Seorang anak menengadah menatap Monumen Nasional (Monas). Ia bertanya inikah 
simbol ibukota negara?, tinggi sekali,  apa yang kau bisa berikan kelak setelah 
aku besar nanti. Jawabnya: Tidak ada lagi nak  yang diharapkan dariku, saat ini 
diriku terdehidrasi berat, lemas badanku, terlalu banyak manusia rakus mengisap 
air dari tubuhku. Berkeringat akupun tak sempat,  dari  tahun ke tahun aku 
mengamati dari atas sini, banjir bukannya berkurang dan mereda, namun terus 
semakin meluas, bahkan yg biasa tdk banjir dan tidak mungkin banjir, sekarang 
banjir. Bangunan bersaing dengan tempat air nak. Upaya yang selama ini 
dilakukan  sepertinya hanya pelipur lara saja. Berbagai ahli telah dikerahkan 
dan seperti tahu yang perlu dikerjakan, tapi tdk bisa dikerjakan.  Saat inipun 
asmaku kumat, tidak ada lagi oksigen  yg bersih bernafas, ruang udara sudah 
terlalu jenuh terkontaminasi, tak ada sudutpun yg bersih, usaha usaha 
penghijauan itu hanya menyenang nyenangkan saja, sedikit artinya dibandingkan 
dengan penyebabnya, 1 pohon 1 orang itu bohong nak, karena yg terjadi 1 motor 1 
orang, itu yg dibutuhkan nak ketimbang pohon, karena tempat tinggal dgn tempat 
kerja jaraknya berpuluh puluh km. Itulah kenapa udara tidak bisa bersih. 
Angkutan umum tak sanggup aku  siapkan nak. Pemimpin kitapun yg punya ibukota 
ini, yang satu berkantor disisi Utara dan yang satu lagi berkantor di sisi 
Selatan, kini sedang berseteru ingin berebut kantor yg sebelah Utara. Terus apa 
yang bisa disiapkan?  Sejak dari awal saya katakan, tidak ada lagi bisa saya 
siapkan nak, sedih rasanya melihat masa depanmu nak. Sejak Bang Ali (alm), Bang 
Samiun, Bang Dul, Bang Yoso dan Bang Fauzi sepertinya semua membangun, tetapi 
semuanya tidak menunjukan perbaikan. Para perencanapun hanya berdebat hal hal 
normatif, teori hierarki kota, RTRWN, kawasan2 strategis Nasional dan lainnya. 
Si anak berbalik menunduk, berjalan lunglai, berderai air mata. Ini kah warisan 
orang tuaku?  Jakarta, 10 Maret 2009. Iman Soedradjat.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

------------------------------------

Komunitas Referensi
http://groups.yahoo.com/group/referensi/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/referensi/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/referensi/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke