Halo kanda eyang Hannie yg ngumpet terus n anakmas Andri yg baik,
Tidur n
bangun saya sih tetep seperti biasa…. Khan kalo posting nomor 1 dikirim… itu
artinya draft sudah kelar sampai dinomer
5?.... lagipula sini khan pake tenaga ekstra dari saudara bayangan yg dulur
empat lima pancer segala itu?…. Jadi saya
ada terus yg ngebantuin nulis n ngirim email secara gaib gitu loh….. hehe….
Salam,
--- On Mon, 7/27/09, Hannie Waworoentoe <[email protected]> wrote:
From: Hannie Waworoentoe <[email protected]>
Subject: Re: [referensi] Re: (2) Sinar Cerah di Batam Bintan Karimun
To: [email protected]
Date: Monday, July 27, 2009, 4:30 PM
Andri, ini eyang Hengky memang engga tidur-tidur, rupanya dia
cuma tidur kalau dibuai perahu yang kena ombak pasifik di morotai, tapi kalau
jadi tukang las di dok surabaya wah barangkali kapal supertanker juga dia bisa
bikin, jadi kita terima saja kuliah-kuliah eyang kita kan, sebetulnya banyak
sekali yang saya ingin belajar dari klaster-klaster ini, tapi kadang-kadang
tetap perlu tidur juga, eyang hannie
From: Mohammad Andri Budiman
<mand...@gmail. com>
To: Referensi <refere...@yahoogrou ps.com>
Sent: Monday, July 27, 2009 3:24:55 PM
Subject: Re: [referensi] Re: (2) Sinar Cerah di Batam Bintan Karimun
OOT, pagi-pagi Eyang Aby sudah memberikan wejangan dan ilmu, padahal
biasanya tengah malam pun Eyang belum tidur. :) Apa rahasianya bisa se-fit ini,
Eyang?
Salam,
Andri
Sent from my BlackBerry® Bold smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
Teruuusss... !From: hengky abiyoso
Date: Mon, 27 Jul 2009 15:16:48 -0700 (PDT)
To: <refere...@yahoogrou ps.com>
Subject: [referensi] Re: (2) Sinar Cerah di Batam Bintan Karimun
Milisters ysh, Konon esensi klaster industri terletak
bukan hanya pada keberhasilan mencapai ”hasil akhir” tetapi juga pada proses
penciptaan nilai (value creation) dan kekuatan rantai nilai (value chain) dari
”keseluruhan” rantai nilai relevannya (value system). … atau menurut Bergman
dan Feser (1999) konon setidaknya ada 5 (lima) konsep teoritis utama yang
mendukung literatur tentang klaster industri daerah, yaitu: external economies,
lingkungan inovasi, persaingan atau kompetisi kooperatif (cooperative
competition) , persaingan antar industri (interfirm rivalry), dan path
dependence. ……
namun yg jelas klaster industri secara sederhana setidaknya dimungkinnya
terbentuknya krn adanya sejumlah SDM keahlian tertentu pada suatu komunitas dan
lokalitas tertentu… lalu terdapat usaha sejenis… lalu terdapat kemudahan
serta kesinambungan pasokan bahan baku dan penolongnya… terdapat pasarnya yg
bagus… lalu terdapat lembaga keuangan pendukungnya maupun juga
terdapat jaringan pemasaran maupun juga institusi2 pendukungnya…… termasuk
institusi pendidikan teknik didalamnya……. Pada akhir 2006 dikabarkan sejumlah
industri industri perkapalan di Jatim membentuk Klaster Industri Perkapalan
Surabaya (Kikas), beranggotakan sejumlah industri perkapalan di Jatim. Terdiri
dari
industri inti (galangan kapal) di Jatim seperti PT DPS, PAL, Dumas, Adiluhung
dan Ben Sentosa. Kemudian, industri pendukung beranggotakan lembaga pembiayaan
(bank dan non bank) serta subkontraktor. Industri pemasok adalah industri baja,
material dan peralatan pengelasan, mesin diesel, cat kapal, dan peralatan
navigasi. Ada juga industri pengguna seperti perusahaan pelayaran, perusahaan
pemilik kapal, TNI dan Polri, Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), kapal
ikan dan kapal perintis. Kemudian, institusi pendukung meliputi Disperindag
Jatim, IPERINDO, INSA, Dephuib, Badan Klasifikasi Indonesia (BKI), perguruan
tinggi di Jatim, BPPH-BPPT, dan PDRKN. Sekjen Kikas dijabat oleh Dirut PT Dok
dan Perkapalan Surabaya (DPS). Mereka membangun sinergi, sehingga ketika
menerima order kapal yang cukup besar bisa dikerjakan bersama-sama. Artinya,
biaya overhead cost proyek bisa disebar ke beberapa industri, tidak ditanggung
sendiri oleh sebuah perusahaan.
Sehingga, dampak buruk kenaikan harga minyak dunia dan BBM bisa ditanggung
bersama. Salah satu wujud sinergi itu adalah diadakannya pelatihan operator las
dan supervisi yang diikuti 50 orang tenaga kerja dari 15 perusahaan perkapalan
di Jatim. Salam,