Dear Prof. Abim,

Anda kayaknya salah deh...., justru pak Hutomolah  yg piawai memancing anda... 
karena beliau tahu... syaratnya mau mancing anda (utk bicara ttg laut) itu 
gampang saja... pokoknya bicara sajalah tentang pulau terpencil dan ada sedikit 
embel2 ttg cinta disana .... dan pastilah tak lama kemudian anda 
nongol.....hehe...
 
salam,
aby 
 
 

--- On Tue, 3/10/09, abimanyu takdir alamsyah <[email protected]> wrote:

From: abimanyu takdir alamsyah <[email protected]>
Subject: Re: [plbpm] Fwd: [pkbp] Cinta dan Waktu
To: [email protected]
Date: Tuesday, March 10, 2009, 3:49 AM

Dear Pak Hutomo,

Bapak memang piawai untuk memancing pak Aby untuk tertarik bicara
masalah pulau....
Saya sendiri gak sangka kalau masih ada CINTA di pulau tenggelam....

Salam,
Abim

On 3/10/09, malikusworo hutomo <[email protected]> wrote:
> Dear Pak Aby,
>
> Terima kasih atas komentarnya. Katanya orang tua nggak usah mikir yang
> berat-berat terus, seskali relaxlah.   Anyway, meskipun tidak memberi
> komentar saya selalu mencermati diskusi anda dengan teman-teman ttg
> pengembangan wilayah. Saya dan teman-teman sedang menyusun rencana
> zonasi wilayah pesisir timur P. Bintan  mengikuti panduan U.U. No
> 27/tahun 2007 ttg Pengelolaan Wialayah Pesisir dan Pulau2 Kecil dan
> saya ingin belajar dari diskusi anda dan teman-teman. Ada
> relevansinya, tetapi skalanya mungkin lebih kecil dan lebih detil.
> Selain itu di laut tidak ada penggunaan tunggal, kecuali untuk daerah
> inti kawasan konservasi. Juga ada pekerjaan 'Sustainable Tourism Plan
> and Spatial Plan" yang sedang kami susun TORnya. Mungkin ada yang
> bersedia memberikan masukan dari teman-teman apa yang dimaksud dengan
> "Sustainable Tourism", kami akan sangat berterima kasih.
>
> rgds
>
> Hutomo
>
> Pada 8 Maret 2009 23:53, hengky abiyoso <[email protected]>
menulis:
>> Hahaa…. Pak Hutomo rupanya seneng cerita humor juga ya?.....
>>
>> Kalo yg dari bapak tentang “cinta dan waktu”….  Berikut Ini saya
tambah
>> dikit boleh ya pak?......
>>
>>
>>
>> “Definisi Tentang Cinta Dikalangan Anak2”
>>
>>
>>
>> Tini  : “Wiek, kalo menurut kamu cinta itu artinya apa?”……
>>
>> Tiwi : “Kalo menurut akuuu…. Cinta itu ya  kalo seorang ibu
membuatkan
>> kopi
>> untuk seorang ayah.... lalu ibu itu meneguknya sedikit untuk
memastikan
>> kopinya sudah oke atao belum gitu?.....
>>
>> Tini  : “Lha kalo menurut kamu Tut…. cinta itu artinya
apa?”……
>>
>> Tuti : “Engngng.... kalo menurut akuuu… cinta itu ya kalo seorang
anak
>> perempuan memakai parfum dan seorang lelaki memakai shaving cologne
lalu
>> mereka pergi keluar dan lalu diluar sana mereka saling membauinya satu
>> sama
>> lain gitu……”
>>
>>
>> --- On Sun, 3/8/09, malikusworo hutomo
<[email protected]>
>> wrote:
>>
>> From: malikusworo hutomo <[email protected]>
>> Subject: [plbpm] Fwd: [pkbp] Cinta dan Waktu
>> To: [email protected], [email protected]
>> Date: Sunday, March 8, 2009, 7:33 AM
>>
>> Dear Millisters,
>>
>> Maaf saya posting dari milis tetangga.
>>
>> Hutomo
>>
>>
>> ---------- Pesan terusan ----------
>> Dari: Miha <[email protected]>
>> Tanggal: 7 Maret 2009 07:35
>> Subjek: [pkbp] Cinta dan Waktu
>> Ke: Alumni SMAN 1 Pasuruan <[email protected]>,
>> [email protected]
>>
>>
>> Cinta dan Waktu
>>
>> Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda-benda
>> abstrak : ada CINTA, KESEDIHAN, KEKAYAAN, KEGEMBIRAAN, dan sebagainya.
>> Mereka hidup berdampingan dengan baik.
>>
>> Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kesil itu dan air
>> laut tiba-tiba naik dan akan menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni
>> pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri. CINTA sangat
>> kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tak memiliki perahu. Ia
>> berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air
>> semakin naik membasahi kaki CINTA.
>>
>> Tak lama kemudian CINTA melihat KEKAYAAN sedang mengayuh perahu
>> “KEKAYAAN!!KEKAYAAN!!Tolong aku!!” teriak CINTA. “ Aduh! Maaf,
CINTA!”
>> kata KEKAYAAN. “ Perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak
>> dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagi pula tak ada
>> tempat lagi bagimu di perahuku ini.” Lalu KEKAYAAN cepat-cepat
>> mangayuh perahunya pergi.
>>
>> CINTA sedih sekali, namun kemudian dilihatnya KEGEMBIRAAN lewat dengan
>> perahunya. “KEGEMBIRAAN! Tolong aku!”, teriak CINTA. Namun
KEGEMBIRAAN
>> terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tak mendengar
>> teriakan CINTA.
>>
>> Air semakin tinggi membasahi CINTA sampai kepinggang dan CINTA semakin
>> panic. Tak lama kemudian lewatlah KECANTIKAN. “KECANTIKAN!Bawalah
aku
>> bersamamu!”, teriak CINTA. “Wah CINTA, kamu basah dan kotor. Aku
tak
>> bisa membawamu. Nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini.” Sahut
>> KECANTIKAN.
>>
>> CINTA sedih sekali mendengarnya. Ia mulai menangis terisak- isak. Saat
>> itu lewatlah KESEDIHAN. “ Oh, KESEDIHAN, bawalah aku bersamamu,”
kata
>> CINTA. “ Maaf, CINTA. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian
saja…”
>> kata KESEDIHAN sambil terus mengayuh perahunya.
>>
>> CINTA putus asa. Ia merasakan air maki naik dan akan
>> menenggelamkannya. Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara,
>> “CINTA! Mari cepat naik perahuku!” CINTA menoleh kearah suara itu
dan
>> melihat seorang tua dengan perahunya. Cepat-cepat CINTA naik ke perahu
>> itu, tepat sebelum air menenggelamkannya. Di pulau terdekat, orang tua
>> itu menurunkan CINTA dan segera pergi lagi.
>>
>> Pada saat itu barulah CINTA sadar bahwa ia sama sekali tidak
>> mengetahui siapa orang tua yang menyelamatkannya itu. CINTA segera
>> menanyakannya kepada seorang penduduk tua di pulau itu, siapa
>> sebenarnya orang tua itu.” Oh, orang tua tadi? Dia adalah WAKTU.”
Kata
>> orang itu. “ Tapi, mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya.
>> Bahkan teman-teman yang mengenalkupun enggan menolong aku” tanya
CINTA
>> heran. “Sebab,..” kata orang itu, “ Hanya WAKTUlah yang tahu
berapa
>> nilai sesungguhnya dari CINTA itu…”
>>
>>
>>
>>
>> ------------------------------------
>>
>> Yahoo! Groups Links
>>
>>
>>
>>
>>
>
>
> ------------------------------------
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>


------------------------------------

Yahoo! Groups Links






      

Kirim email ke