Sekedar klarifikasi pak.
dua postingan itu pada dasarnya berbeda konteks.
kalau yang mental block itu opini pribadi sebagai pelaku penataan ruang.
kalau yang progresivitas dunia perencanaan itu lebih ke reportase kumpul2
bebebrapa planner muda.
apakah dua tulisan itu salng mempengaruhi?? mungkin saja. karena yang nulis
itu sama orangnya.
tapi apakah itu berhubungan. saya pikir tidak semudah itu dihubungkan.
karena tujuan tulisan itu pun berbeda. yang satu melaporkan dan yang satu
berteriak. Tulisan mental block penataan ruang itu tidak ada kaitannya
dengan tua dan muda. saya pikir itu disimpulkan pak abi karena yang nulis
masih muda, jadi mungkin penerimaannya agak sinis. mungkin yang nulis
sekaliber pa wawo, Pa bambang tata, Pa bambang SP, Pa abis sendiri, atau pak
eka itu dinamakan lahir dari pengalaman dilapangan bertahun-tahun.
Kalau postingan saya beberapa bulan sebelumnya soal progresivitas dunia
perencanaan, memang itu menujukkan eksistensi ide-ide progresif dunia tata
ruang yang akan berkembang 10 tahun ke depan.
Apabila memang ini hanya keresahan mengenai Jatah proyek atau apapun itu.
itu tentunya persepsi orang masing-masing. tapi apabila boleh saya
klarifikasi, hampir 60 % orang yang concern pada masalah ini bukan orang
yang hidup dari proyek APBN atau APBD tata ruang. mereka rata2 bekerja di
luar dunia perencanaan, jadi tidak ada signifikansi keberadaan what so
called orang tua terhadap penghidupan
Kawan-kawan yang pernah berdiskusi bersama saya adalah orang yang merasa ada
yang tidak beres dengan perencanaan kota. Kami belajar, kami bekerja, tapi
kami tidak melihat pencapaian yang siginifikan terhadap apa anf kami
kerjakan,, itulah frustasi kami.Kegelisahan sebagian kecil perencana muda (
gak semua dan tidak mengklaim semua) atas kondisi pembangunan dikaitkan
dengan penataan ruang(sori pa risman bukan bermaksud mengkecilkan lapangan
pertandingan tapi memilij jenis pertandingan)
jadi mengkerdilkan niat perubahan karena masalah senior junior.. maaf pak
abi, tapi saya harus meminjam istilah Pak Marko " itu sangat orde baru".
Kenapa harus terbatas anak muda?? karena saya gak tau pikiran2 orang2 yang
lebih senior dibanding saya. interaksi dengan teman2 saya sendiri lah yang
menimbulkan sebuah kesadaran bahwa penataan ruang itu bukan hanya
kepentingan profesi semata. Ini sebuah kesadaran, ini sebuah idealisme, ini
sebuah gerakan.
Kami tidak berpikir langkah besar revolusi yang mengubah dunia. kami
berpikir sebuah langkah kecil yang mudah2an menular ke rekan2 yang lain
sehingga menjadi langkah bersama. "kepedulian menular" mungkin lebih tepat
dalam menyebutnya dibanding gerakan revolusi
Saya juga kuran sreg dengan istilah insider dan outsider.. ini dikotomi
seperti tua-muda, ITB non ITB, Planner non planner. ini sangat orde baru
juga kayanya..mengkotak2an orang untuk kepentingan penyerdehanaan.
Mohon maaf apabila  tidak berkenan.
-Catur-
NB : Ijinkan saya ikut mengomentari komentar bapak dari tulisan saya

*>>:  Saya kira semua orang baik planners atau rakyat akan setuju bahwa
dengan 'penataan ruang yang baik' maka akan dihasilkan  perkembangan kota
yang baik….. atau dengan 'sistem nasional penataan ruang yang baik' tentu
akan dihasilkan 'perkembangan kota2 secara nasional yang baik' pula…..*

*Pertanyaannya khan adalah …. 'penataan ruang yang baik' itu adalah yang
bagaimana… dan atau 'yang baik' itu yang menurut kata siapa?.....**
*
Defini penataan ruang yang baik atau perkmbangan kota yang baik adalah satu
hal yang menjadi concern bersama kita, dan saya memprediksi debat ini akan
berlanjut sampai 10 tahun atau lebih ke depan

*>>>: Sebenarnya ini secara tak langsung kurang lebih sedang
dibicarakan  tentang
azas 'demokratisme' dalam perencanaan ruang….. tapi pada saat yang sama tak
jelas juga… apakah yang bersangkutan sebenarnya juga berminat dengan
'demokratisme
dalam PR' beneran atau tidak……*

Saya kurang mudeng dengan pernyataan bapak yang ini. Sebenernya yang saya
ingin bicarakan dalam pernyataan saya yang dikomentari oleh bapak adalah
selalu ada isitilah insider dan putsider. perencana dan masyarakat.
Perencana datang dengan data2 yang extraordinary (entah itu datanya dari
mana) istilah dan perumpamaan yang canggih. tapi tidakpernah
mengkomunikasikan dengan masyarakat apa ang sebenernya mereka kerjakan
dengan baik. akhirnya?? kemacetan informasi.

*>>>: Kalo planner yang sebagai 'insiders' saja gak tega membukanya… lha
apalagi yang outsiders macem saya gini……….*
Bukan gak tega pak. cuma masih diragukan tingkat kevalidan kasus yang ada,
Wah ini hanya gaya penulisan saja pak. karena butuh penelitian atau FGD yang
bersifat seri untuk membongkar persoalan di dunia penataan ruang

2008/10/5 hengky abiyoso <[EMAIL PROTECTED]>

>    Selamat Idul Fitri 1429 H maaf lahir batin………
>
>
>
> Milisters semuanya ysh,
>
>
>
> Maaf... baru usai lebaran sudah mulai dengan kritik-ktirik lagi.....
>
> Setelah membaca posting kedua mas Catur : '*Progresivitas Dunia
> Perencanaan'* setelah sebelumnya yang pertama : '*Mental Block Penataan
> Ruang*' …. saya seperti merasa ada perubahan dalam pendapat saya ….
>
> Kalau semula saya senang karena mengira rakyat akan merasakan 'perubahan'
> (kemajuan)…. Karena mengira ini adalah masalah 'kesadaran sekelompok planner
> muda akan perbaikan masa depan (hasil) perencanaan (bagi maslahat perbaikan
> nasib rakyat)'…. Tapi setelahnya…. Kok saya pikir ini setengahnya seperti
> tak lebih dari sekedar  'keresahan' sekelompok planner muda akan
> 'terhalangnya' peluang 'perbaikan masa depan kelompok-mudanya' dengan
> numpang memakai atas-nama  kepentingan 'dunia  perencanaan'….. karena
> memang yang namanya dunia perencanaan' tentu lebih merupakan 'dunianya kaum
> perencana'…. Lebih daripada 'dunianya hasil perencanaan bagi maslahat
> rakyat'….
>
>
>
> Jadi ini sepertinya setengahnya atau kurang sedikit  lebih merupakan sikap
> tidak puas dari sekelompok kaum muda planners atas kemapanan 'kaum tua'nya
> karena seperti tak jelas   'kaum tuanya' itu kapan mau turunnya …. baik
> dibirokrasi ataupun diorganisasi propesi … (padahal kalo di birokerasi khan
> jelas… setelah usia 55th, dan diorganisasi propesi bukankah memakai cara
> voting)  … atau setidaknya bagaimana mau 'berbagi kemapanan' kepada yang
> muda……
>
>
>
> Jadi bagi para outsiders yang mengharapkan datangnya 'perubahan nyata bagi
> perbaikan kehidupan rakyat melalui teknologi penataan ruang oleh para
> mudanya'….. harap jangan lekas bergembira…. Karena 'berita gembira' itu bisa
> benar 'datang'sebentar lagi… tapi bisa juga masih amat lama lagi lho entah
> kapan….. karena belum tentu yang utamanya akan diperjuangkan adalah
> kemaslahatan ruang bagi rakyat dan negara………..
>
> Berikut adalah beberapa tanggapan saya tentang beberapa paragraf dari kedua
> postings tsb……
>
>
>
> Dari posting (1) : ……
>
>
>
> +++: *Fatsoen nya apabila pembangunan kota berjalan sesuai
>  dengan penataan ruang maka sebuah kota akan berjalan dengan baik. Bener**
> ** gitu?????? Ini bukan pertanyaan sinis. Ini sebuah pertanyaan serius** *
> *yang** ** harus kita ajukan kembali ke diri kita masing-masing. Apa benar
> kalo** ** penataan ruang berjalan dengan baik maka sebuah kota akan
> sejahtera dan** ** baik.. For those of you who work on this field, it must
> be 100% correct..
>  tapi apa yang ada di kepala masyarakat kita. Masyarakat di sini tidak
>  identik dengan masyarakat (what so called) kecil, termasuk di dalamnya**
> ** investor dan lain sebagainya.***
>
> >>>:  Saya kira semua orang baik planners atau rakyat akan setuju bahwa
> dengan 'penataan ruang yang baik' maka akan dihasilkan  perkembangan kota
> yang baik….. atau dengan 'sistem nasional penataan ruang yang baik' tentu
> akan dihasilkan 'perkembangan kota2 secara nasional yang baik' pula…..
>
> Pertanyaannya khan adalah …. 'penataan ruang yang baik' itu adalah yang
> bagaimana… dan atau 'yang baik' itu yang menurut kata siapa?.....*
>
> **+++: ** Mungkin fatsoen tersebut benar adanya dan secara teoretik sudah
> dibuktikan** ** oleh para perencana kota di berbagai belahan dunia (note;
> eropa dan** ** amerika). Tapi kemudian kita lihat apa yang terjadi
> kemudian di lapangan** ** tidak seindah yang dibayangkan bukan.
> Pembangunan kota berjalan dengan atau** ** tanpa sebuah penataan ruang
> yang baik. ***
>
> *Tapi yang jelas satu hal, ternyata** ** penataan ruang di Indonesia lebih
> banyak kondisi negatifnya dibanding** ** positifnya.
> *>>>: Pertama… sisi positip dari apa yang diharapkan dari penataan ruang
> saya kira adalah 'arahannya'….. kedua… PR saya kira adalah sesuatu yang 'tak
> akan pernah kenal lelah' dan tak akan pernah kenal 'selesai'…….. maka kalau
> pada suatu waktu arahan yang diharapkan masih meleset hasilnya….. saya kira
> kita masih boleh berharap hasil yang baik pada stage ke-2 atau ke-3nya kelak
> dst……
>
>
>
> +++:* 3. Tidak membuminya penataan ruang sebagai wacana publik
>  Penataan ruang itu hanya milik lulusan sekolah perencanaan? ? Mungkin** *
> * harusnya tidak. Kenyataannya? ? Terminology- terminologi yang melangit
> dengan** ** dokumen rencana yang kompleks ternyata mengakibatkan
> ketidakpahaman terhadap**  ** penataan ruang. Yang kemudian terjadi tidak
> pernah ada diskusi di ranah** ** public mengenai penataan ruang yang
> tuntas. Implikasinya proses check and**  ** balance terhadap penataan
> ruang sebuah wilayah hanya wacana sesaat dan** ** "anget2 tai ayam", yang
> tidak pernah tuntas.
> *>>>: Sebenarnya ini secara tak langsung kurang lebih sedang dibicarakan  
> tentang
> azas 'demokratisme' dalam perencanaan ruang….. tapi pada saat yang sama tak
> jelas juga… apakah yang bersangkutan sebenarnya juga berminat dengan  
> 'demokratisme
> dalam PR' beneran atau tidak……**
>
> *
> **+++:**Sebenernya lebih banyak lagi persoalan di penataan ruang.tapi gak
> tega** ** membukanya secara detil karena takut menambah pesimisme kalangan
> pelaku** ** penata ruang (terutama generasi muda dan mahasiswa).
> *>>>: Kalo planner yang sebagai 'insiders' saja gak tega membukanya… lha
> apalagi yang outsiders macem saya gini……….
>
> * *
>
> Salam,
>
> aby
>
>
>  
>



-- 
Elkana Catur Hardiansah
CPMU USDRP-Planning Officer
Directorate Programme Development
Directorate General Human Settlements
Ministry of Public Works
http://catuy.blogspot.com
http://perencanamuda.wordpress.com/

Kirim email ke