Memang di referensi ini kalau sudah mentok diskusi "regional inequality", selalu berbuntut pada memindahkan ibukota keluar jawa. Saya setuju sama mas eko dan mas BTS tentang kesenjangan regional ini yang penting adalah bagaimana bisa memberi kesempatan yang sama pada penduduk Indonesia untuk bisa meraih kesejahteraan. Kalau kita ingin mengambil contoh bahwa pemindahan ibukota tidak sama dengan pemerataan pembangunan sangat banyak sekali, karena itu lupakan jika pemindahan tersebut untuk tujuan mengurangi kesenjangan.
Mas Aby, Senang ya Morotai jadi Kabupaten........kita lihat beberapa tahun yang akan datang..... ada perubahan? Salam Aunur Rofiq ----- Original Message ---- From: Mohammad Andri Budiman <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Thursday, October 30, 2008 11:38:28 AM Subject: Re: [referensi] Ibukota di Luar P. Jawa, Mungkinkah? 2008/10/30 Bambang Tata Samiadji <[EMAIL PROTECTED]>: > Pindah di Palangkaraya? Ke sananya saja susah. Tidak ada pelabuhan. Yang ada > cuma sungai besar yang dangkal. Dukungan tanah juga tidak memungkinkan untuk > bangunan tinggi. Belum lagi sumber air baku untuk PDAM. Apalagi listriknya > yang masih ditransmisikan dari Banjarmasin. Sebenarnya poinnya di situ, Pak. Memang di luar daerah Jakarta tidak ada fasilitas yang mendukung untuk dijadikan ibukota, bila dibandingkan dengan Jakarta. Dan sebentar lagi tentu akan semakin banyak fasilitas di Jakarta bila MRT gol. Dengan demikian, inequalities akan semakin besar -- meskipun Bapak bersikukuh bahwa ini tidak penting. Salam, Andri ------------------------------------ Komunitas Referensi http://groups.yahoo.com/group/referensi/Yahoo! Groups Links

