Risman, wah baru sekarang saya sempat baca surat anda, maklumlah kalau ada 
kesibukan seperti WOC dan CTI, apalagi dibelahan bumi yang masih termasuk cukup 
naive seperti minahasa, but anyway thanks, and it does keep the old spirit and 
fun. 
Sebetulnya nanti tgl 17 Juni yad, saya harus memberi suatu paper pada suatu 
pelatihan utk orang-orang PU yang berkecimpung dalam planning, well mungkin 
papernya itu bisa berjudul' "fifty years of education and trying to establish a 
professional practice" well I just try to kid myself. . So much first. WJW as 
allways. 




________________________________
From: Risman Maris <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, May 19, 2009 9:01:58 AM
Subject: Re: [referensi] Re: [OOT] Pimpinan Nasional Berbasis Kinerja





Yth Pak Mod, Pak Efha, Sepasang Pendekar Pattimura Sakti, semua teman, 
Memang Sabtu-Minggu yang panjang, Pak Ekadj,  namun sudahlah, tokh bernilai 
bintang tujuh (hei, jurus Wutong Pay?) bagi rakyat Indonesia, yang sedang 
melatih para aspiran Pimpinan Nasionalnya berkompetisi dengan basis kinerja.
Melintas dua kilas Suhu WJW Sang Pendekar Pedang Sakti di ufuk Timur,  
sepertinya membawakan jurus Menengok Utara Menusuk Barat yang saya butuh 50 
tahun memahaminya serba sedikit; biarlah minta tambahan waktu saja sama beliau, 
barangkali 20 tahun lagi cukuplah. Lha, thesis di Columbia, Masterplan of The 
Port City of Bitung, itu beliau bikin di 1958, sampai kini masih di RTRWN saja. 
Sampailah 1959 enam paradigma penyelenggaraan lingkungan fisik rupanya sudah 
masak di kepala WJW dkk seluruhnya! Lapor Pak, memang tak tanggung-tanggung 
Revolusi Pancasila 1945 itu: 6000 tahun Eropa terkompresikan ke dalam 60 tahun 
saja. Now aren't we having great fun. Salam takzim kami menghadap Subo.
Pak isoedradjat dan Pak redindj dari padepokan Pattimura berkenan pula 
kilas-kilas beberapa jurus, saya pikir kembangannya Pentang Jendela Pandang 
Rembulan. Bila berkenan akan saya tukar dengan Kepretkan Tangan Mendorong Bumi, 
mungkin di kopi darat Selasa siang ini, Insya Allah?
Harapan kita besar pada Pak Efha dengan kesempatannya merenung mendalami, Tahu 
Penataan Ruang Tahu Indonesia, Tahu Indonesia Tahu Penataan Ruang. Ada revolusi 
paradigma dalam kultur bangsa; tanya Pak Amien Rais, arahnya. Saya tergolong 
paling kuatir akan dikuatkannya kembali alasan-alasan primordial/feodal/ 
kolonial/ autokratik/ sentralistik untuk alon-alon waton kelakon (yang nyatanya 
juga bertentangan dengan ajaran Islam tentang menyegerakan perbuatan baik), 
bila kuasa penuh ada di satu partai dinasti keluarga Jawa seperti Demokrat itu. 
 Padahal cuma karena "nggak kober" aja, kata orang Betawi. Maka catat gerakan 
JK-Ginanjar- DPD seperti di diberitakan Kompas; upaya agar MPR-Baru bikin SU 
amandemen kelima UUD 1945 90 hari setelah usulan DPD sekarang: sus-duk DPD vis 
a vis DPR; tata memberikan pertimbangan atas RUU APBN dan yang terkait pajak, 
pendidikan, agama.
Dihubungkan dengan usul kita: Wapres RI pro temp chairman dari DPD (seperti US 
Senate, Vice President itu cuma berwenang memecah kebuntuan split suara 50-50); 
DPD instansi tertinggi pertimbangan anggaran multiyears dan tahunan pembangunan 
berbasis teritorial cq kawasan strategis nasional plus jaringan pembentuk 
struktur wilayah maupun internal perkotaan.Wah klop saja di pucuk pimpinan 
negara ada perkawinan pertimbangan nasional-internasio nal dan teritorial. Mau 
soal Batam; Hutan Riau; Bitung: Biak; Morotai; Banda Aceh-Sabang; SURABAMAK; 
laut sub-regional; pulau pantai; Pulau Samudera; koridor pertumbuhan; Kerangka 
Strategis Penataan Ruang Nasional; sistem wilayah; sistem internal perkotaan; 
hirarki fungsional kota-kota; hayo saja semuanya, kini jelas ada forum dari 
studi sampai ke keputusan anggaran tahunan .......
Sekali beres di tingkat Nasional, mutatis-mutandis ke Prov-Kab-Kota; sekaligus 
memperjelas Wagub, Wabup, Wawa, yang mahal-mahal itu. Bagaimana Pak Aby?

Wassalam
RMaris




  

On May 16, 2009, at 3:04 AM, ffekadj wrote:

Pak Efha yang sensi, plz do not feeling guilty coz you are a pi-eic-di.
Ini weekend seru sampai nggak bisa tidur, udara Jakarta malam ini terasa
panas. Habis filem Kungfu 'Stephen Chow' Hustler tadi berlanjut dengan
The 'Jet Li' Master. Salam.

-ekadj

--- in refere...@yahoogrou ps.com, <efha_mardiansjah@ ...> wrote:
>
> He... he... he... Bos Eka ysh,
>
> Kalo pi-eic-di itu baru 3 sertifikat.. . Kalo 4 sertifikat itu udah
lebih dari pi-eic-di... Konon katanya ada post-pi-eic- di... Itu kali
kalo udah 4 sertifikat.. .
>
> --- On Sat, 5/16/09, ffekadj 4ek...@... wrote:
>
>
> From: ffekadj 4ek...@...
> Subject: [referensi] Re: [OOT] Pimpinan Nasional Berbasis Kinerja
> To: refere...@yahoogrou ps.com
> Date: Saturday, May 16, 2009, 12:08 AM

> Mengenai ponten itu, alamak, sekali ikut kursus sertifikasi, langsung
dapat 4 sertifikat : lwee-kang, hwa-kang, gin-kang, dan sin-kang; kalau
di kemiliteran berarti sudah bintang 4, cuman belum pi-eic-di. Namun
kata toako kita, Sang Pendekar Pedang Sakti, apa sih pi-eic-di itu?
> Kamsia-kamsia. Salam.
> -ekadj
>
> --- In refere...@yahoogrou ps.com, "risman" paramu@ wrote:
> >
> > Yth Pak Mod Ekadj,
> >
> > Terima kasih gayung bersambut saya terjengkang oleh angin
> > kecepatan Pak Eka. Benar observasi khalayak, Pak Eka punya lwee-kang
> > hwa-kang gin-kang sin-kang sudah di tingkat Pandeka Minang yang jika
> > berjalan " ... semut terinjak tak mati, alu tertarung patah tigo!".
> >
> > SBY itu akan dicatat sejarah karena pelindung pemberantas
> > korupsi. Jangan sampai masuk perangkap jawa kuna lagi ... kita
berdoa
> > terbentuknya paradigma baru di seputar cerita "hana caraka data
sawala ..."
> > Adji Saka itu.
> >
> >
> >
> > Wassalam,





      

Kirim email ke