Lunch as part of informalitas yg barangkali akan menjadi bagian solusi isu informalitas he2..kata bersayap..so let gets n enjoy the lunch...sy daftar.. Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message----- From: [email protected] Date: Sun, 28 Jun 2009 04:12:10 To: <[email protected]> Subject: Re: [referensi] Re: Informalitas Perkotaan - editor Setuju pak Iman duaratus persen ... Tp ya lunch mah kudu atuhh... Ya ngobrol2 silaturahmi ... Wss. Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: [email protected] Date: Sat, 27 Jun 2009 09:56:38 To: <[email protected]> Subject: Re: [referensi] Re: Informalitas Perkotaan - editor Kayanya bukan persoalan Lunchnya, yg penting yg mau dibicarakan mengenai informal sektor itu apanya? Menurut saya udah terlalu banyak teori informal sektor ini, setiap orang bisa bicara apapun juga, yg susah itu prakteknya. Saya usul gimana kalo cukup mengumpulkan dr Lesson Learn dr berbagai tempat/kota yg pernah melakukan penanganan PKL, terus jangan didiskusikan, cukup dikumpukan saja. Misal pengalaman di Citra Niaga Samarinda, pengalaman Kota Balikpapan, pengalaman kota Solo, Kota Yogya, Surabaya, Padang, Jakarta, Jombang, Cirebon, Bdg, Pknbaru, bAtam dan lain lain, di Perancis, di Belanda, Amerika, tentu yg bagus2nya. Semua orang yg ada dlm jaringan mailing list ini disuruh nulis, kumpulin, dibukukan udah selesai, ngga usah pake lunch lah! Kho yg gini aja repot sih. Tabeek pak Ibnu. Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: [email protected] Date: Sat, 27 Jun 2009 09:25:02 To: <[email protected]> Subject: Re: [referensi] Re: Informalitas Perkotaan - editor Silahkn ketua n sekjen IAP sponsori lunch nya .. Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: "Ibnu Taufan" <[email protected]> Date: Sat, 27 Jun 2009 03:32:34 To: <[email protected]> Subject: Re: [referensi] Re: Informalitas Perkotaan - editor bung ekadj dan bung deni kalau serius menerbitkan kompilasi tulisan PKL bagus sekali ...pasti IAP siap jadi "sponsor" dan kita minta juga kesediaan bung mara oloan (skg dirut ps jaya/ass gub dki atau deputy gub ?) yg pernah sibuk membantu PKL dgn tendanisasi (blok s, blok m, dsb) ketika menjabat ka dinas kop-dag DKI Jak) ... bisa jadi Brown Bag Lunch - discussion .. Dgn NS: mod referensi, ketua/sekjen iap, mara oloan siregar, ..dan jo santoso (kota tanpa warga!).. Nah, jika kompilasi plus BBL dics dibukukan .. nama bs kita nobatkan jadi Editornya: BTS .. Salam, Ibnu Taufan IBNU TAUFAN, Jakarta Selatan, Indonesia Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: "ffekadj" <[email protected]> Date: Sat, 27 Jun 2009 02:17:57 To: <[email protected]> Subject: [referensi] Re: Informalitas Perkotaan - editor Pak Deni ysh, Untuk PKL sampai sekarang belum ada yang mengkompilasi pak. Saat ini baru ada sekitar 14-an kompilasi yang belum diedit dengan baik, sebagiannya dikompilasi Pak Aby. Mudah-mudahan melalui forum ini ada yang berminat. Kelihatannya dari bapak sudah ada kesediaan untuk menerbitkan, perlu kita sambut gembira. Dan ada lowongan untuk editor, siapa yang berminat? Mohon menghubungi saya via japri. Mudah-mudahan hasilnya bisa memperkaya acara 50-an kita. Salam. -ekadj --- In [email protected], redi...@... wrote: > > Uda Eka, bgs skali sinopsis anda ttg perkotaan ini, apalgi kalau prof Deden bs menambahkn dikaitkan dgn paradigma kota dn PKL nya di Indonesia. Apakah PKL dg "hawkers" itu sama ngga sih ..? Apkah hawkers itu hanya khusus di sunday market atau plaza sj? > Oh ya sy ingat skitar 3-4 thn lalu milis reffrns ini kan pernah jg mmbhas PKL di halm perkotaan dn pernah dikompilasi dn dibukukan oleh Modrtr, mngkn bagus kita publish ya... Sy pernah gagal janji membukukan ini ... > Ya kt mulai lg trbitkan buku ini.. Mungkn perlu disempurnakan editor.. > > Wss > Rdd. > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT

