Sahabat H. Ekadj ysh,
Tanpa saya sadari…. rupanya saya  telah ‘melewatkan’ nomor serial  (11) ini 
(mengira sdh saya postingkan, pdhal blm)….. dan saya pikir ini sekaligus  
mrpkan tgp saya atas ajakan kopi darat dari sahabat H. Ekadj (15/04/09 re: 
Hirarkhi Jalan)………
…..Setelah bbrp serial postings saya ttg ‘hirarkhi’…..sahabat H. Ekadj menulis 
(07/04/09) :
“…..Dengan adanya hirarki ini, pertanyaannya : terus bagaimana ?”…….
Tentu saja saya ckp  bersemangat utk lanjut mendiskusikan itu…. krn Itu adlh 
pertanyaan (sklgs ‘pengakuan’) yg penting yg tlah saya tunggu ‘sekian lama’…….
Pertanyaan itu bgmnpun sekaligus ‘mengakui’ kebenaran, mengakui ‘kenyataan’ 
bahkan ‘kemutlakan’ syarat  perlunya kehadiran “hirarkhi” dalam “syarat 
kenyamanan” PR (UUPR Pasal 3 : “Penyelenggaraan PR bertujuan utkmewujudkan RWN 
yg aman, “nyaman”, produktif, dan berkelanjutan dst……..)  utk menata/ 
menyiapkan  habitat/ environment kehidupan manusia………. 
Mengingat pengertian ‘hirarkhi’ adlh demikian vitalnya dlm teknik penataan 
ruang (khususnya utk wilayah tertinggal) ….. tapi smntr itu  implementasi dari 
pengertian vital ‘hirarkhi’ itu dlm PR msh demikian rendahnya….. terbukti dari  
berbagai kenyataan lapangan yg terlihat….. terbukti pula dari pemahaman 
dibirokrasi maupun juga dr  sementara kalangan universitas yg sdh berkenan  
menurunkan pendapatnya dimilis ini (tinggal dari apa yg dikatakan sbg kubu 
‘kiblat pengajaran planologi di Indonesia’ atau ‘center of excellence dari 
pengajaran planologi  di Indonesia’  kok msh memilih diam saja, atau mungkin 
merasa terlampau hinakah utk menurunkan pendapatnya dimilis ini bareng2 dgn 
rakyat?... Ataukah hanya krn maaf….moderator tak pernah keluarkan penghargaan/ 
amplop utk itukah?)…… maka  saya pikir kalau sahabat H. Ekadj (saya anggap dgn 
hati mulia berkenan mengawali scr tak resmi mewakili dari birokrasi) berkenan
 mendiskusikan masalah ini….. dalam kerangka “negara dgn good governance”…..  
selain juga dlm kerangka ‘diskusi ilmiah/ diskusi non-ilmiah pembangunan’ 
teknik perencanaan ruang……. saya mohon agar sekiranya anda berkenan mengundang 
diskusi dgn pihak “center of excellence”  itu.…. baik secara terbuka (dimilis 
ini)…. Ataukah  smntr cukup pada forum tertutup/ terbatas semacam ‘conference 
group’ melalui dunia maya (supaya  intensip n tak usah banyak buang waktu n 
tenaga  utk lakukan perjalanan jauh)…….… mungkin juga mengundang pihak 
asosiasi……. Dan agar supaya diskusi  dpt terselenggara……...… saya pikir apakah 
brngkali anda (/kantor anda) maaf…. perlu siapkan amplop yg agak tebal utk 
pihak yg ‘sulit’ utk diundang/ bicara  agar berkenan berpartisipasi/ bicara 
(kalau saya sih nggak usah pake gitu2 juga sdh amat siap)……...
Saya kira akan sangat tidak patutlah  kiranya….. kalau mendiskusikan masalah 
sestrategis itu  dinegeri dgn masalah ketimpangan keruangan yg sangat tak beres 
spt ini …… lalu hanya kita berdua saja yg mendiskusikannya……… lalu pihak elit 
ilmiah hanya diam seribu basa…...  atau satu dua teman dimilis ini nanti 
menanggapi seperlunya……… termasuk diantaranya sekedar hanya katakan…… teori 
hirarkhi itu hanya sekedar ‘pengantar seperlunya’ sambil lalu……. Yg mungkin 
pdpt itu  tepat utk studi  lain ‘Non-keruangan’ ….. namun jelas tidak tepat 
kalau itu dimaksud sekaligus utk studi ‘teknik keruangan’……..
Saya kira sangatlah amat tidak patut ….. kalau hanya kita berdua saja yg 
mendiskusikannya apalagi bahwa seorang dari kita berdua (yaitu saya) hanyalah 
rakyat  saja…… konon bahkan hanya sekedar dari luar pagar istana pendidikan 
planologi saja……..
Salam,
 
On Wed, April 15, 2009 6:06 PM  "ffekadj" [email protected] wrote:
To: [email protected]

Pak Aby ysh,
Terima kasih atas informasinya.  Saya 'membaca' bila penggunaan 'metode  
sistem/nilai jalan' untuk 'evaluasi land-use' adalah paling dominan  digunakan 
di dunia sejak era 1950-an sampai hari ini;  namun entah kenapa sudah hampir 50 
tahun pendidikan planologi di Indonesia hal ini tidak pernah 
dikembangkan.Sepertinya kita perlu kopi darat lagi pak. Kalau terkumpul 
sekurangnya 10 peminat, kita tentukan waktu dan tempatnya. Salam.
-ekadj


      

Kirim email ke