Pak Onnos ysh,

Sebenarnya topik Kapet ini sangat menarik untuk dibahas, dan saya sangat
banyak bersesuaian dengan pendapat bapak. Namun kemampuan dan
pengetahuan saya sangat terbatas untuk persoalan yang sangat berat ini.
Diharapkan pandangan banyak pakar dan senior yang bersentuhan langsung
dengan Kapet di milis ini.

Angka 171M itu kelihatannya hanya untuk anggaran pengelolaan kebijakan,
baik di tingkat pusat hingga ke badan pengelola. Pada tahun 2003 saya
pernah 'menghitung' dukungan pembangunan infrastruktur (ke-pu-an) hanya
untuk 1 Kapet saja dan 1 tahun saja, yaitu Kapet Mbay Flores, sebesar
330M. Secara teori seharusnya Mbay hari ini sudah menjadi pusat ekonomi
baru di Indonesia Timur-Selatan. Salam.

-ekadj


--- In [email protected], Sugiono Ronodihardjo <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Sepertinya 'seminar online' tentang Kapet ini cukup menarik dan banyak
peminatnya, mungkin perlu segera 'dicopy daratkan' biar tidak
ngawang-ngawang atau sekedar jadi angan-angan belaka.
> Ditunggu undangannya dari pak Eka untuk ngobrol santai sambil saling
kenalan, jangan lupa musti ada yang bisa 'komat-kamit' baca doa, agar
kita semua selamat dan sejahtera, amin.
> Wassalam,
> Onnos



Kirim email ke