Rekan2  Djarot, Abimanyu, Hot Asi, Reny, Risfan, Rofiq, Nuzul  dan milisters 
ysh,
 
Kalau ada yang mengatakan arsitektur merusak (jiwa)…. Atau ada yang 
mengkhawatirkan jangan-jangan planologi juga merusak (jiwa) pula …. (atau malah 
ada yang bilang juga planologi tuh malu-maluin.. kagak jelas karyanya...….
Bagi saya arsitektur dan planologi adalah merasuk jiwa… sampai saya jadi sakit 
jiwa’ karenanya…..hehe..
Planologi akan lebih tajam,  lebih menggigit, lebih impresif dan imajinatif 
bila ia terus didampingi dan dilandasi oleh arsitektur dsb. (planology coupling 
with architecture etc.) …dimana ide job creation maupun regional development 
serta agglomeration scenario trus mengalir deras  tanpa pernah henti….
Dan sebaliknya kalau misalnya saya belajar arsitektur tanpa pernah belajar 
planologi (enggak… cuma dipinggir dibawah pohon diluar pagar istana kiblat 
pendidikan plano saja sih..)…. Saya pikir saya tidak akan pernah bisa memiliki 
visi architecture  for the poor…. Architecture for entrepreneurship… 
architecture for  depressed region… architecture for tourism development… 
architecture for job creation… architecture for migration.…. dsb… lan 
sakpiturutipun….
Maka… ooh sungguh… arsitektur dan planologi adalah benar telah merasuk dan 
merusak jiwa saya… karena bisa lupa dan gagal menafkahi anak istri (tapi dengan 
kasihNya… istri dan anak toh mencari nafkahnya sendiri-sendiri….. tapi saya 
tidak pernah menyesal....hehe..
 
Salam, 
 

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke