Saya kira kalau sudah merangkap-rangkap ibukota, kota perdagangan, pusat pemerintahan, kota artis, dll. maka salah satu/beberapa fungsi kudu "diamanahkan" ke tempat(-tempat) lain. ;-)
Btw, tadi ada Pak RM yang masih mau diskusi tentang pemindahan, jadi Pak Eko bisa tanya juga tuh ke beliau. ;-) Salam, Andri 2008/10/31 Eko B K <[EMAIL PROTECTED]>: > Mas Andri, sebetulnya yg perlu dipertanyakan justru mengapa harus pindah? ;) > > salam > > --- On Fri, 10/31/08, Mohammad Andri Budiman <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > From: Mohammad Andri Budiman <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: [referensi] Opsi lain? (was: Ibukota di Luar P. Jawa) > To: [email protected] > Date: Friday, October 31, 2008, 1:21 PM > > Mas Aunur dan rekan-rekan, diskusinya kan belum selesai nih? :-) > Ya sudah, bila sudah banyak counter-examples bahwa pemindahan ibukota > tidak feasible, apa lagi opsi yang bisa diajukan? The ball is yours. > > Salam, > Andri > > 2008/10/31 Aunur rofiq <aunurrofiqhadi@ yahoo.com>: >> Memang di referensi ini kalau sudah mentok diskusi "regional inequality", >> selalu berbuntut pada memindahkan ibukota keluar jawa. Saya setuju sama >> mas >> eko dan mas BTS tentang kesenjangan regional ini yang penting adalah >> bagaimana bisa memberi kesempatan yang sama pada penduduk Indonesia untuk >> bisa meraih kesejahteraan. Kalau kita ingin mengambil contoh bahwa >> pemindahan ibukota tidak sama dengan pemerataan pembangunan sangat banyak >> sekali, karena itu lupakan jika pemindahan tersebut untuk tujuan >> mengurangi >> kesenjangan. >> >> Mas Aby, >> Senang ya Morotai jadi Kabupaten... .....kita lihat beberapa tahun yang >> akan >> datang..... ada perubahan? >> >> Salam >> Aunur Rofiq >> >> ----- Original Message ---- >> From: Mohammad Andri Budiman <[EMAIL PROTECTED] com> >> To: [EMAIL PROTECTED] ps.com >> Sent: Thursday, October 30, 2008 11:38:28 AM >> Subject: Re: [referensi] Ibukota di Luar P. Jawa, Mungkinkah? >> >> 2008/10/30 Bambang Tata Samiadji <[EMAIL PROTECTED] com>: >> >>> Pindah di Palangkaraya? Ke sananya saja susah. Tidak ada pelabuhan. Yang >>> ada >>> cuma sungai besar yang dangkal. Dukungan tanah juga tidak memungkinkan >>> untuk >>> bangunan tinggi. Belum lagi sumber air baku untuk PDAM. Apalagi >>> listriknya >>> yang masih ditransmisikan dari Banjarmasin. >> >> Sebenarnya poinnya di situ, Pak. Memang di luar daerah Jakarta tidak >> ada fasilitas yang mendukung untuk dijadikan ibukota, bila >> dibandingkan dengan Jakarta. Dan sebentar lagi tentu akan semakin >> banyak fasilitas di Jakarta bila MRT gol. Dengan demikian, >> inequalities akan semakin besar -- meskipun Bapak bersikukuh bahwa ini >> tidak penting. >> >> Salam, >> Andri >> >> ------------ --------- --------- ------ >> >> Komunitas Referensi >> http://groups. yahoo.com/ group/referensi/ Yahoo! Groups Links >> >> > >

