2011
PADANG – Perekonomian Sumbar akan 
terus berkembang jika sektor usaha kecil dan menengah (UKM) juga terus tumbuh. 
Sebab, hampir 99 persen dunia usaha dikuasai sektor tersebut. Saat ini 
setidaknya tercatat ratusan ribu pengusaha kecil dan menengah, berbanding 
terbalik dengan pengusaha kelas kakap yang hanya satu persen saja.
Dengan potensi besar tersebut, 
usaha kecil dan menengah harus mendapat perhatian yang lebih, baik dari segi 
permodalan ataupun perizinan dari pemerintah dan perbankan.
Ketua Umum DPP Kerukunan Usaha 
Kecil dan Menengah Indonesia (KUKMI), HM Azwir Dainy Tara mengatakan, salah 
satu 
kekuatan perekonomian Indonesia termasuk Sumbar adalah usaha kecil dan 
menengahnya. “Di Indonesia, persentase sektor usaha kecil menengah mencapai 90 
persen. Ini menjadi bukti betapa besarnya pengaruh usaha kecil dan menengah 
terhadap perekonomian Indonesia,” ujar Azwir saat pelantikan dan pengukuhan 
pengurus DPD KUKMI Sumbar periode 2011-2016, Jumat (16/12) malam, di Pangeran 
Beach Hotel, Padang.
Untuk itu, lanjut Azwir, dunia 
perbankan harus mempermudah bantuan permodalan terhadap pengusaha kecil dan 
menengah. Dengan terus tumbuhnya sektor usaha kecil dan menengah, maka dunia 
perbankan juga terus tumbuh.
(lengkapnya di: 
http://hariansinggalang.co.id/ukm-kunci-perekonomian-sumbar/)
Wassalam, HDB-SBK-- 
.
* Posting 
yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib 
mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, 
menjadi tanggung jawab pengirim 
email.
===========================================================
UNTUK 
DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 
200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur 
pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim 
biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis 
Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian 
tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk 
mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, 
bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan 
di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* 
Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim 
email.
===========================================================
UNTUK 
DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 
200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur 
pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim 
biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- 
Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh 
bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email 
baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, 
bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke