Innalillahi wainna ilaihi rajiuun... semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dan diterima amal-amal salehnya... amiin...
Ndri, aku baru liat tv kejadian demo itu... wow... sadisnya... geleng2 kepala aku. kaco kali. Yang buat nggak enak itu, yang demo pada pake jaket kuning pulak.. mirip Golkar dan jaket UI jadinya. Gejala apa ini? nggak habis pikir aku... kalo nggak ditangani dengan bijaksana kayaknya Sumut bisa rawan nih ke depannya. Ada nuansa saranya soalnya. salam duka, Jehan --- On Tue, 2/3/09, Mohammad Andri Budiman <[email protected]> wrote: From: Mohammad Andri Budiman <[email protected]> Subject: [referensi] Anarkis: Ketua DPRD Sumut Tewas Dipukuli Demonstran To: [email protected] Date: Tuesday, February 3, 2009, 6:54 PM Mudah-mudahan dari Pusat ada yang care. Jangan karena Sumut jauh dari Jakarta (dan juga dengan alasan "klasik" otonomi daerah: setiap daerah harus mengurus dirinya sendiri), Pemda/Bakorstanasda di Sumut setempat harus menyelesaikan ini sendirian. Macet di Jakarta saja nyaris selalu menjadi problem nasional, dibahas di berbagai media, seolah-olah seluruh RI akan lenyap gara-gara Jakarta macet. Betul-betul regional inequalities ini sudah menjadikan ada daerah Kasta Brahma yang selalu mendapat prioritas dan daerah lain sebagai Kasta Sudra. Mohon perhatiannya deh, Bapak dan Ibu di Pusat yang terhormat. Perhatian, bukan sekedar komentar "Turut prihatin" seolah-olah sudah dan akan tetap peduli. Salam, Andri Sumber: http://www.detiknew s.com/read/ 2009/02/03/ 141431/1078792/ 10/ketua- dprd-sumut- tewas-dipukuli- demonstran- polisi-bantah- lalai ---article begins--- Selasa, 03/02/2009 14:14 WIB Ketua DPRD Sumut Tewas Dipukuli Demonstran, Polisi Bantah Lalai Khairul Ikhwan - detikNews Medan - Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut) Aziz Angkat tewas beberapa saat setelah dipukuli demonstran di gedung DPRD Sumut. Terkait hal ini, polisi membantah lalai dalam melakukan pengamanan. "Pengamanan yang kami lakukan sudah maksimal. Kami melibatkan sejumlah personel dari Polda Sumut, tapi demonstran memaksa masuk," kata Kapoltabes Medan, Kombes Pol Aton Suhartono, di gedung DPRD Sumut, Jl Iman Bonjol, Medan, Sumut, Selasa (3/2/2009). Aton menambahkan, pihaknya masih menyelidiki sebab-sebab kematian politisi Partai Golkar itu. Jika memang akibat pemukulan, pihaknya berjanji akan segera menangkap pelaku. "Tapi hingga saat ini belum satu orang pun yang kami amankan terkait kejadian ini," ujar Aton. Seperti diberitakan sebelumnya, Aziz dipukuli demonstran yang menuntut pembentukan Provinsi Tapanuli di DPRD Sumut. Belum diketahui pasti mengapa para demonstran bersikap anarkis. Namun ada dugaan, mereka menilai selaku ketua DPRD Aziz tidak aspiratif. ---article ends---

