assalamualaikum, batanyo ciek dunsanak sadonyo... apo beda Indomaret/Alfamart/Carefour jo Ramayana/Matahari?
wassalam Yansen >________________________________ > Dari: "[email protected]" <[email protected]> >Kepada: rantau net <[email protected]> >Dikirim: Jumat, 30 Desember 2011 20:52 >Judul: Re: [R@ntau-Net] Sumatera Barat: Tanpa Alfamart dan Indomart > > >Assalamualaikum uda dodi jo bapak ibu di palanta sadonyo, > >Memang batua tu da. Mini market tetap adoh di sumbar walau dak banyak. >Pemiliknya warga biasa bukan prusahaan besar. Jadi dak monopoli sa sumbar doh. >Soal iko juga pernah ditanyoan dek kawan awak yang kebetulan pemilik saham 2 >indomart di bali. Kawan ko mengeluhkan sikap warga sumbar yang susah jual >tanah tuk mambangun gerai minimarket, supermarket dan sejenisnya. Menurut dia >ini akan menghambat ekonomi sumbar. Tapi menurut awak iko melindungi pedagang >kecil. Lagian kalo dimonopoli raksasa minimarket ko dan sejenisnya uang labo >usaha tu cuma untuk sekelompok urang sajo yang bamodal kuek dinegara ko dan >dibawo ka jakarta uang tu. Sedang kalo pemiliknyo warga biasa dan banyak urang >awak kan lai pitihnyo tingga didaerah. > >Untuk diketahui pemilik saham hipermart, minimarket ko iyo kalangan >terbatasnyo. Karano modalnyo gadang. Untuk 1 gerai minimarket bisa dimiliki >sahamnya oleh sampai sepuluh urang. Nan masing2nyo mangaluaan modal seratusan >juta. Dak indak sembarang urang nan bisa mambali saham tu doh. Harus nan punyo >link pulo. Kebetulan apak kawan awak ko jenderal dan pejabat tinggi pulo >makonyo inyo bisa dapek link. Info Iko dapek dari kawan itu. Carefour dan >sejenisnya juga dak adoh dipadang doh. > >Awak baharok sumbar tetap konsisten jo sikapnyo melindungi usaha kecil dan >pemodal ketek di sumatra barat ko. Bia urang awak jadi tuan rumah diranah >minang. Dan kalo dapek gubenur jo walikota bukik mahiduikan lagi pasa grosir >aua kuning handaknyo. Karano tampaknyo bagi urang lua trutama dari malaysia >pasa ko masih punyo namo dan jadi salah satu tujuan wisata belanja mereka kalo >ka indonesia. > >Sekian dulu dari awak > >Wassalam >Trisna/29 thn/padang/jkt. > > >Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung >Teruuusss...! >________________________________ > >From: Dody Osmon <[email protected]> >Sender: [email protected] >Date: Fri, 30 Dec 2011 14:20:10 +0700 >To: Rantaunet<[email protected]> >ReplyTo: [email protected] >Subject: [R@ntau-Net] Sumatera Barat: Tanpa Alfamart dan Indomart > > >mohon infonya, benar ga sih berita ini. kalau benar sungguh mengagumkan blom >terjajah ekonomi. > > > >Sumatera Barat: Tanpa Alfamart dan Indomart >OPINI | 27 December 2011 | 17:56 >82 10 1 dari 1 Kompasianer menilai aktual > > >Saya berkesempatan menikmati perjalanan ke Sumatra Barat pada 16 – 25 November >2011. Ini adalah kali pertama saya mengunjungi kota Padang dan sekitarnya, >dalam rangka menggawangi sebuah event test-drive salah satu produk mobil >terkenal di Indonesia. Sampai di Bandara Internasional Minangkabau kira-kira >jam 09.00 wib. Saya dan tim langsung menuju Pangeran Beach hotel. Lalu siang >harinya kami berkeliling Sumatra Barat dengan rute Padang – Minangkabau – >Lembah Harau. Menakjubkan! Itu adalah komentar saya tentang keindahan dan >sejuknya pegunungan Sumatra Barat. Betapa tidak, air terjun setinggi ±100 >meter mengalir deras di samping jalan. Itu saya saksikan d Lembah Harau. Di >Lembah Anai juga tak kalah menarik. > >Tapi, yang saya tak kalah takjub, ketika malam hari saya menginap di Hotel, >saya ingin membeli sandal jepit. Saya cari-cari Indomart atau alfamart di >sekitar situ, ternyata tidak ada. Lalu saya tanya ke beberapa orang asli >Padang, ternyata jawabannya sungguhlah menarik. Di Kota Padang tidak satu pun >berdiri Alfamart ataupun Indomart. Wow.! > >Lalu pagi hari kami meluncur ke Bukittinggi, saya sangat penasaran. Sepanjang >perjalanan menuju Bukittinggi, melalui Padang Panjang, saya melihat ke kanan >kiri, sampai di tujuan, RM. Family, tak satupun saya temukan logo Indomart >atau Alfamart. Wow.! > >Kemudian, kami menuju Lembah Harau, perjalanan ±1,5 jam. Lagi-lagi tak satupun >saya temui Indomart atau Alfamart. Wow.! > >Saya bukan sedang mengejek kota Padang atau Sumatera Barat yang tak ada 2 toko >retail itu, tapi justru sebaliknya. Betapa provinsi ini bisa memproteksi 2 >raksasa pusat belanja masuk dalam wilayahnya. Wilayah ini sepertinya ingin >melindungi warganya, terutama pegadang kecil asongan, untuk tetap bisa >berusaha menjajakan dagangannya tanpa harus khawatir terhadap investor luar. >Coba bayangkan, kalau setiap pertigaan atau perempatan ada salah satu dari dua >toko besar itu, mungkin pedagang-pedagang kecil disana sudah gulung tikar atau >setidaknya merugi kehilangan pelanggan. Wilayah ini juga melindungi warganya >dari bahaya konsumerisme. Setidaknya, tidak terlalu banyak tempat orang buang >duit untuk hal-hal yang kurang diperlukan. > >Saya sangat tertarik untuk memperdalam mengetahui tentang ini, mungkin dari >rekan-rekan kompasioner bisa memberi penjelasan lebih lanjut. Tetapi, jika ini >bisa dipraktekkan di Jakarta, mungkin kita akan melihat banyak pasar >tradisional, warung-warung kecil yang dikelola warga setempat masih berkibar >di seantero Jakarta. > >Saya sendiri orang Jawa, yang lama tinggal di Jakarta, jadi melongo disana, >dan ingat kembali waktu dulu di desa, hanya ada pasar dan warung-warung kecil. >Hmmm.. > >Kebijakan pemerintah jika bisa dimaksimalkan untuk lebih memihak pada rakyat >kecil atau warga lokal (local oriented) tentu akan sangat baik dan didukung >rakyat banyak. > > >Waah.! Betapa populisnya..! > > > >sumber : >http://sosbud.kompasiana.com/2011/12/27/sumatera-barat-tanpa-alfamart-dan-indomart/ > > >Salam, >Dody > > -- >. >* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain >wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet >http://groups.google.com/group/RantauNet/~ >* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >=========================================================== >UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: >- DILARANG: >1. E-mail besar dari 200KB; >2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; >3. One Liner. >- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: >http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 >- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti >subjeknya. >=========================================================== >Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >http://groups.google.com/group/RantauNet/ > -- >. >* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain >wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet >http://groups.google.com/group/RantauNet/~ >* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >=========================================================== >UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: >- DILARANG: >1. E-mail besar dari 200KB; >2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; >3. One Liner. >- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: >http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 >- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti >subjeknya. >=========================================================== >Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >http://groups.google.com/group/RantauNet/ > > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
