Pembangunan di daerah sangat tergantung oleh status PKN ini ya rupanya,..

 

 

TATA RUANG

Pemerintah Diminta Revisi PP RTRW

Rabu, 14 Januari 2009 | 00:02 WIB

Banda Aceh, Kompas - Pemerintah pusat diminta melakukan revisi Peraturan
Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 tentang Tata Ruang Nasional. Beberapa hal di
dalam peraturan pemerintah tersebut dinilai tidak sesuai lagi dengan kondisi
kekinian Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Badan Perencanaan Pembangunan Provinsi
NAD Hamdani, ditemui di Banda Aceh awal pekan ini, menyatakan,
ketidaksesuaian dengan kondisi kekinian Aceh akan menghambat perencanaan
pembangunan di beberapa kawasan provinsi ini.

Dia menjelaskan, berdasarkan peraturan pemerintah tersebut, pemerintah pusat
menetapkan pusat kegiatan nasional ada di wilayah administrasi Kota
Lhokseumawe. Padahal, menurut dia, aktivitas pelabuhan untuk kepentingan
distribusi barang berada di Pelabuhan Krueng Geukeuh, yang selama ini sudah
masuk ke dalam wilayah administrasi Kabupaten Aceh Utara.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2001 tentang Pembentukan Kota
Lhokseumawe, wilayah Pelabuhan Krueng Geukeuh dimasukkan dalam wilayah
administrasi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

"PKN- nya sudah masuk ke wilayah administrasi pemerintahan lain. Ini harus
diperhatikan," katanya.

Selain itu, berdasarkan PP terbaru, pusat kegiatan nasional wilayah aceh
adalah Lhokseumawe, Banda Aceh, dan Meulaboh. Namun, menurut Hamdani,
berdasarkan perhitungan tim ekonomi pemerintah Aceh, mereka mengusulkan
wilayah pusat kegiatan ekonomi nasional di kawasan pantai barat di Kabupaten
Aceh Barat Daya. Sementara Meulaboh (Kabupaten Aceh Barat) diusulkan menjadi
pusat kegiatan wilayah saja.

Menurut Hamdani, pengusulan Kabupaten Abdya (Aceh Barat Daya) sebagai pusat
kegiatan nasional kawasan pantai barat selatan Aceh dinilai tepat karena
wilayah-wilayah lain di pantai barat tidak cukup strategis. Menurut Hamdani,
kota-kota kabupaten, seperti Meulaboh, Calang (Aceh Jaya), Tapaktuan,
Subulussalam hingga Singkil sudah cukup berkembang setelah pembangunan
pascatsunami. (MHD)

 

 

Best Regards,

 

Benedictus Dwiagus S.

http://bdwiagus.blogspot.com

http://bdwiagus.multiply.com 

 

"The most difficult thing in the world is to know how to do a thing and to
watch somebody else doing it wrong, without comment."  - T. H. White

 

:::... Indo-MONEV ...:::

Indo-MONEV is a mailing list to build a network of Indonesian People
anywhere in the world who are interested, dedicated, and profesionalised to
the work on monitoring and evaluation and other related development issues
including development aid works, particularly in Indonesia.

Join in by sending an email to:  [email protected] 

Find also Indo-MONEV in facebook:
<http://www.facebook.com/group.php?gid=34091848127&ref=ts>
http://www.facebook.com/group.php?gid=34091848127&ref=ts 

 

Kirim email ke