Ambo raso dek karano jalan PYK-PKU via Pangkalan-Rantau Berangin susah untuk 
dikembangkan, bahkan sering terjadi kemacetan karena kendaraan yg 
rusak/tabrakan menghalangi jalan atau disebabkan banjir dan longsor

Bagus juga dibuat jalur alternatif/ tol ini

Kalau memang jalur ini dimulai disekitar Tanjung Pati menuju ke arah Teratak 
Buluh- Pekanbaru, bagus juga karena ini berada dekat Pekanbaru Ring Road

Sementara sisi lain Pekanbaru Ring Road di Rumbai akan menjadi titik awal jalan 
tol Pekanbaru-Dumai termasuk jalur Pekanbaru-Medan

Jalan Lintas Timur dari Jambi/Jakarta  juga punya akses ke Pekanbaru Ring Road 
ini didaerah Kulim 

Karena fungsinya menghubungkan Pekanbaru- Payakumbuh, kita memang tidak 
berharap banyak untuk pengembangan daerah yg dilewati jalan tol ini. Kecuali 
didaerah tertentu yang nanti akan dibuat pintu tol

Secara historis, mungkin disini termasuk area yg dinamakan " Adat Manurun, 
Syarak Mandaki"

Apolai ado sebutan Urang Siak untuk kaum Ulama dinagari awak

Rantau Kampar dan Kuantan disekitar Gunung Sahilan dan Lipat Kain yang akan 
dilewati jalan ini juga ada sungai yang hulunya arah ke Sumbar yaitu Kampar 
Kiri dan Kuantan

Mungkin kedua sungai ini  merupakan salah satu jalan masuk ke Ranah Minang 
tempo dulu

---TR
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Fri, 27 Jan 2012 03:34:24 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Meneg BUMN Bangun Tol Sumbar - Dibangun dan Dikelola
 PT Jasa Marga Sumbar

Niniak mamak, Angku nan gadang basa batuah. Alim ulama, suluah bendang dalam 
nagari. Bundo kanduang, limpapeh rumah nan gadang.

Mambaco kaba dari Sutan Mudo di RN tantang rencana Pemda Sumbar jo Pemerintah 
pusat untuak mambangun jalan layang, baa nyo kalo rancana iko kito "inok 
manuang an" atau kito " parambunan" dahualu. 


http://m.rakyatmerdekaonline.com/news.php?id=20936

http://m.kaskus.us/thread/6720553


Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Nofend St. Mudo" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 27 Jan 2012 09:26:48 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [R@ntau-Net] Meneg BUMN Bangun Tol Sumbar - Dibangun dan Dikelola PT
 Jasa Marga Sumbar

Padang Ekspres • Jumat, 27/01/2012 09:10 WIB

Padang, Padek—Kabar gembira bagi masyarakat Sumatera Barat dan Riau.
Impian memiliki jalan mulus dan bebas hambatan, dalam waktu tidak lama
lagi bakal terwujud.
Gagasan gubernur se-Sumatera untuk membangun jalan tol
Padang-Pekanbaru sejak 2008 lalu, akhirnya disetujui pemerintah pusat.
Komitmen itu disampaikan Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan kepada
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.

Pemerintah berencana membangun jalan tol sepanjang 200 km untuk jalur
Padang-Bukittinggi dan Bukittinggi-Pekanbaru. Untuk mewujudkan jalan
tol itu, Dahlan Iskan menggagas didirikannya PT Jasa Marga Sumbar
untuk berinvestasi dan mengelola jalan tol ini nantinya.

Dukungan Meneg BUMN itu disampaikan Gubernur Irwan Prayitno saat rapat
dengan para kepala daerah di Gubernuran, kemarin. ”Beberapa hari ini,
Meneg BUMN Dahlan Iskan menghubungi saya secara intensif, baik melalui
telepon ataupun SMS. Minggu depan kita jadwalkan ada pertemuan dengan
Pak Dahlan untuk menindaklanjuti ide ini,” kata Gubernur di hadapan
para kepala daerah.
Irwan mengaku sejauh ini belum ada pembahasan teknis pembangunannya.
Pemprov dan pemerintah pusat melalui Dahlan Iskan masih mencari
beberapa alternatif jalur yang paling cocok untuk tol tersebut. ”Kita
belum sampai membahas masalah teknis, namun keinginan itu sudah sangat
mungkin diwujudkan,” ungkapnya.

Irwan optimitis pembangunan jalan tol sebagai solusi paling realistis
menyelesaikan kemacetan Padang-Bukittinggi. ”Dalam volume kendaraan
yang terus bertambah, sementara untuk pelebaran jalan rasanya sudah
sulit. Maka pembangunan jalan tol ini sangat realistis,” ujar mantan
anggota DPR dua periode ini.

Saat ini, kata Irwan, pemerintah masih memikirkan beberapa alternatif
untuk pembangunan jalan tol ini. Ada beberapa opsi yang muncul ke
permukaan. Di antaranya, Duku-Sicincin, melewati tepi bukit, lalu
sungai dan tembus ke Lembah Anai. Opsi kedua melewati
Sicincin-Malalak, melewati Kantor Bupati Padang Pariaman dan tembus ke
Ngarai Sianok.

Selain itu, pemerintah juga mengkaji untung ruginya pembangunan itu
terhadap masyarakat sekitar. Sinyal dari Dahlan Iskan itu memotivasi
Gubernur untuk mendorong percepatan jalan Sicincin-Malalak.

Dalam rapat, Gubernur menyatakan komitmennya membantu Pemerintah
Kabupaten Padangpariaman dan Agam menyelesaikan pembebasan lahan yang
selama ini menjadi kendala penyelesaian jalur Sicincin-Malalak. ”Kalau
perlu saya yang akan turun ke lapangan untuk melobi pihak keluarga
yang belum mau membebaskan lahannya. Kalau katanya, pihak keluarga
mereka di Jakarta, kita akan datangi ke Jakarta,” ujarnya.

Jalur Sicincin-Malalak terkendala pembebasan lahan di dua titik di
Kabupaten Padangpariaman, dan 11 titik di Kabupaten Agam. Menjawab
komitmen Gubernur, Bupati Padangpariaman Ali Mukhni berjanji
menyelesaikannya dalam waktu dua hari. Sedangkan Sekkab Agam, berjanji
menginventarisir masalah dalam waktu seminggu.

Gagasan jalan tol Padang-Pekanbaru ini sebenarnya sudah diapungkan
sejak 2008 silam sebagai jari-jari jalan tol lintas Sumatera. Namun
bagaimana kepastiannya, menunggu studi kelayakan yang dikerjakan Korea
Selatan sejak Agustus 2009 lalu, rampung. Gagasan itu disepakati antar
gubernur pada saat Rapat Kerja Gubernur se-Sumatera pada 21 Desember
2009.

Kesepakatan kerja sama Forum Gubernur se-Sumatera itu, dinyatakan
bahwa kebutuhan infrastruktur dan perhubungan sangat mendesak. Karena
itu, pemerintah pusat didesak mempercepat realisasi proyek yang
direkomendasikan untuk pembangunan jembatan Selat Sunda.
Dalam rapat itu, direkomendasikan agar tiap daerah yang akan dilalui
jalan tol Sumatera itu segera membebaskan lahan yang diperlukan.
Kepastian pembangunan jalan tol tersebut dituangkan dalam Surat
Keputusan Menteri PU No. 631/Kpts/M/2009 Tanggal 31 Desember 2009.

Menurut Irwan Prayitno, perekonomian Sumbar akan berlari kencang bila
pemasaran hasil pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan Sumbar
ke Riau lancar. Volume dan peluang pasar pun bisa ditingkatkan hingga
ke Singapura dan kawasan Selat Melaka menjadi kawasan perdagangan
internasional.
”Jalan tol ini jelas akan berdampak luas terhadap perekonomian Sumbar.
Tak hanya akan memperlancar pemasaran produk pertanian, tapi juga
pariwisata, pendidikan dan pelayanan kesehatan yang menjadi andalan
Sumbar,” ujar Irwan.

Diperkirakan, lebih 2.000 kendaraan tiap hari melintasi jalan
Padang-Pekanbaru. Sekitar 2 juta orang dan 30 juta ton komoditi
pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan diangkut setiap tahun
melintasi jalur Ini. (*)

[ Red/Redaksi_ILS ]
http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=22340

-- 
Wassalam
Nofend | L-35 | CKRG

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke