Indak ingek2 sabalun kanai doh lai, Kanda Daniel. Alah lamo kito kanai. Ko sadang mambaco bana surek2 Panglimo Rajo Di Hilir (Panglimo Padang) nan tasimpan di Leiden University Library. Salah satu surek mancaritokan kalakuan anak buah Le Meme, perompak Perancis nan manyosoh Padang. Jan kan surek co iko, surek2 walikota Syahrul Ujud antal lai ajo juo ko kini tu lai di kantuan Walikota padang atau alah dijua karateh e ka pasa untuak pambungkuih lado. Baa lai. Salam, Suryadi
________________________________ Dari: Ramadhanil pitopang <[email protected]> Kepada: "[email protected]" <[email protected]> Dikirim: Kamis, 9 Februari 2012 0:05 Judul: Bls: Bls: [R@ntau-Net] Arkeolog Asing Gali Situs Adityawarman Ass. WW. Iyo sapandapek awak jo pak Muljadi. Jerman merupakan negara maju yang sangat concern dan mengalokasikan pitihnya untuk kepentingan pengembangan Ipteknya. Pengalaman kami punya proyek Research bersama dgn 2 perguruan tinggi Jerman Univ. Gottingen dan Kassel yang dibiyai DFG (seperti Risteknya Jerman) dalam jangka waktu hampir 10 tahun ttg "Stability of Rainforest Margin in Indonesia" (lebih 10 tahun) yang melibatkan puluhan PhD candidate, MSc candidate di bawah bimbingan puluhan Professor baik dari Indonesia dan Jerman. Hasilnya dihasilkan lebih dari 40 Doktor baru (baik Indonesia atau Jerman) dari riset ini, 5 Professor baru dari Univ. Tadulako Palu sendiri yang menghasilkan karya Ilmiah berreputasi Internasional juga dari proyek ini. Belum lagi dari Jerman sendiri. Memang jauah babeda antara peneliti Jerman dan Indonesia dari segi Insentif. Profesor Jerman indak mamikiakan Paruik bana, karano gaji mereka cukup besar (mungkin Euro 9000-12000/bln), seorang peneliti dgn basic PhD (Euro 5000-6000/bln), dan hanya Euro 800- 1200 utk mhs PhD Indinesia yg studi di Jerman yang dibiayai DAAD ( Sebanding dengan Tunjang Sosial orang yg bekerja (jobless) di sana. Apalagi kalau uang tsb digunakan dan tinggal di Indonesia..bisa hore-hore dan pesta terus dorang. Dibanding peneliti di Indonesia yang masih mamikiakan isi paruik karano jatah bulanan dari pemerintah yang masih jauah dari cukup. Bagi ambo Untuk penelitin ttg Situs Aditiawrman, sebaiknya melibatkan para peneliti Universitas Lokal (mungkin UNAND) sebagai Indonesian Partner ( Ini adalah salah satu syarat utk peneliti asing melakukan Riset di Indonesia) sehingga mereka dpt mendapatkan "Research Permit"dari pemerintah Indonesia melalui Menristek , kalau tidak mereka dpt dikategorikan melakukan kegiatan Ilegal. Keuntungan lain dari penelitian bersama tersebut adalah terjadi "Sharing knowledge/transfer of knowledge" baik dari jerman ke Indonesia ataupun dari Indonesia ke Jerman. Dan dapt meningkatkan status/ Rating Perguruan Tinggi yang bersangkutan . TETAPI YANG PALING PENTING adalah jangan sampai seluruh ARTIFACT-ARTIFACT dan data penelitian hasil penelitian tersebut semuanya dibawa ke Jerman, Kalau sudah terjadi seperti itu maka 100 tahun lagi anak cucu kita akan belajar Sejarah Aditiawarman harus pergi ke Jerman, seperti yang telah terjadi dewasa ini dimana RIBUAN bukti sejarah, spesimen Biologi Indonesia yang di bawa Belanda ke negerinya, akibatnya Urang Indonesia harus belajar sejarah, Hukum, Biologi kenegeri Belanda tersebut. Ingek-ingek sabalun kanai Wassalam, Ramadhanil Pitopang Guru Besar Botany di Universitas Tadulako Palu. 48 tahun- laki-laki. ________________________________ Dari: Muljadi Ali Basjah <[email protected]> Kepada: [email protected] Dikirim: Rabu, 8 Februari 2012 23:23 Judul: Re: Bls: [R@ntau-Net] Arkeolog Asing Gali Situs Adityawarman Assalamualaikum Wr.Wb. yth. bapak Suryadi die Bulando. Iko kan mungkin2 sajo dek pitih juo pangkanyo, dan ujuang2nyo pitih juo kudiannyo. Dinagari maju, budget itu bisa diadokan, misalnyo sajo AWI Alfred-Wegener-Institut für Polar- und Meeresforschung iko nostop riset di An-arktis. Ilmuwan2nyo kontakt lansuang ka Uni Bremen, estafet ilmuwan2nya, umumnya sekali 6 bulan ber-ganti2. Sewaktu musim panas agak banyakan ilmuwannya. Kalau nan diawak, iyo banalah....barek jari ambo ka manulihnyao pak Suryadi, mungkin pusa2 baru kaparuik atau nan dakek2 paruik sajo baru. Wassalam, Muljadi Ali Basjah. Mudah2an, salamaik sajo benda2 purbakala nan didapek. Jan2 beko tagantuang pulo Artifact2 tu di-istana2 Kolektor, nan copynyo talatak rancak diMuseum kito, as usual. -------- Original-Nachricht -------- > Datum: Wed, 8 Feb 2012 21:24:44 +0800 (SGT) > Von: Lies Suryadi <[email protected]> > An: "[email protected]" <[email protected]> > Betreff: Bls: [R@ntau-Net] Arkeolog Asing Gali Situs Adityawarman > Baa lai, arkeolog asing juo nan maayunan pangkua e tu baru, mangubik2 > tanah sainci demi sainci. Arkeolog awak tapaso jadi anak bawang juo baru, > mancigok2 dari ateh lubang. Yo, sia sajolah, nan penting mudah2an periode > gelap > Minagkabau tu dapek takuak, pado basitangka juo awak samo awak mengenai > sejarah masa lampau suku awak ko. > > Wassalam, > Suryadi > > > ________________________________ > Dari: Nofend St. Mudo <[email protected]> > Kepada: RN - Palanta RantauNet <[email protected]> > Dikirim: Rabu, 8 Februari 2012 9:56 > Judul: [R@ntau-Net] Arkeolog Asing Gali Situs Adityawarman > > Tim arkeolog ini dipimpin profesor asal Jerman, Dominik Bonatz. > Rabu, 8 Februari 2012, 15:37 WIB > > VIVAnews - Penggalian situs peninggalan Adityawarman di Bukit Gombak, > Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat akan dilanjutkan pada Maret 2012 > mendatang. Tim arkeolog dari Jerman, Amerika, Australia, Belanda, > sebelumnya telah memulai eksplorasi pada Maret tahun lalu. > -- Empfehlen Sie GMX DSL Ihren Freunden und Bekannten und wir belohnen Sie mit bis zu 50,- Euro! https://freundschaftswerbung.gmx.de -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
