Bukannya bersedia diskusi, tetapi saya tulis di blog saya biar nggak di
ulang-ulang pembahasannya :-P

Saya pikir kalau mau pidah ya pindah saja, dan hal ini bukan hal yang
tabu :

    * Toh pernah beribukota di Jogjakarta dan Bukit Tinggi
    * Tidak mungkin memindahkan Pusat perniagaan dan lebih layak
memindahkan ibu kota.
    * Jakarta akan jadi apa kelak ? Mungkin teman-teman planologi bisa
ngasih bayangan, seperti apa sih kota Jakarta ini sekitar 50 tahun yang
akan datang ? Ketika semua banguan sangat besar (bukan lagi skala
manusia) kita bangun dari sudut ke sudut , sebagai gambaran tahun ini
saja saya tangani pembangunan 2 juta m2 bangunan bayangin betapa
repotnyaq bikin rumah 250 m2 aja :-P
    * Yang menghentikan adalah krisis (saya perkirakan sekitar 80
insinyur) akan segera kehilangan jobnya dan perlu beberpa tahun lagi
untuk memulihkannya.
    *



--- In [email protected], Eko B K <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> hallo Mas Andri...
>
> kenapa ibukota tidak boleh rangkap2 fungsinya?  ;)
>
> kalau argumentasinya adalah melihat ibukota2 negara2 lain yg pindah
atau fungsinya dipisahkan, nanti dicounter juga dgn ibukota2 lain yg
tidak dipisahkan atau tidak pindah:
> Tokyo, London, Paris... bahkan kalau Hitler tidak kalah perang pun
maka ibukota Jerman tidak akan pindah bolak balik kayak kurang kerjaan 
;)
>
> tentu alasan mengapa pindah sangat penting, kalau soal teknis dan
biaya pemindahan saya kira tidak sulit selama punya uang...ini yg
argumentasinya perlu kuat, nanti DPR nya gak setuju  ;)
>
> salam..
>
>
>
> --- On Sat, 11/1/08, Mohammad Andri Budiman [EMAIL PROTECTED] wrote:
>
> From: Mohammad Andri Budiman [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: [referensi] Opsi lain? (was: Ibukota di Luar P. Jawa)
> To: [email protected]
> Date: Saturday, November 1, 2008, 7:23 PM
>
>
>
>
>
>
> Saya kira kalau sudah merangkap-rangkap ibukota, kota perdagangan,
> pusat pemerintahan, kota artis, dll. maka salah satu/beberapa fungsi
> kudu "diamanahkan" ke tempat(-tempat) lain. ;-)
>
> Btw, tadi ada Pak RM yang masih mau diskusi tentang pemindahan, jadi
> Pak Eko bisa tanya juga tuh ke beliau. ;-)
>
> Salam,
> Andri
>
> 2008/10/31 Eko B K [EMAIL PROTECTED] com>:
> > Mas Andri, sebetulnya yg perlu dipertanyakan justru mengapa harus
pindah? ;)
> >
> > salam
> >
> > --- On Fri, 10/31/08, Mohammad Andri Budiman [EMAIL PROTECTED] com>
wrote:
> >
> > From: Mohammad Andri Budiman [EMAIL PROTECTED] com>
> > Subject: [referensi] Opsi lain? (was: Ibukota di Luar P. Jawa)
> > To: [EMAIL PROTECTED] ps.com
> > Date: Friday, October 31, 2008, 1:21 PM
> >
> > Mas Aunur dan rekan-rekan, diskusinya kan belum selesai nih? :-)
> > Ya sudah, bila sudah banyak counter-examples bahwa pemindahan
ibukota
> > tidak feasible, apa lagi opsi yang bisa diajukan? The ball is yours.
> >
> > Salam,
> > Andri
> >
> > 2008/10/31 Aunur rofiq <aunurrofiqhadi@ yahoo.com>:
> >> Memang di referensi ini kalau sudah mentok diskusi "regional
inequality",
> >> selalu berbuntut pada memindahkan ibukota keluar jawa. Saya setuju
sama
> >> mas
> >> eko dan mas BTS tentang kesenjangan regional ini yang penting
adalah
> >> bagaimana bisa memberi kesempatan yang sama pada penduduk Indonesia
untuk
> >> bisa meraih kesejahteraan. Kalau kita ingin mengambil contoh bahwa
> >> pemindahan ibukota tidak sama dengan pemerataan pembangunan sangat
banyak
> >> sekali, karena itu lupakan jika pemindahan tersebut untuk tujuan
> >> mengurangi
> >> kesenjangan.
> >>
> >> Mas Aby,
> >> Senang ya Morotai jadi Kabupaten... .....kita lihat beberapa tahun
yang
> >> akan
> >> datang..... ada perubahan?
> >>
> >> Salam
> >> Aunur Rofiq
> >>
> >> ----- Original Message ----
> >> From: Mohammad Andri Budiman [EMAIL PROTECTED] com>
> >> To: [EMAIL PROTECTED] ps.com
> >> Sent: Thursday, October 30, 2008 11:38:28 AM
> >> Subject: Re: [referensi] Ibukota di Luar P. Jawa, Mungkinkah?
> >>
> >> 2008/10/30 Bambang Tata Samiadji <btsamiadji@ yahoo. com>:
> >>
> >>> Pindah di Palangkaraya? Ke sananya saja susah. Tidak ada
pelabuhan. Yang
> >>> ada
> >>> cuma sungai besar yang dangkal. Dukungan tanah juga tidak
memungkinkan
> >>> untuk
> >>> bangunan tinggi. Belum lagi sumber air baku untuk PDAM. Apalagi
> >>> listriknya
> >>> yang masih ditransmisikan dari Banjarmasin.
> >>
> >> Sebenarnya poinnya di situ, Pak. Memang di luar daerah Jakarta
tidak
> >> ada fasilitas yang mendukung untuk dijadikan ibukota, bila
> >> dibandingkan dengan Jakarta. Dan sebentar lagi tentu akan semakin
> >> banyak fasilitas di Jakarta bila MRT gol. Dengan demikian,
> >> inequalities akan semakin besar -- meskipun Bapak bersikukuh bahwa
ini
> >> tidak penting.
> >>
> >> Salam,
> >> Andri
> >>
> >> ------------ --------- --------- ------
> >>
> >> Komunitas Referensi
> >> http://groups. yahoo.com/ group/referensi/ Yahoo! Groups Links
> >>
> >>
> >
> >
>


Kirim email ke