Dear Pak Suryadi dan sanak sapalanta, Nampaknyo awak harus sedikit sabar untuk melihat terwujudnya impian dalam rencana pembangunan khususnya Jalan Kereta Api di Sumatra. Kalau dipakai caro Bulando nan membangun jalan Raya ANYER- PANARUKAN (1000 km) zaman Daendels dulu, dilakukan secara paksa dan menelan banyak korban jiwa mungkin indak cocok di zaman kemerdekaan kini lai. Apolai banyak tanah kini nan bamiliak dan tidak bisa dirampas semena-mena, atau urang di paso karajo dengan kekerasan .
Tapi kenapa sedikit mengherankan kenapa Belanda bisa lama bertahan di Indonesia dan menjarah hasil bumi Indonesia, apakah karena politik Devide et Imperanya, nan mamacah balah alias "tukang tongek" nan mambuek urang awak indak bisa bersatu. Kalau dicaliak pulo di nagari bulando tu, indak terlalu gadang bana, bahkan menurut teman saya Prof. Stephan Robbert Gradstein (dari Utrech) bahwa yang mendirikan kerajaan Belanda tu adalah turunan Jerman (William Van Orange), dan seluruh jembatan-jembatan besi yang dibangun di Indonesia zaman dulu adalah buatan Jerman. Termasuk Kebun Raya Bogor yang menjadi maskot Kota Bogor dibangun oleh Reinward, seorang Botanist kebangsaan Jerman juga. Tapi iko carito kawan ambo baik urang Balando ataupun Jerman. Mungkin sanak Suryadi labiah tahu sejarahnyo, iyo baitu ko lah. Wassalam, Ramadhanil Pitopang 48 tahun- Palu- Indonesia ________________________________ Dari: Lies Suryadi <[email protected]> Kepada: "[email protected]" <[email protected]> Dikirim: Sabtu, 4 Februari 2012 8:59 Judul: Bls: [R@ntau-Net] RE: Meneg BUMN Bangun Tol Sumbar - Dibangun dan Dikelola PT Jasa Marga Sumbar Lah patuik. Lah labiah 60 thn mardeka. Urang Ulando sajo dulu lah mancanangkan ide ko, dan sampai batas tertentu lah merealisasikannyo. Wakatu tu Sumatra ko masih rimbo gadang juo baru lai. Babarapo insinyur Ulando nan melakukan penelitian untuak mambuek jalan kuretapi ko rapun dek anyuik di batang aia atau kanai pinyakik kanai malaria dll.. Kini insinyur2 kito pai kalapangan pakai oto sedan balapik. Kok alun juo jadi Trans Sumatra Railway ko, mungkin paralu awak tunggu mah nagari ko dijajah Balando baliak (bagarah). Salam, Suryadi Dari: kurnia chalik <[email protected]> Kepada: "[email protected]" <[email protected]> Dikirim: Sabtu, 4 Februari 2012 2:39 Judul: Re: [R@ntau-Net] RE: Meneg BUMN Bangun Tol Sumbar - Dibangun dan Dikelola PT Jasa Marga Sumbar Wa’alaikumsalam Pak Chairul Djamal sarato adi dunsanak kasadonyo, Betul sekali Pak Chairul Djamal bahwa Proyek Trans Sumatra Railway sudah dicanangkan oleh Kemenhub beberapa waktu yang lalu dan program ini juga sudah didukung oleh 10 Provinsi yang ada di P.Sumatera,termasuk Pemprov Sumatera Barat pada acara Sumatra Development Summit 22 Juli 2010 di Bandar Lampung. Kalau program Trans Sumatra Railway ini terealisasi,efeknya akan sangat banyak untuk menggairahkan kembali dunia PerkeretaApian di P. Sumatera,termasuk juga Sumatera Barat nantinya,walaupun tidak akan terhubung langsung,dan mungkin akan menjadi semacam feeder line saja.Tetapi efek positifnya insyaAllah akan ada.Oleh karena itulah Pemprov Sumatera Barat juga sangat mendukung gagasan ini. Mengenai Revitalisasi sendiri KA di Sumatera Barat sendiri seperti menghidupkan kembali jalur lama Padang Panjang-Bukittinggi – Payakumbuh,sebetulnya Pemda dan Masyarakat luas sudah mendukung untuk dihidupkan kembali.Pendekatan kepada Pejabat berwenang (Pak Gubernur/Walikota/Bupati,DPRD,PT.KAI Divre II Sumbar,Pak Wakil Menhub,Kalangan Pers,Dunia Pendidikan dsb) dan sebagian masyarakat yang tinggal diatas rel pun beberapa waktu yang lalu sudah kita lakukan.Dan alhamdulillah semuanya menyambut positif gagasan ini.Dan seperti kata Pak Wamenhub Bambang Susantono beberapa waktu yang lalu kepada kita,bahwa dana untuk mebersihkan jalur KA yang lama ini pun sebetulnya tersedia di Kementrian Perhubungan.Silahkan saja Pak Gubernur dan Pemkab/Pemko berkoordinasi untuk mematangkan rencana ini. . Wasalam,Kurnia Chalik -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
