Pak Risman dan rekan-rekan ysh, Saya cukup terengah-engah mengikuti bapak dan rombongan di Kupang, mohon di-share Neraca Penatagunaan Tanah dengan metoda replotting; atau jangan malu menyebut LR 1-2-3. Pak Ake, Alimin, dkk apakah ada sesuatu yang baru? Mudah-mudahan seusai itu berhak menyandang gelar `the real PhD' di bidang `kajian pemanfaatan ruang', pencerahan baru? Sesuai harapan Pak Risman.
Mendengar Pak Dikdik ikut campur dalam konflik adat dan peluncuran satelit Rusia di Biak, saya putuskan pulang duluan, ambil napas satu hari, dan segera terbang menyusul. Sebelumnya ngintip milis, ah, sepertinya para moderator telah bekerja. Cukup lengkap stakeholders yang hadir, LAPAN, Angkasa Pura II, PU, Perhubungan, dll; masyarakat tunggu dulu. Ruslan Ginting cerita, satelit dibawa dengan pesawat Antonov, lalu dilepaskan 700 mil laut di utara. Ini berarti sudah di perairan internasional (ZEE = 200 mil). Frekuensi launching 6-8 kali setahun, mulai 2010. The most advanced aerospace technology, better than Cape Caneveral Florida. `Hanya' butuh 300 foreign engineers dan 150an local engineers. Ini untuk Rusia. Saya bayangkan bila Perancis, Jepang, China dll juga pengen ikutan. Yang penting: Bandar Antariksa Kaisiepo dalam hitungan bulan-jari akan menjadi `kawasan strategis internasional'. Bila tidak diantisipasi maka kembali kita tidak siap, termasuk `the new UUPR' `baru' menghitung sampai KSN. PZ yang bicara. Sori, gaya bahasanya terpengaruh seorang rekan milis. Pagi ini saya terbang ke Jayapura, mencari teman yang hilang di rantau. Tadi siang nyambi ke gubernuran, makan siang dengan temannya Pak Iman, Bas Suebu; tapi pandang jauh saja. Sore ini terdampar di warnet, menanti hujan turun yang membanjiri sampai trotoar jalan protokol. Duit habis. Apa akal? Besok pagi mesti balik lagi ke Jakarta, ambil amunisi, lalu balik lagi ke Jayapura segera. Tapi dengar-dengar ada pertempuran besar hari Sabtu besok di Bandung. Sementara demikian dulu. Hujan sudah berhenti, genangan pun cepat sekali menyusut. Salam. -ekadj Note: Miky di Kupang, Yoseph di Jayapura, silahkan share Saya nggak janji ketemu mbak Ninik mungkin minggu depan. --- In [email protected], "Risman Maris" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Yth Pak Mod, Bu (bener kan 'nih?) Behesthi, teman-teman,

