Rekan Milister, Uda Eka, Bang Nuzul, Pak Risfan yth..
 
Harga BBM yang melangit di Wamena, yang sukar untuk  dipatok  sama dengan di 
Jawa misalnya, apakah kita dapat mengoptimalkan sumber daya
lokal. Dengan mengganti BBM dengan energy lainnya seperti dengan gas, air ,
panas bumi, atau batubara yang melimpah disana.  Berikut saya kutip postingan 
dari Prof Widjojono ke saya  (beliau adalah Guru Besar Ilmu Ekonomi dan
Pengelolaan Lapangan Migas pada Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan,
Institut Teknologi Bandung (ITB)  serta
anggota Tim P3 (Pengawasan Peningkatan Produksi) Migas):
 
Biaya listrik
(bahan bakar dan pembangkit) dari batubara (US$ 70/ton) adalah 6 sen dolar per
kWh, gas (US$ 6/MMBTU) serta panas bumi 8 sen dolar per kWh dan dari BBM
(sewaktu harga BBM Rp. 6000/liter) sekitar 20 sen dolar per kWh. Ibaratnya 
kalau saat ini kita
memakai BBM maka sama dengan naik mercy, sedangkan kalau memakai yang lain sama
dengan naik busway. Mohon disadari bahwa Indonesia bukan Negara kaya. Tidak
bijaksana apabila kita masih mengantungkan penggunaan energi kepada minyak.
Bahkan Iran yang kaya dengan minyak (cadangan terbukti 137,5 milyar barel dan
produksi 4,3 juta barel per hari pada 2006), berusaha untuk mengunakan nuklir
untuk listrik, BBG untuk transportasi, LPG dan gas kota untuk memasak. Iran
berusaha untuk mengekspor minyak sebanyak mungkin karena hal tersebut adalah
yang paling menguntungkan. Demikian pula Norwegia, walaupun Negara tersebut
memproduksikan minyak sebesar 2,8 juta barel per hari pada tahun 2006 pemakaian
domestiknya hanya 200 ribu barel per hari, yaitu hanya untuk transportasi.
Untuk listrik, Negara ini menggunakan tenaga air.

Sehingga kalo di Papua masih tetap menggantungkan pasokan BBM dari Jawa,  
dengan infrastruktur yang minim maka harga BBM masih sulit disamakan dengan di 
Jawa. Kalo tidak salah di Nabire telah dikembangkan LNG Tangguh, apakah dapat 
dikembangkan lagi menjadi sumber energi di Papua sebagai pengganti BBM.
Pak Eka,  kita berani apa tidak,  untuk memberi pilihan dengan lebih baik
menggunakan energy selain BBM untuk dikembangkan di Papua ..
 
Salam Hangat 
Wisnu

________________________________


      

Kirim email ke