Pak Eko ysh,

Berarti kalau kita menerima tanggapan atau argumentasi terhadap suatu kasus
pengembangan perkotaan dan wilayah, apalagi dengan stress ekonomi (karena
ada disiplin yang hanya mengerti kalau semua pembangunan harus dijabarkan
dalam kamus ekonomi), kita perlu juga arif dari mashab mana mereka ini
dilahirkan...begitu?
hal ini akan parah apabila seseorang menyampaikan konsepnya sendiri namun
langsung dimasukkan ke kotak (mashab) tertentu oleh pembaca atau
penanggapnya, karena penanggap terlanjur menggunakan kaca mata kotak. Lebih
parah lagi apabila kaca matanya harus import.....
Begitukah memang rumusnya, komentar pak Aby....?.

Salam,
Abimanyu

2009/2/4 Eko B K <[email protected]>

>   Pak Nuzul ysh,
>
> seperti juga di Amerika, di Prancis ini terdapat berbagai kelompok penganut
> mahzab yg berbeda... Salah satu penyusun WDR2009 tsb, Souleymane Coulibaly,
> kelihatannya dr kelompok neoklasik...demikian juga mantan chief economist WB
> Francois Bourguignon dan managing director IMF Dominique Strauss-Kahn...
>
> Tapi memang selain neoklasik, di sini juga ada beberapa kelompok lain
> seperti Marxist seperti Myrdal (namun dgn alasan berbeda) menolak
> konvergensi...mengikuti tradisi Marxian, mereka percaya bahwa kapital
> cenderung terus terakumulasi menciptakan kesenjangan antar kelas
> sosial...dan ini juga berlaku utk ruang, ruang yg kaya akan semakin kaya
> meninggalkan ruang yg miskin, sehingga yg timbul adalah divergensi...
>
> Selain itu juga ada kelompok yg menamakan diri New Socio-Economic
> Geography... mereka menolak NEG Krugman dgn menekankan bahwa faktor sosial
> dan institusi juga merupakan variabel penting dlm economic geography...
> kelompok ini banyak juga dipengaruhi kelompok French Regulation School nya
> Michel Aglietta yg labonya ada di kampus saya...
>
> salam,
>
> Eko.
>
>
>
> --- On *Sat, 1/31/09, Nuzul Achjar <[email protected]>* wrote:
>
> From: Nuzul Achjar <[email protected]>
> Subject: Re: [referensi] Re: Laporan Bank Dunia
> To: [email protected]
> Date: Saturday, January 31, 2009, 9:53 PM
>
>  Pak Aunur, Pak BTS, dan teman-teman Referenciers,
>
> Jelas sekali pak Aunur, pendekatan Bank Dunia adalah tipikal pendekatan
> neoklasik. Selalu asumsinya adalah bahwa jika mobilitas modal dan tenaga
> kerja antar daerah (khususnya daerah miskin dan kaya atau daerah urban yang
> lebih makmur dan rural yang miskin) tidak terhambat maka dalam jangka
> panjang akan terjadi konvergensi pendapatan per kapita. Secara akademik
> inilah yang disebut sebagai fenomena "absolut convergence" (konvergensi
> absolut). Apalagi jika misalnya pendidikan, infrastruktur di daerah yang
> tertinggal bisa dipacu, konvergensi menjadi lebih cepat. Yang terakhir ini
> disebut sebagai konvergensi bersyarat (conditional convergence) .
>
> Logika penganut neoklasik sebenarnya sederhana. Jika mobilitas faktor
> produksi bisa bergerak bebas, maka tenaga kerja di (dalam konteks ini adalah
> rural) akan bergerak ke daerah urban untuk mencari upah yang lebih tinggi,
> sementara modal akan bergerak dari urban ke rural (asumsinya rural masih
> kekurangan modal).
>
> Lama kelamaan, tenaga kerja di urban kelebihan dan upah akan cenderung
> menurun, sementara modal dirasakan kurang karena mengalir ke daerah
> pedesaan.  Sebaliknya, rural akan kekurangan tenaga kerja dan upah akan
> semakin naik dan pendapatan dari modal (marginal productivity of capital)
> akan turun. Dalam jangka panjang akan terjadi konvergensi pendapatan per
> kapita antara daerah rural dan urban.
>
> Tidak usah heran pak Aurnur, salah satu advisor laporan Bank Dunia itu
> adalah pentolan neoclassical  economist dari London School of Economics and
> Political Science yang memperkenal konsep Beta dan Sigma Convergence. Rekan
> Eko van Parijs saya rasa mungkin senyum-senyum saja dengar cerita ini...
> rekan-rekan Prancis tampaknya punya cara pandag lain...mungkin lo...
>
> Pandangan neoklasik di atas bertentangan dengan pandangan Myrdal bahwa
> ketika daerah urban sedang tumbuh, ia akan menjaga momentum untuk tumbuh,
> sementara daerah rural yang tertinggal akan tetap tertinggal. Yang terjadi
> adalah divergensi.
>
> Wassalam,
>
> Nuzul Achjar
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>  
>

Kirim email ke