hallo Mas Andri...
 
kenapa ibukota tidak boleh rangkap2 fungsinya?  ;)
 
kalau argumentasinya adalah melihat ibukota2 negara2 lain yg pindah atau 
fungsinya dipisahkan, nanti dicounter juga dgn ibukota2 lain yg tidak 
dipisahkan atau tidak pindah:
Tokyo, London, Paris... bahkan kalau Hitler tidak kalah perang pun maka ibukota 
Jerman tidak akan pindah bolak balik kayak kurang kerjaan  ;)
 
tentu alasan mengapa pindah sangat penting, kalau soal teknis dan biaya 
pemindahan saya kira tidak sulit selama punya uang...ini yg argumentasinya 
perlu kuat, nanti DPR nya gak setuju  ;)
 
salam..
 


--- On Sat, 11/1/08, Mohammad Andri Budiman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Mohammad Andri Budiman <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [referensi] Opsi lain? (was: Ibukota di Luar P. Jawa)
To: [email protected]
Date: Saturday, November 1, 2008, 7:23 PM






Saya kira kalau sudah merangkap-rangkap ibukota, kota perdagangan,
pusat pemerintahan, kota artis, dll. maka salah satu/beberapa fungsi
kudu "diamanahkan" ke tempat(-tempat) lain. ;-)

Btw, tadi ada Pak RM yang masih mau diskusi tentang pemindahan, jadi
Pak Eko bisa tanya juga tuh ke beliau. ;-)

Salam,
Andri

2008/10/31 Eko B K <[EMAIL PROTECTED] com>:
> Mas Andri, sebetulnya yg perlu dipertanyakan justru mengapa harus pindah? ;)
>
> salam
>
> --- On Fri, 10/31/08, Mohammad Andri Budiman <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:
>
> From: Mohammad Andri Budiman <[EMAIL PROTECTED] com>
> Subject: [referensi] Opsi lain? (was: Ibukota di Luar P. Jawa)
> To: [EMAIL PROTECTED] ps.com
> Date: Friday, October 31, 2008, 1:21 PM
>
> Mas Aunur dan rekan-rekan, diskusinya kan belum selesai nih? :-)
> Ya sudah, bila sudah banyak counter-examples bahwa pemindahan ibukota
> tidak feasible, apa lagi opsi yang bisa diajukan? The ball is yours.
>
> Salam,
> Andri
>
> 2008/10/31 Aunur rofiq <aunurrofiqhadi@ yahoo.com>:
>> Memang di referensi ini kalau sudah mentok diskusi "regional inequality",
>> selalu berbuntut pada memindahkan ibukota keluar jawa. Saya setuju sama
>> mas
>> eko dan mas BTS tentang kesenjangan regional ini yang penting adalah
>> bagaimana bisa memberi kesempatan yang sama pada penduduk Indonesia untuk
>> bisa meraih kesejahteraan. Kalau kita ingin mengambil contoh bahwa
>> pemindahan ibukota tidak sama dengan pemerataan pembangunan sangat banyak
>> sekali, karena itu lupakan jika pemindahan tersebut untuk tujuan
>> mengurangi
>> kesenjangan.
>>
>> Mas Aby,
>> Senang ya Morotai jadi Kabupaten... .....kita lihat beberapa tahun yang
>> akan
>> datang..... ada perubahan?
>>
>> Salam
>> Aunur Rofiq
>>
>> ----- Original Message ----
>> From: Mohammad Andri Budiman <[EMAIL PROTECTED] com>
>> To: [EMAIL PROTECTED] ps.com
>> Sent: Thursday, October 30, 2008 11:38:28 AM
>> Subject: Re: [referensi] Ibukota di Luar P. Jawa, Mungkinkah?
>>
>> 2008/10/30 Bambang Tata Samiadji <btsamiadji@ yahoo. com>:
>>
>>> Pindah di Palangkaraya? Ke sananya saja susah. Tidak ada pelabuhan. Yang
>>> ada
>>> cuma sungai besar yang dangkal. Dukungan tanah juga tidak memungkinkan
>>> untuk
>>> bangunan tinggi. Belum lagi sumber air baku untuk PDAM. Apalagi
>>> listriknya
>>> yang masih ditransmisikan dari Banjarmasin.
>>
>> Sebenarnya poinnya di situ, Pak. Memang di luar daerah Jakarta tidak
>> ada fasilitas yang mendukung untuk dijadikan ibukota, bila
>> dibandingkan dengan Jakarta. Dan sebentar lagi tentu akan semakin
>> banyak fasilitas di Jakarta bila MRT gol. Dengan demikian,
>> inequalities akan semakin besar -- meskipun Bapak bersikukuh bahwa ini
>> tidak penting.
>>
>> Salam,
>> Andri
>>
>> ------------ --------- --------- ------
>>
>> Komunitas Referensi
>> http://groups. yahoo.com/ group/referensi/ Yahoo! Groups Links
>>
>>
>
> 
 














      

Kirim email ke