Milisters ysh,
  Mendapat ajakan nonton film dari mbak Melly....  siapa sih yang nggak seneng 
..... tapi sayang acara teve sekarang juga lagi seru lho ........ maksud saya 
bukan seru programnya .. tetapi yang seru justru presenternya ........ dan 
sayang sekali khan kalau dilewatkan? ...........
  Setelah stasiun teve SCTV dibeli sahamnya oleh mbak Titiek  anaknya Pak 
Tua... lalu si mbak dari Cendana  itu jadi komisarisnya .... maka ia lalu tempo 
hari dipasang jadi presenter untuk acara bola Piala Dunia....... 
  Kabar-kabarnya.... setelah itu sederet acara TV akan diganti juga  
presenternya dengan putra-putri dari Cendana lho........ jadi maka untuk pergi 
ke undangan nonton film dari mbak Melly itu saya akan lihat jadwal acara  
dulu... jam dan harinya berbarengan dengan kemunculan anak-anak Cendana itu di 
TV atau tidak ...... karena khan saya tidak mau  kehilangan kesempatan nonton 
wajah-wajah presenter pujaan saya .........  
  Semula kabarnya denger-denger  sih pembagian tugasnya sebagai berikut :  
pertama.... PakTua sendiri  akan dipasang menjadi  presenter acara H2C 
(Harap-Harap Cemas) di SCTV...... tetapi berhubung kondisi kesehatannya yang 
belum memungkinkan ....maka sementara  untuk yang ini ditunda ........
  Sudah itu ....untuk mbak Tutut yang mantan Menteri Sosial pada masa Pak Tua 
dulu berkuasa...  dan waktu itu sering bagi-bagi rejeki untuk orang miskin.... 
beliau  konon akan menggantikan Peggy Melati Sukma  untuk acara  “Rejeki 
Nomplok”...........
  Lha kalau mas BambangTri ... karena suksesnya  memperistri penyanyi sekaligus 
selebriti tenar.. konon ia akan dipasang untuk mengasuh acara andalan SCTV 
untuk anak ABG ialah acara “PlayBoy Kabel“......
  Kemudian pemandu acara “Who  Wants To Be A Millionaire”  siTantowi Yahya itu  
juga harus siap-siap hengkang .. karena ia akan digantikan oleh mbak Mayangsari 
.... isteri keduanya mas Bambang ... karena kecanggihannya dalam menggaet aset 
miliaran rupiah dalam waktu singkat  tentu akan menjadi motivasi kuat bagi para 
peserta acara kuis itu .........
  Nah..setelah itu.... presenter cantik Ratna Listy pembawa acara “bedah Rumah” 
di RCTI  juga harus siap-siap minggir pula ........karena  perannya akan segera 
digantikan oleh ikon baru tayangan reality show .... ialah mbak Halimah.....  
yang telah sukses  membedah rumahnya Mayangsari...........
  Nah.. maka mbak Melly ... maapin ya... saya belum bisa pastikan deh .... jadi 
ikut nonton pekan film di Goethe Institute itu atau tidak .......... soalnya  
ada satu lagi keluarga Cendana yang  calon menjadi presenter 
juga........favorit saya...mas Tommy.... putra kesayangan Pak Tua  yang belum 
lama keluar dari lembaga pemasyarakatan..... konon  kabarnya beliau juga akan 
muncul setiap siang diacara berita kriminal RCTI ”Sergap”... sebagai pemeran  
Bang Napi...............
   
  Salam,
  aby
   
  
    
abimanyu takdir alamsyah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
            Saya jadi teringat masa lalu, ada undangan di negeri seberang untuk 
menonton film dengan label 'progresif'. Ternyata sedang sesi kondisi negara 
sendiri....dan tampaklah bos pertamina yang sedang memamerkan barang koleksinya 
yang wah wah....lalu langsung beralih ke kolong jembatan, dsb, dst........so 
pasti.... merah telinga kami dinegara orang itu....karena penonton lain 
menengok ke kami-kami ......  
Namun apapun info yang diberikan suatu film...ada pesan yang ingin disampaikan 
penyusunnya (apapun fahamnya) .....dengan tujuan positif walau caranya bisa 
kita rasakan sebagai 'negatif'.....Pasti ada hikmahnya, apalagi kalau kita 
belum pernah melihat realita sisi pandangnya, atau lupa, atau semula tidak 
peduli..... 
  ....tentu tergantung wakturuang masing-masing ya.....
   
  Sama kalau kita lihat kekejaman dalam film-film barat atau mandarin....yang 
ternyata juga terjadi di laporan kriminal kita sendiri....
  wasalam,
   
  Abimanyu
 
  On 1/24/08, Mellyana Frederika <[EMAIL PROTECTED]> wrote:               
Sekedar meneruskan undangan dari kawan. Terutama yang punya minat ke lingkungan 
dan terutama tambang
  Saya sendiri baru sempat baca sekilas email-email yang masuk seminggu ini, 
berharap akhir pekan bisa membaca dengan tenang semuanya 
   
  salam
  melly
   

      
---------------------------------
  From: siti nurrofiqoh
Sent: Wednesday, January 23, 2008 6:12 PM

 
  
  Rabu 23 Januari 2008 08:53:31 WIB
* Yuk, Nonton Film Alternatif *
   
  **MinergyNews.Com*, Jakarta*--Bosan dengan acara televisi yang cuma 
begitu-begitu aja? Gak tertarik nonton bioskop karena filmnya kurang 
menarik? Gimana kalau cari alternatif lain, nonton film lingkungan di 
South to South (StoS) Film Festival 2008. Dijamin sesudahnya anda bakal 
berubah. Minimal kesadaran tentang lingkungan anda bakal bertambah.
  Gak percaya? Datang aja di Goethe Institute Jalan GSS Ratulangi, 
Menteng, Jakarta Pusat. Karena pada 25-27 Januari 2008 akan ditayangkan 
16 judul film soal lingkungan.
   
  Menurut Ketua Pantia StoS 2008, Voni Novita, dari 80 judul film dari 
seluruh dunia yang masuk, para kurator telah memilih 16 judul film, 
yaitu 11 film pendek dan 5 film panjang untuk ditayangkan pada event 
yang bertema Vote for Life tersebut.
   
  Tema Vote for Life sengaja dipilih, kata Voni, karena setiap individu 
memiliki hak untuk memilih pembangunan yang cocok untuk masa depannya 
kelak. "Selama ini banyak pembangunan yang katanya untuk kepentingan 
masyarakat, tetapi kenyataannya justru merugikan masyarakat sekitarnya."
  Melalui StoS Festival Film, Voni berharap, bangkitnya kesadaran 
masyarakat akan hak-hak yang dimilikinya.
   
  Sebagaimana diketahui, StoS digagas pertama kali oleh Jaringan Advokasi 
Tambang (Jatam) pada tahun 2006. Pada StoS 2006, sejumlah film 
lingkungan dari beberapa negara juga ditayangkan. Salah satunya adalah 
film Bye Bye Buyat dari Indonesia. Film ini sempat menjadi nominator 
Film Dokumenter Terbaik pada Festival Film Indonesia 2007.
   
  Pada tahun ini, penyelenggaraan StoS 2008 melibatkan Jatam, Wahana 
Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), Forest Watch Indonesia (FWI), 
Ecosister dan Gekko Studio. Gekko Studio selama ini dikenal telah 
melahirkan sejumlah film dokumenter, salah satunya yang masuk pilihan 
kurator dan bakal ditayangkan adalah "Teluk Jakarta Underpressure".
  Untuk jelasnya, Voni mempersilahkan masyarakat mengakses informasi 
lengkap di www.jatam.org/stos
   
  Gak mau kan hutan kita makin gundul dan sampah menggunung di mana-mana? 
Kalau anda peduli dan ingin membantu mengurangi laju pemanasan global, 
yuk sama-sama kita saksikan tontonan dan tuntunan itu. (MNC-6)
 


Siti Nurrofiqoh
Pantau
Jl. Raya Kebayoran Lama No 18 CD
Jakarta Selatan 12220
Telp/Fax. 021 722-1031/021-7221055
Mobile. 081382460455
Website. www.pantau.or.id   
  
  






  

                         

       
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.

Kirim email ke