Ya, buku Jeff Hadler: "Sengketa Tiada Putus" yang judul Bahasa Inggrisnya "Muslims and Matriarchs" sama sekali tidak bicara tentang kutukan atau beban sejarah, namun lebih kepada sebuah potret dinamika masyarakat Minang selam tiga abad terakhir. Itulah yang saya temukan pada Pengantar Buku yang ditulis Jeff Hadler untuk bukunya tersebut. Seperti yang dijelaskan Jeff Hadler sendiri, Sengketa Tiada Putus diambil dari schoolschrift (school notebook) yang menggambarkan "sangketonan tiada poetoes" dalam sebuah perkawinan, yang saya pahami sebagai dinamika dalam sebuah kehidupan. Namun secara pribadi saya melihatnya sebagai usaha penulis agar bukunya lebih mempunyai "nilai jual" di Indonesia ketimbang menggunakan terjemahan secara harafiah dari judul aslinya menjadi "Muslim dan Matriarkat".
Selebihnya, seperti dapat diikuti dalam Pengantar Buku, buku ini adalah hasil penelitian yang berkarkater dan berkelas. Untuk Jerih payahnya menulis buku ini Jeff Hadler memperoleh ganjaran sebagai penerima Harry J. Benda Prize 2011 dari Department of South & Southeast Asian Studies, University of California, Berkeley. Penjelasan Panitia untuk penganugerahan Benda prize bagi Jeff Hadler adalah sebagai berikut: In Muslims and Matriarchs, Jeffrey Hadler provides a rich social history of the Minangkabau of West Sumatra. Elegantly written, it is an illuminating study of change in the realms of gender relations, public and private space, intellectual life, religion, politics and society. Steeped in the scholarship of the region, Hadler worked closely and creatively with both historical records and contemporary realities, and his book offers a rich mix of sources and analytical approaches to the Minangkabau of West Sumatra, and to the broader Muslim community of the Indonesian archipelago. Muslims and Matriarchs traces the patterns of continuity and change that have characterized modern Minangkabau history, stretching from the end of the Padri rebellion into the twilight years of Dutch colonial rule in West Sumatra. His primary interest, however, lies largely in broader social changes, in education, gender relations and home life for the Minangkabau. With great nuance and depth, Hadler shows how the Minangkabau "matriarchate" responded creatively to change and to the forces of capitalism and modernity by questioning elemental cultural definitions and, as a result, producing some of the country's leading nationalist intellectuals and activists. Thanks to its originality, meticulous research, elegant writing, compelling analysis, and deep reflection on local realities and responses to some of the most significant transformations in modern Indonesian and Southeast Asian history, Hadler's book is this year's distinguished winner of the Benda Prize. Lebih lanjut, Pengantar Buku ini juga mengangkat "kontoversi" seputar persiapan dan penyelenggaran KKM 2010, yang kemudian berubah nama menjadi SKM 2010 yang melibatkan emosi orang-orang di Palanta RN, karena sebagian silang pendapat mengenai KKM dilakukan di Palanta. Berikut saya lewakan Pengantar Buku yang ditulis Jeff Hadler, dipecah menjadi empat bagian karena agak panjang. Mohon bagi yang tidak berkenan. Wassalam, HDB St Bandaro Kayo (L, 68+), asal Padangpanjang, tinggal di Depok Alam Takambang Jadi Guru -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
