Rekans ysh,
 
Mengenai kekuatiran antropo-spatial, ini mungkin juga harus dilihat dalam 
konteks kekinian faktual (bahasa apa ini?). Mengatakan "etnik jawa" masa kini 
sudah sangat beda (kabur) dibanding masa Geertz, apalagi masa Ajisaka, 
Ronggowarsito atau Suryomentaram.
 
Misalnya saja, banyak yang mengira HB itu raja Jawa, nyatanya kan bukan, dia 
itu sultan Jogja (bagian dari Mataram,?) yang wilayahnya tak lebih dari DIY dan 
sekitar. Solo jelas bukan wilayahnya, apalagi Pacitan, Madiun, dan lebih jauh 
lagi. Orang pesisir utara Jawa, lain lagi. Apalagi orang Jawa Timur yang 
namanya saja tidak pakai "o" (umumnya nama Islam).
 
Ini kadang-kadang kurang difahami rekan-rekan yang kebetulan tidak lahir di 
Jawa. 
"Orang Jawa" di luar kesultanan Jogja, kesunanan Solo, setahu saya lebih 
egaliter, kalau dibanding dengan sebagian etnik lain yang masih suka pakai 
gelar adat yang masih berbau feodal. 
 
Kesimpulannya, fanatisme etnik pada masa kini mungkin sudah jauh lebih "kabur" 
dibanding "kepentingan-kepentingan" riil, pragmatis, kekuasaan. Isyu etnik bisa 
dipakai untuk mengundang fanatisme "pemilih awam", tapi tak cukup untuk 
menggalang koalisi atau memecahnya.
 
Mohon maaf kalau salah, maklum belum nemu kitab Im-Yang Bu-tek-cin-keng yang 
maha sakti itu.
 
Salam,
R. Munir


--- On Thu, 5/14/09, risman <[email protected]> wrote:


From: risman <[email protected]>
Subject: RE: [referensi] Re: [OOT] Pimpinan Nasional Berbasis Kinerja
To: [email protected]
Date: Thursday, May 14, 2009, 6:10 PM










Yth Pak Mod Ekadj,
            Terima kasih gayung bersambut saya terjengkang oleh angin kecepatan 
Pak Eka. Benar observasi khalayak, Pak Eka punya lwee-kang hwa-kang gin-kang 
sin-kang sudah di tingkat Pandeka Minang yang jika berjalan “ ... semut 
terinjak tak mati, alu tertarung patah tigo!”.
            SBY itu akan dicatat sejarah karena pelindung pemberantas korupsi. 
Jangan sampai masuk perangkap jawa kuna lagi ... kita berdoa terbentuknya 
paradigma baru di seputar cerita “hana caraka data sawala ...”  Adji Saka itu.
 

Wassalam,
RMaris
 




From: refere...@yahoogrou ps.com [mailto: refere...@yahoogrou ps.com ] On 
Behalf Of ffekadj
Sent: 15 Mei 2009 0:02
To: refere...@yahoogrou ps.com
Subject: [referensi] Re: [OOT] Pimpinan Nasional Berbasis Kinerja
 
Pak Risman ysh.

Saya tanggapi dulu sambil menunggu yang lain. Perspektif
anthropo-spatial saat ini memang sepertinya sedang mengemuka,
menunjukkan kita tidak bisa lepas, sebagai masing-masing anak bangsa,
untuk mencari pijakan berdiri. Saya kurang tahu kalau harus sampai
seperti skenario yang bapak duga, karena hal itu mensyaratkan kecerdasan
yang sangat tinggi dari pemimpin bangsa. Saya ragu dalam hal ini, juga
terhadap layer 1, 2, dst. Belum kelihatan politisi yang cerdas. Namun
upaya untuk obrak-abrik sistem koalisi, harus diakui sangat berhasil.
Manajemen konflik ini bisa fatal kalau ada yang tidak bisa jaga diri.

Setelah mendapatkan beberapa pelajaran jurus dari Pak BSP, saya coba
susun analisis sendiri. Kelihatannya memang ada niat me-reshuffle
dominasi lama, yang terlalu mahal ongkos politiknya bila diteruskan. Ini
masanya ular-ular lagi ganti kulit, namun nggak tahu mau jadi apa. Jadi
mungkin benar jurus harimau ngamuk belum tentu bisa menandingi jurus
ular tanah. Harimau perlu stamina tinggi untuk bermain long-time
session, supaya konsisten. Dan ini saya masih ragu, berkaca dari
pengalaman terdahulu. Jadi rakyat seharusnya tidak perlu meneropong
terlalu tinggi, agak diturunkan saja sedikit, supaya kelihatan
dinamikanya.

Itu saja kurang lebih lembar jawaban saya, minta diponten pak. Salam.

-ekadj

--- In refere...@yahoogrou ps.com, "risman" <par...@...> wrote:
>
> Yth Pak Mod, Pak Efha, Pak Andri, rekan-rekan,
>
> Sambil menanti jadi tidaknya shotgun wedding Megawati-Prabowo, simbol
> kebingungan aspiran pemimpin yang memang tak terbiasa membaca ---
apalagi
> mengikuti --- kehendak rakyat itu, saya buat catatan ringan berikut.
>
> 1. Ide besarnya ingin melihat adakah tunas-tunas
> perubahan antropologik- kultural dan sosial di masyarakat bangsa
Indonesia
............ ......... ...

............ ......... .....


No virus found in this incoming message.
Checked by AVG - www.avg.com
Version: 8.5.329 / Virus Database: 270.12.27/2111 - Release Date: 05/12/09 
18:03:00
















      

Kirim email ke